Penanda Tanganan MoU Kerjasama (Prodi PAI SATAIMU Pamekasan Dan Prodi PAI IAIT Kediri)

20181111 210115 300x300

Sebagai upaya untuk meningkatkan keilmuan SDM Dosen PAI STAIMU Pamekasan, ketua prodi PAI Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum Pamekasan Bapak Abd. Ghani, M.Pd.I mengadakan pertemuan secara tertutup dengan Bapak Ahmad Masrukin, S.Ag., M.Pd.I selaku ketua Prodi PAI Institut Agama Islam Tribakti Kediri pada hari Ahad 11 November 2018. Pertemuan yang dikemas dengan acara silaturahim antar ketua prodi ini menghasilkan kesepakatan kerjasama dibidang penelitian dan pengabdian Masyarakat.

Berangkat dari latar belakang minimnya dosen PAI yang melakukan penelitian kolaboratif (lintas perguruan tinggi) bidang pendidikan, maka kedua prodi ini sepakat untuk mendorong para dosennya agar selalu aktif melakukan penelitian, khususnya bidang pendidikan.

“Dalam melakukan penelitian, dosen kita sering kali melenceng dari konsentrasi prodinya, yang seharusnya meneliti pendidikan, mereka justru meneliti keislaman.” Ungkap ketua prodi PAI IAIT Kediri dalam forum silaturahim ini. “Maka dipandang perlu bagi kita selaku ketua prodi, mengapresiasi dosennya untuk konsen dalam penelitian pendidkan, mengingat belakangan ini sangat banyak problematika pendidikan yang kita hadapi.” Lanjut ketua prodi PAI STAIMU dalam pertemuan tersebut. Sehingga beliau menawarkan kerjasama dibidang penelitian dan pengabdian masyarakat yang disambut dengan bangga oleh ketua prodi PAI IAIT Kediri.

Dari kesepakatan ini kemudian dibuatlah surat piagam kerjasama, dan dilanjutkan dengan penanda tanganan MoU oleh kedua prodi tersebut. Dan dari penanda tanganan ini, ketua prodi IAIT Kediri juga berharap, bahwa adanya kerjasama ini tidak hanya dijadikan sebagai proses pengembangan ilmu, melainkan menjadi ikatan silaturahim yang terus berlanjut.

Kang Ghani (sapaan akrabnya) selaku ketua prodi PAI STAIMU Pamekasan juga meghimbau kepada seluruh dosen PAI, agar mampu menjaga hubungan baik ini dengan prodi PAI IAIT Kediri dengan memberikan yang terbaik dari hasil penelitiannya nanti. Dan beliau akan terus kordinasi dengan PK1 dan PK2 dalam hal pendanaan yang akan dikeluarkan sebagai biaya dalam penelitian ini.

Sumber: https://pai.staimu.ac.id




Pelatihan Konversi Pelaporan Riset dan PKM

WhatsApp Image 2018 11 14 at 06.50.57

Institut Agama Islam Tribakti Lirboyo Kediri berserta 38 kampus dalam wilayah Kopertais IV menandatangi Memorandum of Understanding (MoU) dengan Forum Komunikasi Dosen Peneliti (FKDP) pada 28-29 Oktober 2018 di Institute Agama Islam (IAI) Sunan Giri Bojonegoro. Kegiatan tersebut, dibingkai dalam pelatihan mengkonversi pelaporan Riset dan PKM menjadi artikel ilmiah.

Kegiatan tersebut, dibuka oleh Koordinator Kopertais IV, Prof, Masdar Hilmy, S.Ag, MA Ph.D. “Dari dosen-dosen lingkup naungan Kopertais IV, artikelnya harus bisa termuat di Jurnal internasional, Ucapnya.”Selain membuka, beliau juga menjadi narasumber materi koversi laporan penelitian menjadi  artikel Ilmiah. Berbagai tips dan kiat-kiat cerdas mengkoversi disampaikan secara menyeluruh.

Setelah itu, kegiatan selanjutnya adalah penyampain materi Konversi Laporan Penelitian dan PKM, Strategi Lolos Hibah dan PKM, Strategi Lolos AICIS oleh Dr. Mahrus, M. Ag.(Kepala Seksi Penelitian Dan Pengelolaan HKI). Kemudian dilanjutkan dengan Klinik Pelaporan Penelitian, PKM dan Indexing Mendeley. Terakhir penandatangan MoU. Secara umum, MoU berisi komitmen bersama untuk mengembangkan penelitian dan pengabdian masyarakat.

IAIT mendelegasikan Dosen Edi Nurhidin M.Pd.I (sekertaris P3M) mengikuti kegiatan tersebut.Hal ini menambah referensi untuk mengembangkan jurna-jurnal IAI Tribakti Kediri. Dengan demikian, IAI Tribakti Kediri akan mempu bersaing dengan kampus-kampus lain dalam pengembangan penelitian dan pengabdian masyarakat.




Pengajian Akbar Dalam Rangka Dies Maulidiyah Ke-52 Iai Tribakti Lirboyo 2018

8774



Rapat Terbuka Senat Institut Agama Islam Tribakti Lirboyo Kediri 2018

8768



Pembentukan Asosiasi Psikologi Islam (API) Wilayah Jawa Timur

WhatsApp Image 2018 10 30 at 13.18.33

Sabtu, 20 Oktober 2018 diruang sidang SENAT Aula BAU Universitas Muhammadiyah Malang telah diselenggarakan pertemuan khusus bagi anggota API. Adapun rangkaian acaranya sebagai berikut:

  1. Kuliah Umum “ Perkembangan Psikologi Islam: Peluang dan Tantangannya” oleh Prof. Dr. Abdul Mujib selaku ketua Dewan Pakar Asosiasi Psikologi Islam sekaligus Dekan Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
  2. Sosialisasi Asosiasi Psikologi Islam (API).
  3. Pembentukan API Wilayah Jawa Timur.

Pada kesempatan tersebut, dosen Institut Agama Islam (IAI) Tribakti Kediri turut hadir dan berpartisipasi aktif yaitu ibu Beti Malia Rahma Hidayati, M.Psi, Psikolog, ibu Wahyu Utami, M.Psi, dan ibu Mentari Marwa, MA.

Asosiasi Psikologi Islam (API) merupakan lembaga dibawah naungan HIMPSI dengan fokus peminatan pada Psikologi Islam. Berdiri sejak tahun 2002 dengan nama Asosiasi Psikologi Islami, pada konferensi tahun 2015 nama tersebut dirubah menjadi Asosiasi Psikologi Islam (API) yang diresmikan HIMPSI melalui SK No. 009/SK-PP-HIMPSI/III/2016 dan terus berkembang hingga saat ini.

Adapun organisasi serupa sebagai wadah bagi peminatan psikologi diantaranya yaitu: Ikatan Psikologi Klinis (IPK), Ikatan Psikologi Sosial (IPS), Ikatan Psikologi Perkembangan Indonesia (IPPI), Ikatan Psikoterapis Indonesia, Ikatan Psikologi Olahraga (IPO), Asosiasi Psikologi Industri dan Organisasi (APIO), Asosiasi Psikologi Pendidikan Indonesia (APPI), Asosiasi Psikologi Sekolah Indonesia (APSI), Asosiasi Psikologi Kristiani (APK), Asosiasi Psikologi Kesehatan Indonesia, Asosiasi Psikologi Penerbangan Indonesia, Asosiasi Psikologi Forensik (APSIFOR), Asosiasi Psikologi Militer Indonesia (APMI), Asosiasi Psikologi Positif Indonesia (Ap2I).

Ketua API pusat saat ini adalah bapak Prof. Drs. Subandi, MA, Ph.D, Psikolog yang sekretariatnya terletak di Fakultas Psikologi Universitas Islam Indonesia Jalan Kaliurang KM 14.5 Sleman Yogyakarta. Perkembangan API semakin pesat, hingga dirasa dibutuhkan untuk dibentuk kepengurusan API di wilayah Jawa Timur. Anggotanya bisa dari jenjang S1, S2, S3 yang memang memiliki peminatan pada bidang Psikologi Islam. Sedangkan untuk mendaftarkan diri menjadi anggota, cukup diproses pada HIMPSI wilayah.

Pembentukan API wilayah Jawa Timur masih butuh banyak penataan, sehingga dilanjutkan komunikasi intens di group whatsapp dengan anggota dari berbagai lembaga di wilayah Jawa Timur yang sama-sama memiliki peminatan pada bidang Psikologi Islam sebelum diagendakan kongres pembentukan dan peresmian kepengurusan Asosiasi Psikologi Islam (API) Wilayah Jawa Timur. (BMR)
Learn more