UIT Lirboyo Kediri Lepas Mahasiswa PPL-KKN Internasional 2025 Angkatan Pertama

WhatsApp Image 2025 02 26 at 17.11.55 548c812e

Rektor UIT Lirboyo Kediri Dr. KH. Reza Ahmad Zahid Lc, M.A resmi melepas para mahasiswa yang akan mengikuti Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di negara Malaysia, pada Rabu (26/2/2025) bertempat di Halaman Masjid Kampus Al Mahrus. Kegiatan ini dihadiri oleh Sekertaris Yayasan, Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana, Kepala LP3M, LPM, LPBUIK, serta mahasiswa yang mengikuti PPL-KKN Internasional 2025.

Dalam sambutannya, Rektor UIT Lirboyo Kediri, Dr. KH. Reza Ahmad Zahid Lc, M.A., mengatakan bahwa dengan adanya Program PPL-KKN Internasional dapat merubah mindset para mahasiswa dan memiliki relasi internasional yang dapat memberikan pengalaman baru. “PPL-KKN Internasional ini adalah tempat anda untuk merubah mindset. Maka, kalau Anda ke negara seperti Malaysia, Anda bisa melihat kedisiplinan dan kepatuhan mereka terhadap peraturan. Hal positif seperti ini bisa Anda terapkan nantinya sekembali dari sana. Tentu cara berpikir Anda juga harus lebih baik”, pungkas Rektor.

Ia menegaskan agar mahasiswa menjaga nama baik almamater, karena mereka membawa nama baik Tribakti dan Pondok Pesantren Lirboyo. Ia juga berharap kepada mahasiswa untuk dapat menjadi Duta Budaya sekaligus Duta Universitas, maka dari itu, jaga sikap dan bahasa sehingga mencerminkan nilai-nilai yang baik.

UIT Lirboyo Kediri melepas sebanyak 5 mahasiswa PPL-KKN yang berasal dari 4 Program Studi yaitu, Prodi Pendidikan Agama Islam 2 mahasiswa, Prodi Al Qur’an dan Tafsir 1 mahasiswa, Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam 1 mahasiswa, serta Prodi Tadris Matematika 1 mahasiswa. Mereka berlima menjadi angkatan pertama melaksanakan program PPL-KKN Internasional.

“Tujuan PPL-KKN Internasional untuk mendidik mahasiswa agar memiliki pola berpikir yang interdisipliner, terpadu, dan komprehensif. Kita ingin agar mahasiswa memiliki pengalaman langsung dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama perkuliahan, sekaligus melakukan penelitian lapangan di luar negara Indonesia, yang notabene memiliki kultur sosial-budaya yang berbeda”, ujarnya.

Sebagai informasi, Program PPL-KKN Internasional ini adalah program angkatan ke-1 yang terdiri dari Bahir, Asfa Davi Bya, Muhammad Hafizh, M. Khilmi Alfarisi, dan Dodi Kurniawan dengan Pendamping Dwita Nurulita, M.Pd. Program ini dikoordinir oleh LP3M dan LPBUIK.

Adapun pemberangkatan para mahasiswa PPL-KKN Internasional 2025 dijadwalkan pada tanggal 27 Februari 2025 pukul 02.00 WIB melalui Bandara Juanda menuju Kuala Lumpur, Malaysia. Keberangkatan ini menjadi tonggak sejarah bagi UIT Lirboyo Kediri dalam mengembangkan program internasional bagi mahasiswa, sekaligus memperluas jejaring akademik dengan institusi di luar negeri.




Partisipasi UIT Lirboyo Kediri dalam Rapat koordinasi PTNU se Jawa Timur

WhatsApp Image 2025 02 24 at 15.08.41

Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) se-Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pada hari Minggu (23/02). Acara yang bertempat di Aula Pascasarjana Universitas Islam Lamongan (Unisla) ini menjadi momentum strategis bagi para rector, ketua dan direktur PTNU dalam memperkuat tata kelola kelembagaan serta mendorong implementasi Tridharma Perguruan Tinggi yang lebih unggul.

Hadir dalam kesemptan itu Wakil Rektor I Dr. H. A. Juahar Fuad, M.Pd dan Wakil Rektor III Yasin Nurfalah, M.Pd.I. Rakor ini diinisiasi oleh Lembaga Pendidikan Tinggi (LPT) PWNU Jawa Timur dengan mengundang seluruh pimpinan PTNU seluruh provinsi Jatim. Agenda penting dalam Rakor ini adalah pembahasan peningkatan kualitas akademik serta pendataan terbaru PTNU Jawa Timur untuk kebutuhan pengembangan program kerja ke depan.

Ketua LPT PWNU Jawa Timur, Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D., menegaskan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk mempererat sinergi antara PTNU dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang lebih professional, sinergis dan Bersama-sama menuju satu cita-cita yang sama. “kami ingin Perguruan Tinggi NU maju bersama, unggul bersama. Kita tak hanya butuh jalan Bersama, tapi juga melesat bersama” ungkapnya dalam sambutan.

Sebelum memulai Rakor internal, juga diselenggarakan side event yaitu seminar yang bertajuk “Melesatkan Tridharma dan Menguatkan Tata Kelola Kelembagaan Menuju PTNU Jawa Timur Unggul”. Sejumlah akademisi dan pejabat penting diundang sebagai narasumber, termasuk Kemendiktisaintek yang dihadiri oleh Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M. Pd selaku Sekretaris Ditjendiktisaintek, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama RI yaitu Prof. Dr. Phil. Sahiron , serta Ketua Umum Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan, yaitu Prof. Dr. Muchlas Samani, M. Pd. Acara semakin khidmat karena juga mendapat pengarahan dari Prof. Dr. H. Maskuri Bakri, M. Si sebagai Wakil Ketua PWNU Jawa Timur.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi koordinasi antara pimpinan PTNU dan asosiasi terkait, yang akan dipimpin oleh Dr. RM. Armaya Mangkunegara. Salah satu poin krusial dalam Rakor ini adalah merumuskan strategi peningkatan mutu PTNU di Jawa Timur agar mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional.

Peserta yang hadir juga diwajibkan mengisi formulir kesediaan menjadi bagian dari keanggotaan LPT PWNU Jawa Timur sebagai bentuk pembaruan data dan penyelarasan program kerja. Dengan adanya Rakor ini, diharapkan PTNU di Jawa Timur dapat semakin solid dalam mengembangkan pendidikan tinggi berbasis Nahdlatul Ulama yang unggul, berdaya saing, dan profesional.




BNSP Laksanakan Penyaksian Uji Kompetensi di LSP Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

WhatsApp Image 2025 02 22 at 20.24.49 (1)

Kediri, 22 Februari 2025 – Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) melaksanakan Penyaksian Uji Kompetensi (Witness) di Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri. Kegiatan ini merupakan penyaksian uji pertama setelah LSP UIT Lirboyo resmi mendapatkan lisensi dari BNSP.

Kegiatan penyaksian uji kompetensi ini dipimpin oleh Ketua Pelaksana Uji, Heffina Magdalena Sitanggang dengan anggota Ekky Ramadhan Wicaksono. Jajaran pimpinan dan pengarah LSP UIT Lirboyo Kediri terdiri dari Rektor UIT Lirboyo Kediri Dr. KH. Reza Ahmad Zahid, Lc. MA, serta Dewan Pengarah yang meliputi Dr. A. Jauhar Fuad, M.Pd., Dr. M. Arif Khoiruddin, M.Pd.I., dan Yasin Nurfalah, M.Pd.I. Selain itu LSP UIT Lirboyo Dr. Ahmad Fauzi, M.H.I selaku Direktur LSP, Dr. Didik Andriawan, M.ThI. sebagai Ketua Komite Skema Kompetensi, Amar Kukuh Wicaksono sebagai Manajer Sertifikasi, Amalia Nurul, M.Pd.I. sebagai Manajer Penjaminan Mutu, Dwita Nurlita sebagai Manajer Administrasi dan Keuangan, serta Muslimin, M.Pd.I. yang menjabat sebagai Kepala Tempat Uji Kompetensi.

Lulusan universitas harus memiliki kompetensi di bidang yang telah terstandarisasi oleh lembaga negara agar kompetensi yang mereka miliki dapat diakui oleh semua lapisan masyarakat Indonesia. LSP sendiri menjadi indikator bahwa universitas memiliki kemampuan untuk menghasilkan lulusan yang berdaya saing tinggi di dunia kerja.

Penyaksian Uji Kompetensi ini dilakukan sebagai tahapan lanjutan setelah LSP UIT Lirboyo Kediri dinyatakan layak mendapatkan lisensi melalui proses pengecekan dokumen dan pleno BNSP. Dengan diterbitkannya Surat Keputusan (SK) Lisensi, LSP UIT Lirboyo secara resmi diperbolehkan untuk melaksanakan sertifikasi kompetensi bagi peserta uji.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pelaksanaan asesmen telah sesuai dengan peraturan yang ditetapkan oleh BNSP serta standar operasional prosedur (SOP) yang telah disusun oleh LSP. Dalam prosesnya, tim dari BNSP meninjau langsung pelaksanaan uji kompetensi termasuk kelengkapan dokumen dan keabsahan prosedur yang diterapkan.

Rektor Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri menyampaikan apresiasi atas dukungan BNSP dalam proses sertifikasi profesi ini. “Kami berkomitmen untuk menjaga kualitas pelaksanaan sertifikasi sesuai dengan standar yang ditetapkan. Dengan adanya penyaksian ini, kami berharap kepercayaan terhadap LSP UIT Lirboyo semakin meningkat,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan LSP UIT Lirboyo dapat menjalankan perannya sebagai lembaga sertifikasi yang profesional dan berstandar nasional, sehingga dapat memberikan manfaat yang optimal bagi mahasiswa yang membutuhkan sertifikasi kompetensi.




Rektor UIT Lirboyo Kediri Terima SK Lisensi LSP dari BNSP

WhatsApp Image 2025 02 22 at 20.23.58

Kediri, 22 Februari 2025 – Rektor Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri resmi menerima Surat Keputusan (SK) Lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) UIT Lirboyo Kediri. Penyerahan ini menandai pengakuan resmi atas kompetensi LSP dalam melaksanakan sertifikasi profesi bagi mahasiswa.

Sebelum mendapatkan lisensi, LSP UIT Lirboyo Kediri telah melalui berbagai tahapan proses yang ketat. Salah satu tahapan penting yang dilalui adalah pengecekan dokumen oleh pihak BNSP, yang dilakukan oleh Dr. Muhammad Nur Hayid, M.A selaku komisioner BNSP. Setelah dilakukan evaluasi dan perbaikan dokumen yang diperlukan, LSP UIT Lirboyo Kediri akhirnya diplenokan dan dinyatakan layak untuk mendapatkan lisensi P1.

LSP UIT Lirboyo Kediri termasuk dalam kategori LSP P1. Skema yang diajukan dalam sertifikasi meliputi tiga skema utama:

  1. Skema pelaksanaan program pelatihan kerja
  2. Skema pelaksanaan spesial event
  3. Skema pelaksanaan pendampingan IKM

Dengan diperolehnya lisensi ini, LSP UIT Lirboyo Kediri kini memiliki wewenang untuk melaksanakan sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa, guna memastikan lulusan memiliki keterampilan dan keahlian yang diakui secara nasional. Keberadaan LSP ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing mahasiswa dalam dunia kerja dan memberikan manfaat besar bagi pengembangan kompetensi profesional di lingkungan akademik.

Sertifikat BNSP menjadi pelengkap dari Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI), sehingga lulusan memiliki bukti kompetensi tambahan yang diakui secara resmi oleh dunia industri dan lembaga profesional.

Rektor UIT Lirboyo Kediri menyampaikan apresiasi kepada BNSP atas dukungan dan bimbingan yang diberikan selama proses perolehan lisensi. “Kami berkomitmen untuk terus menjaga standar kualitas dalam proses sertifikasi, sehingga lulusan kami benar-benar siap menghadapi tantangan di dunia profesional,” ungkapnya.

Dengan adanya lisensi ini, LSP UIT Lirboyo Kediri semakin siap menjalankan perannya sebagai lembaga yang menjamin kompetensi mahasiswa melalui sertifikasi yang kredibel dan berstandar nasional.




Seminar Internasional: The Evolution of Academic Culture in Malaysia: Between Tradition and Modernity

WhatsApp Image 2025 02 24 at 17.45.08

Kediri, 13 Februari 2025. Sebagai bagian dari rangkaian acara kerja sama akademik antara Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri dan Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), seminar internasional bertajuk The Evolution of Academic Culture in Malaysia: Between Tradition and Modernity turut diselenggarakan. Acara ini menghadirkan narasumber utama, Prof. Madya Dr. Khairunnesa Isa dari UTHM, serta dipandu oleh Wakil Dekan III Fakultas Tarbiyah UIT, Dr. Syafik Ubaidillah.

Dalam pemaparannya, Prof. Khairunnesa membahas transformasi budaya akademik di Malaysia yang menggabungkan tradisi dan modernitas dalam sistem pendidikan tinggi. Beliau menjelaskan bagaimana perguruan tinggi di Malaysia beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa menghilangkan akar tradisionalnya, sehingga dapat menghasilkan lulusan yang siap bersaing di tingkat global.

Sesi tanya jawab berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta, yang terdiri dari mahasiswa dan dosen. Beberapa peserta mengajukan pertanyaan terkait metode pembelajaran serta regulasi pendidikan di Malaysia, yang semakin memperkaya wawasan mereka mengenai sistem akademik dan peluang kolaborasi antara Indonesia dan Malaysia di bidang pendidikan.

Seminar ini menjadi momen penting dalam memperkuat hubungan akademik antara UIT Lirboyo dan UTHM, sekaligus memberikan wawasan baru bagi para peserta tentang dinamika pendidikan tinggi di negara tetangga. Harapannya, diskusi yang terjadi dapat membuka peluang kerja sama lebih lanjut dalam bidang akademik dan riset bagi kedua institusi.