Pelatihan Sistem Informasi Akademik bagi Tenaga Kependidikan

WhatsApp Image 2025 01 25 at 20.42.19

Kediri, 25 Januari 2025 – Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri mengadakan pendampingan dan pelatihan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) bagi tenaga kependidikan, khususnya staf Tata Usaha (TU) fakultas. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan dan efisiensi pengelolaan data akademik guna mendukung sistem administrasi pendidikan yang lebih terstruktur dan terintegrasi.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor II UIT Lirboyo, Dr. M. Arif Khoiruddin, M.Pd.I menekankan pentingnya pengelolaan data akademik yang efektif, terutama dalam memastikan kelancaran pelaporan ke Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti). Ia menjelaskan bahwa sistem ini mencakup berbagai aspek penting, seperti Kartu Rencana Studi (KRS), Kartu Hasil Studi (KHS), validasi status mahasiswa aktif/nonaktif dan lain-lain. Dengan sistem yang tertata rapi proses akademik seperti pelaporan, administrasi perkuliahan, hingga penerbitan ijazah nantinya dapat berjalan lebih lancar tanpa hambatan teknis.

Pelatihan ini dirancang secara interaktif di mana peserta terlibat dalam diskusi dan simulasi langsung dalam penggunaan SIAKAD. Berbagai kendala teknis yang sering dihadapi oleh tenaga kependidikan turut dibahas serta optimalisasi sistem agar lebih mudah diakses dan digunakan. Selain diskusi peserta juga mendapatkan bimbingan teknis langsung Arini Khoirun Nisa, S.Kom dari tim IT universitas untuk memastikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai fitur-fitur terbaru dalam SIAKAD.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi pengelolaan data akademik di Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri. Dengan sistem administrasi akademik yang lebih efisien dan terintegrasi, universitas dapat meningkatkan akurasi dan transparansi data akademik, mempermudah akses informasi bagi mahasiswa dan dosen, mencegah kendala administratif dalam proses akademik dan kelulusan serta mendukung digitalisasi sistem pendidikan yang lebih modern. Melalui upaya ini, UIT Lirboyo berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan akademik guna menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih profesional dan berbasis teknologi.




EXPO PWNU JAWA TIMUR: Ajang Promosi UIT Lirboyo Kediri

WhatsApp Image 2025 01 25 at 10.32.26

Probolinggo, 20 Januari 2025 – Pekan Harlah Nahdlatul Ulama (NU) ke-102 resmi dibuka di halaman Universitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo Jawa Timur bersamaan dengan Rapat Kerja (Raker) PWNU Jatim dan Harlah Pondok Pesantren Nurul Jadid ke-76.

Salah satu agenda utama dalam rangkaian acara ini adalah Jatim Expo Pendidikan dan UMKM yang berlangsung selama sepekan ke depan. Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri turut berpartisipasi dalam expo ini sebagai ajang promosi dan memperkenalkan kampus kepada masyarakat luas, khususnya para pelajar.

Menurut Mbak Dwita, perwakilan dari UIT Lirboyo, antusiasme pengunjung terhadap Tribakti cukup tinggi, terutama dengan kehadiran mahasiswa penjaga stan yang memiliki kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Arab dan Inggris. Banyak siswa yang tertarik berbincang untuk melatih keterampilan bahasa mereka sekaligus mengenal lebih jauh tentang UIT Lirboyo.

Dalam sambutannya, Dr. Tirmidzi ketua panitia menyampaikan bahwa Jatim Expo merupakan bagian dari rangkaian acara Harlah NU ke-102, Raker PWNU Jatim dan Harlah Ponpes Nurul Jadid ke-76. Acara ini diikuti oleh 215 stan, terdiri dari universitas negeri dan swasta, pondok pesantren, Himpunan Ekonomi dan Bisnis Pesantren (Hebitren), pengusaha koperasi serta pelaku UMKM.

“Expo ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga ruang pembelajaran, edukasi, serta kolaborasi antar berbagai unsur,” ujarnya.

Selain itu, Jatim Expo juga menjadi momentum penting dalam pengembangan dunia pendidikan agar terus meningkatkan mutu dan aktivitasnya. Dengan mempertemukan pelaku UMKM, konsumen perbankan, mahasiswa, alumni, dan civitas akademika se-Jawa Timur, diharapkan terbentuk jejaring yang bermanfaat bagi dunia pendidikan dan ekonomi pesantren.

Keikutsertaan UIT Lirboyo Kediri dalam Jatim Expo di Probolinggo menjadi langkah strategis untuk memperkenalkan dan mempromosikan kampus kepada masyarakat Jawa Timur, khususnya di wilayah Tapal Kuda.

Acara pembukaan ini dihadiri oleh Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid KH. Moh. Zuhri Zaini, Kepala Pesantren KH. Abdul Hamid Wahid, pengurus PWNU Jatim, Direktur Perbankan Syariah dan Konvensional serta Kepala Kemenag Probolinggo.

Dengan adanya Expo ini, UIT Lirboyo berharap dapat menarik minat lebih banyak mahasiswa baru, memperluas jaringan pendidikan serta memperkuat eksistensinya sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul di Jawa Timur.




Wakil Rektor III Hadiri Seminar Nasional ASFA Foundation di MPR RI

WhatsApp Image 2025 01 25 at 08.52.53 (2)

Jakarta, 23 Januari 2025 – Wakil Rektor III Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri, Yasin Nurfalah, M.Pd, menghadiri undangan dari ASFA Foundation dalam acara yang berlangsung di Gedung Nusantara V MPR RI, Jakarta. Acara ini mengangkat tema “Strategi Percepatan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Unggul untuk Penguatan Pesantren dan Lembaga Pendidikan Islam dalam Rangka Menyongsong Puncak Bonus Demografi Menuju Indonesia Emas 2045” serta pelepasan Duta ASFA.

Seminar ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Ketua MPR RI/Penasihat ASFA Foundation, H. Ahmad Muzani, serta Wakil Ketua MPR RI, H. Hidayat Nur Wahid. Turut hadir pula Ketua ASFA Foundation, Komjen Pol (Purn) Dr. Syafrudin Kamboja, M.Si, bersama para ulama, cendekiawan, rektor, pimpinan pesantren, dan stakeholder di bidang pendidikan Islam.

Sebagai informasi, ASFA Foundation merupakan lembaga amil zakat, infak, dan sedekah yang berfokus pada pemberian beasiswa bagi pelajar dan santri di tingkat S1, S2, dan S3. Hingga tahun ini, sebanyak 508 penerima beasiswa dari kalangan kader pesantren dan lembaga pendidikan Islam telah mendapatkan manfaat dari program ini, tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Bagi Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri, acara ini memiliki nilai strategis dalam membangun jejaring untuk meningkatkan peluang beasiswa bagi mahasiswa Tribakti, serta memperkuat pengembangan sarana dan prasarana pendidikan. Dengan adanya sinergi antara akademisi dan lembaga sosial seperti ASFA Foundation, diharapkan penguatan sumber daya manusia unggul dalam pendidikan Islam dapat terus berkembang menuju Indonesia Emas 2045.




Rapat Evaluasi Semester Ganjil dan Persiapan Kuliah Semester Genap Januari 2025

WhatsApp Image 2025 01 22 at 12.24.11

Kediri, 22 Januari 2025 – Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri melaksanakan Rapat Evaluasi Dosen yang membahas evaluasi perkuliahan semester ganjil serta persiapan menghadapi semester genap. Rapat ini dihadiri oleh para dosen dan pimpinan universitas.

Rapat evaluasi bertujuan untuk meninjau berbagai aspek perkuliahan dan manajemen akademik selama semester ganjil yang telah berlalu. Dalam pertemuan ini, para dosen menyampaikan laporan mengenai capaian pembelajaran, kendala yang dihadapi selama proses perkuliahan, serta memberikan saran dan masukan untuk perbaikan ke depan.

Wakil Rektor I, Dr. A. Jauhar Fuad, menyoroti pentingnya Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang meliputi:

  1. Pendidikan dan Pengajaran:
    • Dosen wajib menyusun Rencana Pembelajaran Semester (RPS) untuk 16 tatap muka, terdiri dari 14 pertemuan kuliah serta 2 pertemuan UTS dan UAS.
    • RPS harus ditandatangani oleh Ketua Program Studi dan Kepala LPM.
    • Jika dosen berhalangan hadir, wajib memberikan pemberitahuan kepada Ketua Program Studi, LPM, dan Ketua Kelas.
    • Kehadiran minimal dosen dalam perkuliahan tatap muka adalah 12 pertemuan atau 75% dari total perkuliahan.
  2. Penelitian dan Publikasi Ilmiah:
    • Dosen tetap diwajibkan melakukan penelitian minimal satu kali dalam satu tahun.
    • Dosen tetap harus melakukan publikasi ilmiah dalam jurnal atau prosiding minimal satu kali per semester.
    • Mengajukan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) minimal satu kali dalam dua tahun.
    • Strategi yang diterapkan meliputi kepemilikan akun Sinta, Litapdimas, dan Google Scholar, serta keterlibatan dalam penelitian hibah internal.
  3. Pengabdian kepada Masyarakat:
    • Dosen tetap wajib menghasilkan satu laporan kegiatan pengabdian kepada masyarakat setiap tahun.
    • Kegiatan yang dilakukan di luar kampus harus dilaporkan dalam berita kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).
    • Dosen tetap didorong untuk ikut serta dalam program PKM Litapdimas.
  4. Unsur Penunjang:
    • Dosen harus terlibat aktif dalam kegiatan ke-NU-an di berbagai tingkatan.
    • Menginventarisasi kegiatan di luar kampus sebagai narasumber atau peserta untuk dilaporkan kepada Ketua Program Studi.

Drs. KH. Abdul Halim Mustofa, M.H.I., menyampaikan laporan terkait partisipasi dosen dan mahasiswa dalam perkuliahan. Secara umum, proses perkuliahan berjalan dengan baik dan lancar. Selain itu, beliau menekankan pentingnya kode etik dosen, khususnya dalam berpakaian, seperti kewajiban memakai kopiah bagi dosen laki-laki dan larangan memakai pakaian ketat bagi dosen perempuan.

Dr. M. Arif Khoiruddin menegaskan kembali kewajiban dosen untuk melakukan publikasi satu kali per semester dan penelitian satu kali per tahun. Kegiatan ini akan dikoordinasikan dengan program studi, serta dimasukkan dalam sistem pengelolaan penelitian dan publikasi melalui platform Sister. Dosen yang tidak memenuhi Beban Kerja Dosen (BKD) akan dikenakan konsekuensi penghentian tunjangan dosen. Selain itu, sistem penggajian Universitas Islam Tribakti akan disesuaikan dengan gelar akademik dan jabatan fungsional dosen.

Setelah sesi evaluasi, rapat dilanjutkan dengan pembacaan jadwal perkuliahan oleh masing-masing fakultas, yakni Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Syariah dan Hukum, Fakultas Dakwah dan Ushuluddin, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta Fakultas Psikologi.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri, Dr. KH. Reza Ahmad Zahid, Lc., M.A., menyampaikan beberapa inovasi di tingkat universitas dan fakultas, yang akan ditindaklanjuti dalam rapat pimpinan. Beberapa fokus utama meliputi:

  • Penguatan SDM, jabatan fungsional, serta peningkatan keterampilan menulis dan meneliti.
  • Program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Luar Negeri yang akan dimulai pada bulan April dan Agustus 2025.
  • Pengiriman tiga dosen ke Korea Selatan sebagai bagian dari kerja sama antara UIT Lirboyo Kediri dengan KMF dan PCI NU Korea Selatan. Seleksi peserta didasarkan pada kemampuan akademik dan fisik.

Rapat ini juga membahas strategi pengajaran dan persiapan perkuliahan semester genap, termasuk metode pembelajaran yang lebih adaptif dan inovatif.

Rapat evaluasi semester ganjil dan persiapan kuliah semester genap ini diakhiri dengan penegasan komitmen dari seluruh peserta rapat untuk bekerja sama dalam meningkatkan mutu pendidikan di Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri. Kolaborasi yang kuat antara dosen, pimpinan universitas, dan mahasiswa diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi perkembangan akademik dan profesionalisme civitas akademika.




Rapat Kerja Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri Masa Khidmat 2024-2028: Satukan Visi Wujudkan Misi untuk Tribakti Unggul

WhatsApp Image 2025 01 05 at 16.09.23

Kediri, 4-5 Januari 2025 – Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri menggelar Rapat Kerja (Raker) untuk merumuskan strategi pengembangan masa khidmat 2024-2028. Dengan tema “Satukan Visi, Wujudkan Misi untuk Tribakti Unggul”, Raker ini diikuti oleh jajaran pejabat struktural mulai dari Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Kaprodi, hingga berbagai unit dan lembaga di lingkungan UIT Lirboyo Kediri.

Ketua Yayasan, KH. Athoillah Sholahuddin Anwar, dalam sambutannya menekankan pentingnya amanah dalam jabatan. Beliau mengingatkan bahwa dunia terus berubah dengan cepat, sehingga dibutuhkan kerja keras, kerja cerdas, serta loyalitas untuk menghadapi tantangan tersebut. “UIT Lirboyo Kediri adalah hasil sejarah panjang. Banyaknya SDM tidak serta-merta menjamin kebesaran institusi tanpa kualitas, integritas, dan loyalitas,” tegasnya.

Rektor UIT Lirboyo Kediri, Dr. KH. Reza Ahmad Zahid, Lc., M.A., memaparkan blueprint pengembangan UIT untuk empat tahun ke depan. Fokus utama adalah meningkatkan kualitas proses belajar mengajar dan pendidikan, yang menjadi tolok ukur keberhasilan perguruan tinggi. Rektor juga menekankan pentingnya mempertahankan kearifan lokal sebagai bagian dari identitas UIT di bawah naungan Pondok Pesantren Lirboyo.

“Kita menargetkan pembukaan Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam, serta peningkatan akreditasi dari baik menjadi sangat baik, dan dari sangat baik menjadi unggul. Target ini merupakan langkah strategis menuju akreditasi universitas unggul,” jelasnya.

Tahap pengembangan UIT Lirboyo Kediri 2024-2028 dirumuskan dalam konsep Creannovative University yang menekankan kreativitas dan inovasi. Kampus akan menjadi lebih responsif terhadap perkembangan global dan lokal (glocal).

Beberapa poin penting dari Renstra UIT Lirboyo Kediri 2024-2028 meliputi:

  1. Akreditasi Unggul: Semua program studi ditargetkan mencapai peringkat akreditasi unggul, yang dibarengi dengan pencapaian akreditasi unggul untuk universitas.
  2. Globalisasi Riset: Penelitian dilakukan dengan pendekatan glocal yang mengintegrasikan nilai global dan lokal.
  3. Peningkatan Publikasi Akademik: Seluruh dosen diwajibkan memiliki akun jurnal, email institusi, dan menerbitkan setidaknya satu artikel dalam jurnal terakreditasi setiap tahun.
  4. Inovasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI): Setiap dosen ditargetkan menghasilkan satu HKI per tahun.
  5. Penguatan Infrastruktur dan Pelayanan: Fokus pada peningkatan kualitas layanan mahasiswa serta modernisasi fasilitas pendidikan.

Seluruh civitas akademika diharapkan meningkatkan kualitas diri, membangun integritas, dan menunjukkan loyalitas penuh terhadap UIT Lirboyo Kediri. Dengan kerja sama solid dari semua pihak, UIT Lirboyo optimis mampu menghadapi tantangan dan meraih peluang yang ada untuk menjadi perguruan tinggi unggulan di tingkat nasional maupun internasional.

Rapat kerja ini menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan visi dan misi seluruh elemen universitas, memastikan Tribakti berkembang menjadi institusi pendidikan tinggi berbasis pesantren yang unggul dan berdaya saing.