Fakultas Syariah dan Hukum UIT Lirboyo Ikuti Konferensi Internasional dan Rakernas PDHKI-APHKI di Surabaya

Whatsapp image 2025 08 11 at 13.23.20

SURABAYA – Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri turut berpartisipasi dalam The 5th International Conference on Islamic Family Law (ICoIFL) serta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Perkumpulan Dosen Hukum Keluarga Islam Indonesia (PDHKI) ke-7 dan Asosiasi Program Studi Hukum Keluarga Islam (APHKI) ke-6. Kegiatan ini berlangsung pada 6–8 Agustus 2025 di Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS) dan Hotel Dafam Pacific Caesar Surabaya.

UIT Lirboyo mendelegasikan Dekan FSH, Ahmad Badi’, dan Kaprodi Hukum Keluarga Islam, Nur Muhammad Saifurrijal. Kegiatan dibuka dengan Rakernas bertempat di Hotel Dafam Pacific Caesar Surabaya pada Rabu (6/8) yang diawali sambutan dari Dekan FAI UMS, Dr. Thoat Stiawan; Ketua PDHKI, Prof. Illya Muhsin; serta Ketua APHKI, Erik Sabti Rahmawati, MA. Mereka mengapresiasi peran UMS sebagai tuan rumah dan panitia yang mempersiapkan acara secara detail.

Whatsapp image 2025 08 11 at 13.23.21

Rakernas dibagi menjadi dua forum, yakni Rakernas APHKI untuk para kaprodi dan sekprodi, serta Rakernas PDHKI untuk pengurus, dekan, wakil dekan, dan dosen anggota PDHKI. Forum ini membahas laporan tahunan, pengembangan kurikulum, legalitas organisasi, publikasi jurnal mitra internasional, serta penyusunan SOP pembentukan pengurus daerah.

Pada Kamis (7/8), ICoIFL (International Conference on Islamic Family Law) digelar di Auditorium At-Tauhid UMS dengan tema “Rethinking Support System to Strengthen Family Sustainability and Reduce Divorce in the Digital Era”. Konferensi menghadirkan berbagai narasumber, yakni Prof.  Dr. Raihana binti Abdullah (University of Malaya, Malaysia), Ass. Prof.  Nur Aishah, M.A. Ph. D. (National University Singapore), Naeem AllahRakha, Ph. D. (Tashkent State University of Law, Republic of Uzbekistan), Prof. Dr.  Abu Rohmat, M. Ag.  (Dirjen Bimas Islam Kemenag RI), Prof. Dr. Ilyya Muhsin, M. Si.  (Ketua Umum PDHKI). Sesi paralel pada sore hari membagi 118 makalah ke dalam 11 ruang presentasi.

Malam harinya, hasil Rakernas dibacakan diikuti dengan penandatanganan MoU antara APHKI dengan para kaprodi dan PDHKI dengan para dekan perguruan tinggi yang hadir. Acara ditutup pada Jumat (8/8) dengan city tour ke destinasi wisata dan sentra UMKM Surabaya.

Whatsapp image 2025 08 11 at 13.23.21 (1)

Melalui keikutsertaan ini, FSH UIT Lirboyo berharap dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi antarperguruan tinggi dalam rangka meningkatkan kualitas Tridarma Perguruan Tinggi.

Whatsapp image 2025 08 11 at 13.23.20 (1)

Whatsapp image 2025 08 11 at 13.23.20 (2)




UIT Lirboyo Kediri Gelar Ujian Beasiswa Jalur Tahfidz, Jaring Mahasiswa Penghafal Al-Qur’an

Whatsapp image 2025 08 07 at 15.10.30

Kediri, 7 Agustus 2025 — Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pendidikan berbasis nilai-nilai Al-Qur’an melalui penyelenggaraan Ujian Beasiswa Jalur Tahfidz yang digelar pada Kamis, 7 Agustus 2025.

Ujian yang berlangsung di lingkungan kampus ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi dan jenjang semester. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian seleksi, yang dirancang untuk mengukur kemampuan hafalan Al-Qur’an serta pemahaman terhadap ilmu-ilmu keislaman.

Dua penguji yang terlibat dalam proses seleksi merupakan dosen yang ahli di bidang Al-Qur’an, yaitu Bapak Makhfud, M.Pd.I., dan Ibu Nailal Muna, S.H.I., M.Pd.I. Keduanya menilai aspek kelancaran, ketepatan, serta ketahanan hafalan peserta dalam membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an.

Whatsapp image 2025 08 07 at 15.10.30 (2)

Tak hanya diuji hafalannya, peserta juga mengikuti tes membaca kitab kuning, sebagai indikator tambahan dalam menilai pemahaman mereka terhadap literatur keislaman. Hal ini menjadi nilai plus yang membedakan seleksi beasiswa ini dengan program serupa.

Program beasiswa tahfidz ini merupakan bentuk apresiasi dan dukungan institusi terhadap mahasiswa yang memiliki dedikasi tinggi dalam menjaga dan mengamalkan Al-Qur’an.

Whatsapp image 2025 08 07 at 15.10.30 (1)

Kegiatan seleksi berjalan dengan tertib dan lancar, menunjukkan keseriusan kampus dalam proses penilaian yang objektif dan profesional. Beasiswa ini diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus meningkatkan prestasi akademik maupun keagamaan selama menempuh studi di UIT Lirboyo Kediri.




Halal Center UIT Lirboyo Kediri Ikuti Rakernas Lembaga Pendamping Produk Halal di Jakarta

Whatsapp image 2025 07 29 at 12.08.50

JAKARTA — Lembaga Pemeriksa dan Pendamping Produk Halal (LP3H) Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri turut ambil bagian dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama RI. Kegiatan ini digelar selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 Juli 2025, di Hotel Mercure Ancol, Jakarta.

Rakernas yang mengusung tema “Sinergi dan Inovasi untuk Penguatan Ekosistem Halal Indonesia” ini diikuti oleh 314 lembaga pendamping produk halal dari seluruh Indonesia. Agenda utama meliputi penguatan peran lembaga pendamping dalam proses sertifikasi halal, pembahasan kebijakan terbaru BPJPH, serta peningkatan kualitas layanan kepada pelaku usaha, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Whatsapp image 2025 07 29 at 11.35.41

Perwakilan LP3H UIT Lirboyo Kediri, Dr. Arwan Rifa’i, M.Pd., yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan antusiasmenya untuk mengimplementasikan hasil rakernas dalam pengembangan layanan di wilayah Kediri dan sekitarnya.

“Ini adalah kesempatan berharga untuk memperluas jaringan, memperdalam pemahaman tentang regulasi terbaru, dan meningkatkan kapasitas kami sebagai pendamping produk halal,” ujarnya.

Whatsapp image 2025 07 29 at 11.35.41 (1)

Pihak BPJPH sebagai penyelenggara menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendamping dan pelaku usaha dalam mempercepat sertifikasi halal yang merata dan berdaya saing, terutama bagi UMKM. Melalui rakernas ini, diharapkan LP3H di seluruh Indonesia dapat memberikan kontribusi maksimal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi halal yang inklusif dan berkelanjutan.

Keikutsertaan LP3H UIT Lirboyo Kediri dalam Rakernas ini meneguhkan komitmen universitas dalam mendukung visi besar Indonesia sebagai pusat industri halal dunia. Dengan bekal pengetahuan dan jejaring baru, LP3H UIT siap meningkatkan layanan pendampingan sertifikasi halal bagi masyarakat dan pelaku usaha, serta berkontribusi aktif dalam memperkuat ekosistem halal yang inklusif dan berkelanjutan.

Whatsapp image 2025 07 29 at 11.35.42




Perkuat Sinergi Kampus dan Pesantren, UIT Lirboyo Gelar Sarasehan Bersama Pengurus Pondok

Pengurus pondok 1

KEDIRI — Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri menggelar kegiatan Sarasehan dan Sinergi Kampus bersama para pimpinan dan pengurus pondok pesantren pada Jumat, 26 Juli 2025. Kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan kelembagaan antara kampus dan pesantren, khususnya dalam mendukung keberhasilan akademik dan pembinaan karakter santri-mahasiswa.

Acara yang berlangsung di lingkungan kampus UIT ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, mulai dari rektorat, dekanat, hingga pengurus program studi. Suasana berlangsung hangat dan produktif, mencerminkan komitmen kuat UIT Lirboyo dalam membangun kemitraan strategis dengan pondok-pondok pesantren di wilayah Kota dan Kabupaten Kediri.

Rektor UIT Lirboyo, Dr. KH. Reza Ahmad Zahid, Lc., M.A., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan ikhtiar untuk memperkuat silaturahmi antara pihak universitas dengan para pengurus pesantren yang menjadi tempat tinggal santri-mahasiswa.

“Kami ingin membuka ruang komunikasi agar saling mengenal lebih dekat, menjalin sinergi, dan bersama-sama memantau perkembangan para santri yang juga menjadi mahasiswa di kampus ini,” ujarnya.

Pengurus pondok 2

Dalam forum sarasehan ini, para pengurus pondok menyampaikan harapan agar mereka dapat mengenal lebih jauh para dosen dan pembina yang berperan dalam pendidikan mahasiswa. Selain itu, dibahas pula perlunya komunikasi intensif agar hal-hal teknis, seperti penegakan disiplin berpakaian serta etika pergaulan santri di lingkungan kampus.

Salah satu hasil konkret dari pertemuan ini adalah dibentuknya grup WhatsApp sebagai media komunikasi berkelanjutan antara pihak kampus dan pengurus pondok. Grup ini akan digunakan untuk berbagi informasi penting terkait kegiatan akademik maupun kemahasiswaan, serta menjadi sarana koordinasi cepat jika terdapat permasalahan yang memerlukan tindak lanjut.

Forum ini juga membahas sinkronisasi jadwal kegiatan kampus dengan aktivitas pesantren, seperti bimbingan dosen, agenda kemahasiswaan, kegiatan di luar kampus, hingga masa Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK), sehingga kegiatan kampus dan pesantren tidak berbenturan.

Sarasehan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kolaborasi antara Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri dengan pondok pesantren yang tersebar di wilayah Kediri. Diharapkan, sinergi ini dapat menciptakan lingkungan belajar yang selaras antara visi keilmuan dan nilai-nilai kepesantrenan, guna melahirkan generasi intelektual muslim yang unggul dan berakhlak mulia.




Seminar Nasional dan Kuliah Umum Bersama Dirjen Pendis Kemenag RI Prof. Dr. Amien Suyitno

Prof 1

KEDIRI — Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri sukses menggelar Seminar Nasional dan Kuliah Umum yang menghadirkan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Amien Suyitno. Kehadiran beliau menjadi momen strategis dalam memperkuat visi akademik dan spiritual UIT sebagai kampus berbasis pesantren.

Acara yang diselenggarakan pada Ahad, 20 Juli 2025 ini berlangsung di lingkungan kampus UIT dengan dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, serta tokoh-tokoh yayasan. Turut hadir Ketua Yayasan KH. Athoillah S. Anwar, Sekretaris Yayasan, dan civitas akademika lainnya.

Prof 4

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Ketua Senat Universitas, KH. Abdullah Kafabihi Mahrus. Dalam pidatonya, beliau mengajak seluruh akademisi untuk berkontribusi dalam mewujudkan cita-cita bangsa sebagai baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.

“Akademisi memiliki tanggung jawab moral untuk mencegah kerusakan dan lebih mengutamakan kontribusi nyata bagi kemajuan negara,” tegas beliau.

Dalam kuliah umumnya, Prof. Dr. Amien Suyitno memaparkan pentingnya peran dosen dalam menjalankan Tridharma perguruan tinggi yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, peran dosen harus lebih luas daripada sekadar pengajar, melainkan juga sebagai penggerak perubahan sosial yang berbasis ilmu.

“Inilah yang membedakan peran dosen di perguruan tinggi dengan guru di madrasah. Dosen adalah aktor kunci dalam pembangunan ilmu pengetahuan,” jelasnya.

Prof 3

Prof. Amien juga menekankan pentingnya penguatan kompetensi dosen dalam menghadapi tantangan zaman. Ia menjelaskan bahwa dosen harus memiliki empat kompetensi utama yakni pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian. Selain itu, ia menguraikan jenjang peran mahasiswa di tingkat pendidikan tinggi dimana mahasiswa S1 untuk memahami dan mendeskripsikan, mahasiswa S2 untuk menganalisis dan membandingkan, dan mahasiswa S3 untuk menemukan hal baru secara ilmiah.

Lebih lanjut, Prof. Amien menyoroti pentingnya riset dalam membangun daya saing kampus. Ia menekankan bahwa pesantren sebagai basis keilmuan Islam perlu diperkuat dengan pendekatan ilmiah yang berbasis riset, baik dalam bidang agama maupun sosial-humaniora.

Menyikapi perkembangan teknologi, Prof. Amien mengajak para dosen, khususnya generasi muda, untuk cerdas memanfaatkan kecanggihan digital, termasuk kecerdasan buatan (AI), tanpa meninggalkan prinsip keilmuan.

“Dosen harus berhati-hati dalam menggunakan AI, termasuk melakukan peninjauan ulang terhadap konten atau hasil yang dihasilkan oleh teknologi tersebut, agar tetap terjaga keakuratan dan integritas ilmiahnya,” pesan beliau.

Prof 2

Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh KH. An’im Falahuddin Mahrus, pengurus Yayasan UIT dan anggota Komisi VIII DPR RI yang juga merupakan mitra kerja Kementerian Agama. Doa tersebut menjadi penutup yang khidmat, menandai selesainya kegiatan dengan penuh khidmat dan keberkahan.

Seminar nasional dan kuliah umum ini memperkuat komitmen Universitas Islam Tribakti Lirboyo dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang unggul, berakar pada nilai-nilai pesantren, dan adaptif terhadap kemajuan teknologi.