Bupati Kediri (Mas Bup) Ajak Mahasiswa KKN UIT Lirboyo Terlibat Promosikan Desa Wisata di Sempu, Kecamatan Ngancar Pasca Pandemi Covid-19

LP3M – (27/7/2024). Dalam upaya membangun komunikasi & menjalin silaturahmi dengan masyarakat, Hanindhito Himawan Pramana, S.H atau akrab disapa Mas Dhito selaku Bupati Kediri (penjabat eselon II) bersama Camat, Kepala Desa, serta pamong desa se-Kecamatan Ngancar menggelar audiensi yang bertempat di salah satu rumah warga Desa Sempu, Bapak H. Alip Suroso.

Mengusung konsep sarasehan sederhana, jagongan ini juga dihadiri oleh Anggota DPRD Jatim, Bapak Heri Setiawan. Ia menuturkan, lewat kehadiran rekan-rekan mahasiswa KKN UIT Lirboyo Kediri, warga masyarakat di sini amatlah terbantu. “Kami masih mempunyai ๐˜จ๐˜ข๐˜ธ๐˜ฆ besar lagi di bulan Agustus, seperti Pengajian Akbar dengan Gus Muwafiq & Parade Budaya. Akan sangat membantu melalui hadirnya mahasiswa yang sedang ber-KKN, beriringan ๐˜ฎ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ถ-๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ฌ๐˜ด๐˜ฐ bersama warga menyukseskan acara ini.” tambah Bapak Heri, kembali.

(potret bersama Bapak Heri Setiawan, Anggota DPRD Prov. Jatim)

Desa Sempu sendiri terkategori & dinobatkan sebagai 50 Desa Wisata Terbaik Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024, tidak dipungkiri memikat atensi mahasiswa UIT Lirboyo Kediri yang tengah menggeliatkan program KKN selama 35 hari ini. Didampingi DPL yang berwenang, adalah Muhamad Imam Mutamaqin, S.Si., M.Sc. (kel. 11) & Bapak Bapak Muhamad Safa’udin, M.Pd (kel. 12), Mas Bup menyampaikan bahwa Desa Sempu memiliki potensi wisata yang luar biasa. Harapan beliau untuk mahasiswa yang melangsungkan pengabdian di seluruh Desa se-Kecamatan Ngancar, yaitu dapat bahu-membahu menyuntikkan semangat terhadap warga dalam ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ค๐˜ฐ๐˜ท๐˜ฆ๐˜ณ๐˜บ ๐˜ฑ๐˜ณ๐˜ฐ๐˜ค๐˜ฆ๐˜ด๐˜ด yang tentunya membutuhkan waktu, lantaran pasca pandemi Covid-19 yang mana meluluhlantakkan perekonomian warga masyarakat, mulai dari destinasi wisata yang sepi, pertanian, dsb. Selain delegasi yang hadir dalam jagongan, agenda lain yang dihelat malam Sabtu kemarin yakni, mahasiswa KKN Desa Sempu turut membantu penyelenggaraan event pengajian (Ngaji & Ngopi) Sawabiqul Khoir bersama Gus Anzi.

“Saya titip kepada rekan-rekan Tribakti, untuk menstimulasi warga supaya bersemangat bangkit lagi dalam me-๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ค๐˜ฐ๐˜ท๐˜ฆ๐˜ณ๐˜บ, khususnya di daerah Sempu Kec. Ngancar.” tandas Mas Bup Dhito.

Menyisir agenda tersebut, Mas Bup berdialogisasi guna memperoleh informasi & masukan mengenai apa yang menjadi permasalahan/kendala pada sektor desa, sehingga dapat dengan tanggap ditindaklanjuti sebagai bahan evaluasi institusi yang dipimpinnya & pelecut kinerja dalam menjalankan mandat melayani serta mengayomi masyarakat.

Humas KKN UIT Lirboyo, Amalia Rosyadi Putri, M.Med.Kom disela-sela mengantarkan Mas Bup meninggalkan acara mengucapkan terima kasih kepada Mas Bup yang sudah meluangkan waktunya untuk berdiskusi dengan Mahasiswa KKN UIT Lirboyo Tahun 2024. “Teman-teman, mohon diperhatikan pesan yang disampaikan Mas Bup & segera direalisasikan!”

(prosesi wawancara Tim Humas KKN dengan Mas Bup)

Penulis: Sarah Aqila

Editor: Amalia Rosyadi, M.Med.Kom

Kameramen: M. Nuril Huda




Ketua Pusat Studi Gender & Anak UIT Lirboyo & Kaprodi Psikologi Menjadi Narasumber Talkshow Spesial Hari Anak Nasional 2024

PSGA_(Jum’at, 26/7/2024). Ketua Pusat Studi Gender & Anak Amalia Rosyadi Putri, S.Kom I, M.Med.Kom bersama Kaprodi Psikologi Wahyu Utami, M.Psi, Psikolog menjadi narasumber talkshow di Radio Panjalu FM 95.1. Talkshow berlangsung selama satu jam, mulai pukul 10.00 hingga 11.00 WIB yang dipandu oleh Anggi Esa sebagai PIC siaran Radio Panjalu.

Dalam talkshow yang mengangkat tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju,” melalui siarannya pertanyaan yang dilontarkan oleh Anggi menanyakan terkait sebenarnya anak hendaklah terlindungi dari hal-hal apa saja. Amel menjelaskan anak terlindungi di sini diartikan bahwa anak-anak harus terlindungi dari bahaya bullying atau ๐˜ญ๐˜ฐ๐˜ฌ-๐˜ญ๐˜ฐ๐˜ฌan secara bahasa Jawa. Anak juga harus terlindungi dari gizi buruk agar terhindar dari stunting; paparan gadget yang berlebihan karena sangat berpengaruh bagi kesehatan mata, bahkan emosional.

Wahyu Utami, M.Psi., Psikolog selaku Kaprodi Psikologi menjelaskan dampak bullying pun berpeluang akan mengganggu kesehatan psikologis. Anak akan ketakutan & mengakibatkan menjadi pribadi yang penakut. Sementara, anak yang kecanduan gadget berakibat pada ketidakseimbangan emosional atau terganggu. Masa perkembangan anak, yaitu masa golden age usia 1-5 tahun adalah fase pendampingan orang tua yang utama. Dipaparkan lagi sebagai himbauan, “Jangan sampai ada bentakan dari orang tua terhadap anak, sebab akan menyakiti hati hingga berdampak ke kepribadian anak.” tandas Wahyu Utami.

Ditegaskan Amel jangan rampas hak anak & jangan ukir dengan bentakan maupun cacian. Lindungi anak dengan terus menasihati. Serta, jika menganggapnya susah, hadapi dengan cara islami secara religius, seperti membacakan Al-Qur’an & sholawat. “Pola asuh orang tua kepada anak akan membentuk kepribadiannya. Tirakat orang tua kepada anak melalui sholat akan berpengaruh kepada hatinya. Tirakat do’a orang tua kepada anaknya akan mempengaruhi akhlaknya, sekaligus tirakat orang tua dengan puasa untuk anaknya akan berdampak kepada kecerdasaan otaknya!” tutur Amel yang dikutip dari dawuh KH. Moh. Hasyim Syafaat.

Pesan yang sekaligus closing statement disampaikan Wahyu Utami, “Mari menjadi orang yang baik untuk anak-anak dengan mendengarkan aspirasi anak. Bukan melarang anak ini-itu, tetapi berdiskusilah terlebih dahulu dengan anak. Posisikan diri kita seperti anak masuk dalam zonanya.”

 

Penulis: Amalia Rosyadi, M.Med.Kom




MONEV KKN Kolaborasi Tahun 2024 serta Penandatanganan MOU Antara 6 Perguruan Tinggi

IMG 20240726

Kediri – (Kamis, 25/7/2024). Monitoring dan evaluasi KKN kolaborasi 2024 diselenggarakan di Balai Desa Kebonrejo. Acara digelar cukup sederhana & tradisional dengan konsep sarasehan. Acara ini dihadiri oleh beberapa jajaran rektorat dari masing-masing instansi serta perangkat Desa Kebonrejo. Sebanyak 70 mahasiswa & mahasiswi yang merupakan peserta KKN kolaborasi pun turut hadir dalam acara monitoring & evaluasi tersebut.

“KKN ini sangat penting untuk wahana mahasiswa belajar di masyarakat yang merupakan suatu momentum agar mahasiswa dapat berinteraksi dengan mahasiswa di perguruan tinggi lain. Serta beberapa perguruan tinggi yang tergabung dalam KKN ini, saya berharap mahasiswa IAIN Kediri, mahasiswa Tribakti, mahasiswa IAI Faqih Asy’ari, mahasiswa IAI Badrus Sholeh, UIN SUKA Jogjakarta, dan IAI Hasanuddin bisa saling belajar antara satu dengan yang lainnya & mengenal lingkungan masyarakat di tempat KKN, sehingga setelah mereka nanti lulus dari perguruan tinggi masing-masing, mereka bisa menerapkan ilmu yang diperoleh dari KKN di masyarakat โ€œ pungkas beliau Dr. H. Wahidatul Anam, M.Ag. selaku Rektor IAIN kediri dalam sambutannya.

(foto bersama Rektorat dan seluruh peserta KKN Kolaborasi 2024)

(foto bersama Rektorat dan seluruh peserta KKN Kolaborasi 2024)

(foto bersama jajaran Rektorat dan mahasiswa KKN Kolaborasi 2024 UIT Lirboyo Kediri)

Dalam acara monitoring dan evaluasi ini, turut hadir dari Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri, yakni Bapak Yasin Nurfalah, M.Pd.I , Dr. H. Badrus, M.Pd,I, Dr. Zaenal Arifin, M.Pd.I, Bapak Syafik Ubaidillah, M.Pd.I, Ibu Amalia Rosyadi Putri, M.Med.Kom, serta Bapak Zaenuri, M.Pd.

โ€œTentunya acara ini tadi sangat berkesan, terkemas dengan sangat santai ya, karena sarasehan kita lesehan & ada semacam diskusi, pun tidak formal begitu. Nah, untuk harapannya karena di sini saya sebagai panitia di bidang humas di KKN UIT Lirboyo, pesan saya adalah kalian harus terlihat di desa ini, dalam artian KKN kolaborasi seyogyanya bisa membantu masyarakat dalam segala kegiatan, harus nampak KKN kolaborasi ini apa sih perbedaannya. Seperti temanya, mewujudkan desa yang moderasi, yakni bagaimana menjunjung tinggi nilai-nilai perbedaan adat & kebiasaan di daerah ini agar menjadi daerah yang tentunya adem, ayem & berjalan bersama-sama. Jadi, saya mengharapkan teman-teman ini jangan hanya sebagai formalitas sajaโ€”ya, formalitas untuk menyelesaikan program KKN memang benar, tetapi hendaklah bisa memberikan kontribusi lewat kehadiran kalian di sini!โ€ ujar Ibu Amalia Rosyadi, M.Med.Klm selaku Humas KKN UIT Lirboyo 2024 yang sekaligus Kepala Pusat Studi Gender & Anak.

Selain agenda MONEV, dilaksanakan pula penandatanganan MOU antar 6 perguruan tinggi, yaitu UIT Lirboyo Kediri, IAIN Kediri, IAI Faqih Asy’ari, IAI Badrus Sholeh, IAI Hasanuddin & UIN SUKA Jogjakarta. Melalui noktah kerjasama ini, akan membuka peluang baru bagi mahasiswa & staf akademik untuk belajar, mengajar, & melakukan penelitian bersama. Dengan dilangsungkannya MOU, Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri meyakini bahwa kerjasama antar 6 perguruan tinggi ini merupakan stimulus dalam upaya memperkaya pengalaman pendidikan & membuka probabilitas guna berkontribusi secara lebih luas di dunia akademik & profesional.

Penulis: Yuli Syahfitri

Editor: Sarah Aqila




Seremonial Pembukaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIT Lirboyo Kediri Tahun 2024 Disambut Hangat Warga Kec. Ngancar Kab. Kediri

IMG 20240723

LP3M – (Senin, 22/7/2024). Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri terus berkiprah nyata dalam menjalankan pengabdian masyarakat, di mana ihwal tersebut termaktub di poin maklumat Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tidak hanya menerjunkan para dosennya, UIT Lirboyo Kediri juga mendorong para mahasiswa untuk berdedikasi melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Hal itu menjadi momentum berkesan sebagai gerbang awal bagi segenap civitas akademika UIT Lirboyo Kediri yang melangsungkan KKN. Pasalnya, berlokasi di Pendopo Kec. Ngancar Kab. Kediri, pembukaan KKN tahun ini secara resmi dilaksanakan & mengusung tema, “Pemetaan & Pengembangan Potensi Agama, Pendidikan & Ekonomi Desa Mitra.”

Agenda serah-terima mahasiswa KKN ini dihadiri oleh Ketua Senat Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri, KH. Abdullah Kafabihi Mahrus; Ketua Yayasan Pendidikan Islam Tribakti, KH. Sholahuddin Atho’ilah Anwar; Dr. KH. Reza Ahmad Zahid, Lc., M.A selaku Rektor; serta jajaran rektorat & dekanat. Kegiatan serah terima tersebut turut menghadirkan Badan Kesatuan Bangsa & Politik (Bakesbangpol) Kab. Kediri, Muspika, LPM, Babin, Kepala Desa se-Kecamatan Ngancar, Polsek, serta Danramil wilayah setempat.

Rangkaian acara diisi dengan sambutan & arahan. Pertama, oleh Rektor Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri, Dr. KH. Reza Ahmad Zahid, Lc., M.A. Beliau berpesan kepada peserta KKN, agar senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai budi pekerti & akhlak ke-pesantren-an yang merupakan representasi dari Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, sepanjang berada di lingkup desa masing-masing saat ditugaskan, sekaligus memberikan petunjuk mengenai urgensi melakukan penelitian lapangan yang komprehensif & berinteraksi positif dengan warga sekitar. Selanjutnya disambung oleh sambutan dari Camat Ngancar. Dalam sambutannya, Bapak Edy Suprapto , S.H., M.M. mengucapkan selamat datang kepada para mahasiswa KKN & mengungkapkan harapannya terhadap manfaat positif yang dapat dihasilkan oleh kolaborasi antara universitas & desa. Serta, arahan terakhir yaitu dari Bakesbangpol Kab. Kediri yang dalam hal ini dituturkan Kepala Bidang Kewaspadaan, Bapak Saefudin Zuhri, S.Sos.

Acara kemudian ditutup dengan pembacaan do’a yang dipimpin oleh KH. Abdullah Kafabihi Mahrus & yang ke-dua oleh KH. Atho’ilah Sholahuddin Anwar. Doa ini bernaung dalam suasana khidmat penuh keberkahan, mengharapkan keridhaan Allah SWT guna kelancaran selama mengabdi hingga di penghujung akhir nanti. Selepas keseluruhan acara usai, penutupan dirayakan dengan dokumentasi; menciptakan kenangan indah & semangat positif. Melalui ๐˜จ๐˜ฉ๐˜ช๐˜ณ๐˜ณ๐˜ฐ๐˜ฉ & optimisme yang tinggi, mahasiswa siap menjelajahi setiap tahap program, bersama-sama dengan masyarakat desa untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan.

(foto seluruh mahasiswa/i KKN, bersama Ketua Senat, Ketua Yayasan & Rektor; MUSPIKA, Danramil Kec. Ngancar, dsb)

Penulis: Sarah Aqila

Editor: Amalia Rosyadi, M.Med.Kom

Kameramen: Sugeng Hariyanto

 

 

 




2 Mahasiswa KPI UIT Lirboyo Menjadi Tim Juri Event QRIS Jelajah Indonesia KPwBI Kediri

InShot 20240718

Kediri โ€” (10/7/2024). Bank Indonesia KPwBI kediri sukses menggelar event kontestasi dengan tema “QRIS Jelajah Indonesia,” yang juga melibatkan 2 mahasiswa UIT Lirboyo program studi KPI, adalah Moch. Faiz (Duta KPI 2023) & M. Nuril (fotografer) selaku fasilitator di antara sejumlah 6 personil fasilitator lainnya. Diselenggarakan selama dua hari, yakni 10 Juli 2024 yang berlangsung di 3 titik lokasi kabupaten/kota Kediri, serta tanggal 12 di 2 titik lokasi kabupaten/kota Blitar.

Pembukaan lomba secara simbolis dilaksanakan di Bank Indonesia KPwBI Kediri. Event bergengsi yang merebutkan total hadiah Rp 37,5 juta ini diikuti oleh seluruh peserta lomba berjumlah 6 tim yang masing-masing tim tersebut terdiri dari 3 orang peserta & 1 orang fasilitator yang bertugas sebagai naradamping sekaligus juri.

Diberangkatkan langsung yang diawali dengan upacara pembukaan oleh Kepala KPwBI Kediri, Bapak Moch. Choirur Rofiq, yang berisi sambutan & pengibaran bendera. Selain bertujuan guna mensosialisasikan pengaplikasian QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) kepada masyarakat & penyalahgunaan QRIS di era digitalisasi seperti sekarang, event ini ditujukan untuk mewadahi penyaluran kreatifitas anak muda & mengedukasi masyarakat mengenai mudahnya bertransaksi online lewat QRIS.

Digelar di beberapa titik lokasi, baik kota/kabupaten Kediri & Blitar, yaitu Kampung Tenun Bandar Kidul yang mempunyai misi peserta untuk memperkenalkan bagaimana proses menenun, hingga distribusi produk tenun yang dihasilkan. Selanjutnya, Kampung Inggris dengan misi peserta, yakni sosialisasi penggunaan BI proxy berbahasa Inggris. Dan, di Simpang Lima Gumul dengan misi arahan terhadap pengunjung/merchant terkait pemakaian QRIS. Sedangkan di Blitar terdapat 2 lokasi yaitu Hutan Loji dengan misi mencari harta karun berupa QRIS. Serta, makam Bung Karno melalui misi edukasi perlindungan Hak Konsumen oleh para peserta lomba.

Melalui agenda yang diinisiasi oleh KPwBI Kediri, diharapkan masyarakat semakin memahami & terbiasa menggunakan QRIS dalam kehidupan sehari-hari, mendukung transisi ke arah digitalisasi transaksi keuangan yang lebih aman & efisien.

Penulis: Moch. Faiz

Editor: Sarah Aqila

Kameramen: M. Nuril