Sukseskan Musyawarah Daerah I Askopis Jawa Timur, Prodi KPI IAI Tribakti Kediri Delegasikan 3 Dosen

IMG 20181130 WA0008

IAIT KEDIRI. Program Studi Komunikasi dan Penyairan Islam, Fakultas Dakwah IAI Tribakti Kediri mendelegasikan 3 Dosen untuk menyukseskan Musyawarah Daerah yang pertama Asosiasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (ASKOPIS) Jawa Timur di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Senin (29/11). Di antara delegasi tersebut adalah Wakil Dekan I Fakultas
Dakwah, M. Arif Khoiruddin, M.Pd.I., Wakil Dekan III, Drs, Bustanul Arifin, M.Pd,I., dan Ketua Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Muhammad Diak Udin, M.Sos.

Musda yang diselenggarakan sehari ini, memiliki agenda utama memilih ketua umum yang akan memimpin Askopis wilayah Jawa Timur untuk 5 tahun ke depan. Hadir dalam acara tersebut, ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Askopis Indonesia, Dr. Ahmad Zamroni, M.Si., Pada sambutannya, Zamroni mengharapkan bahwa DPD Askopis Jawa Timur dapat menjadi pioneer bagai Askopis Indonesia. Hal ini disebabkan, Jawa Timur memiliki tidak kurang dari 24 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam baik Negeri maupun Swasta yang memilki program studi KPI.

Learn more

Ketua umum yang terpilih pada Munas ke III Askopis di UIN Sunan Kalijaga tahun 2016 ini, juga tidak lupa melaporkan progres Asosiasi. Dia menjelaskan, dari total 48 Asosiasi Program Studi yang terdaftar di DIKTIS Kementerian Agama, ASKOPIS merupakan asosiasi prodi yang paling progresif. “Kata pak Direktur DIKTIS, Alhamdulillah Asosiasi Prodi kita adalah yang paling progresif di antara 48 Prodi yang terdaftar di DIKTIS Kemenag”, terangnya yang disamput tepuk tangan meriah seluruh peserta.

Bukti dari perkembangan yang sangat progresif itu, Askopis telah berhasil menyelenggarakan berbagai event Nasional yang melibatkan ratusan program studi KPI di seluruh Indonesia. Bahkan, Asosiasi yang merupakan metamorfosa dari Forum Komunikasi Penyiaran Islam (Forkopis) yang berdiri tahun 2008 ini, telah memiliki legalitas formal dan terdaftar di Kemenkumham RI.

Lebih jauh, Zamroni menjelaskan, Askopis memiliki cakupan gerak yang sangat besar, tidak seperti asosiasi-asosiasi lainnya yang hanya fokus pada satu bidang. “Design gerak ASKOPIS mencakup tiga hal, yang pertama adalah Asosiasi dalam bentuk keilmuan, profesi dan kelembagaan”, jelasnya. Dengan ketiga cakupan ini, Askopis memiliki tanggung jawab untuk mengembangkan Prodi KPI di seluruh Indonesia, baik dalam bidang keilmuan, profesi dan kelembagaan.

Sementara itu, hasil Musda secara aklamasi menetapkan Drs. Anis Bachtiar, M.FIl.I., dari UIN Sunan Ampel sebagai ketua. Dosen yang pernah menjabat sebagai dekan Fakultas Dakwah IAI Tribakti Kediri tahun 2007 – 2009, diberi kepercayaan untuk menjadi nahkoda pertama DPD Askopis Jawa Timur. (Dya).




Fakultas Dakwah IAIT Jalin Kerjasama dengan Askopis Indonesia

Salatiga. Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri mejalin kerjasama dengan Asosiasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (Askopis) Indonesia pada Kamis (9/8) bertempat di Hotel Laras Asri Salatiga.

Secara umum, Prodi KPI dan Askopis Indonesia sepakat untuk mengadakan kerjasama dibidang pendidikan dan penelitian yang meliputi kegiatan proses belajar mengajar, penelitian dosen dan mahasiswa, pemagangan dan penyelesaian atau pengembangan Kurikulum Program Studi Berbasis KKNI, serta Pendampingan/supervisi Akreditasi BAN-PT oleh Asesor dari Askopis.

Wakil Dekan III Fakultas Dakwah, Drs. Bustanul Arifin, M.Pd., sebagai perwakilan berharap agar penandatanganan nota kerjasama ini dapat meningkatkan Sumberdaya Manusia yang ada di lingkungan Fakultas Dakwah khususnya Prodi KPI IAIT Kediri, yang pada akhirnya dapat dikenal luas oleh masyarakat. “Kontrak kerjasama ini dilakukan sebagai salah satu langkah untuk menuju prodi KPI yang lebih baik dan go public”, jelasnya.

Sementara itu, ketua umum Askopis, Dr. Mohammad Zamroni, S. Sos., M. Si., menjelaskan, bahwa kerjasama tersebut memiliki banyak keuntungan, salah satunya dapat meningkatkan disiplin keilmuan para dosen dan meningkatkan kreativitas mahasiswa prodi KPI melalui sebuah karya yang dapat dipertanggung jawabkan kepada masyarakat. Dengan demikian, secara tidak langsung kerja sama ini dapat menghasilkan lulusan yang kretif, bermoral dan siap bersaing di dunia kerja. (Dya’).

 

Learn more




Program Studi KPI IAIT Kediri Delegasikan Perwakilan ke Konferensi Nasional Komunikasi Islam II

IMG 20180808

Salatiga. Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri mendelegasikan 2 orang perwakilan pada Konferensi Nasional Komunikasi Islam II (KNKI) di IAIN Salatiga. Konferensi yang diselenggarakan pada Rabu-Jum’at (08–10/8), dihadiri tidak kurang dari 170 peserta delegasi dari 70 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam baik Negeri maupun Swasta seluruh Indonesia.
Konferensi yang menjadi program tahunan Asosiasi Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (ASKOPIS) ini mengambil tema Komunikasi Islam dan Ketahanan Nasional dalam Perspektif Komunikasi, Keindonesiaan dan Keislaman.

Perhelatan KNKI II dilangsungkan selama tigahari dengan beberapa rangkaian kegiatan antara lain seminar Nasional, pelantikan DPD ASKOPIS, Bedah buku karya Dosen ASKOPIS, workshop penulisan Jurnal, pameran dan bazaar serta diskusi Keilmuan Prodi KPI.

Pada Seminar Nasional, pemateri yang dihadirkan yaitu Dirjen Informasi Komunikasi Publik Kemkominfo, Niken Widiastuti, Pengamat Politik, Dr. Gun Gun Heryanto, M.Si., dan Sekretaris Jenderal Majelis Purmusyawaratan (MPR) Ma’ruf Cahyono S.H. Ketiganya memaparkan materi seputar Komunikasi, Keislaman dan Keindonesiaan sebagaiamana tema besar KKNI II.

Acara yang tidak kalah mentereng yaitu Workshop Nasional Penulisan Jurnal Internasional yang diisi oleh Prof. Ak. Muzakki, M.Phil., Ph.D., Penulis dan Reviewer Jurnal Internasional; Dr. Uwes Fatoni, M.Ag., Ketua Relawan Jurnal Indonesia–JRI; Saptoni, S.Ag., M.A., Pengelola Jurnal Internasional Scopus Al-Jamiah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Diskusi isu keilmuan, Penguatan Kelembagaan, Nomenklatur Nama Program Studi, Gelar Akademik dan Nama Program Studi menjadi penutup rangkaian acara yang diselenggarakan selama 3 hari di Hotel Laras Asri dan IAIN Salatiga tersebut. (Dya’)

Learn more