Sinergi Kampus Pesantren: Kolaborasi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIT Lirboyo dan UMALA Lampung

Umala

KEDIRI — Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri menerima kunjungan akademik dari Universitas Ma’arif Lampung (UMALA) pada 16 Juni 2025 dalam rangka menjalin sinergi antar kampus berbasis pesantren. Turut hadir Wakil Rektor II, Dekan Fakultas Tarbiyah & Ilmu Keguruan, 7 Kaprodi, serta 300 mahasiswa yang berasal dari 7 program studi yaitu Prodi Pendidikan Agama Islam, Prodi Tadris Bahasa Inggris, Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Prodi Tadris Matematika, Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Prodi Pendidikan Bahasa Arab dan Prodi Bimbingan Koseling dan Pendidikan Islam.

Kunjungan ini diawali dengan pembukaan resmi, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan sambutan dari Wakil Rektor II UMALA. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pendidikan formal di perguruan tinggi jika tidak dibarengi dengan nilai-nilai agama di pesantren maka mahasiswa akan kesulitan mengabdi kepada masyarakat.

Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIT Lirboyo, Dr. H. Badrus, M.Pd.I, dalam sambutannya memaparkan visi dan misi kampus yang berlandaskan nilai-nilai pesantren Ahlussunnah wal Jama’ah. Ia juga menjelaskan bahwa UIT merupakan bagian dari Pondok Pesantren Lirboyo, salah satu pesantren terbesar di Indonesia yang menaungi puluhan ribu santri.

Sebagai bentuk komitmen bersama, acara dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh kedua dekan, serta Implementation Agreement (IA) antara ketua program studi dari masing-masing institusi. Penandatanganan ini menjadi dasar pengembangan kerja sama lebih lanjut di bidang pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat.

Kegiatan utama dalam kunjungan ini adalah sesi guest lecture yang disampaikan oleh Wakil Rektor II UIT Lirboyo, Dr. H. Jauhar Fuad, M.Pd., dengan tema “Penguatan Pendidikan Berbasis Pesantren: Kolaborasi Tarbiyah dan Keguruan antar Kampus”. Acara ditutup dengan pertukaran cinderamata sebagai simbol penghormatan dan penguatan hubungan antar kedua institusi. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama strategis berkelanjutan antara UIT Lirboyo dan UMALA dalam pengembangan pendidikan Islam yang unggul dan berkarakter.




Mahasiswa KPI UIT Lirboyo Kediri Laksanakan Siaran Program TV di KSTV

Siaran

KEDIRI – Mahasiswa semester 6 Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri melaksanakan praktik siaran langsung di stasiun televisi lokal KSTV (Kilisuci Televisi) Kediri pada Kamis, 12 Juni 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari realisasi mata kuliah Produksi Acara Siaran yang diampu oleh Amalia Rosyadi Putri, M.Med.Kom.

Setibanya di lokasi, rombongan mahasiswa disambut oleh Kepala Bagian Produksi KSTV, Agung, yang memberikan penjelasan mengenai sejarah, visi, dan proses produksi program di KSTV. Ia menekankan bahwa media lokal memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang edukatif dan menghibur kepada masyarakat Kediri dan sekitarnya.

“Proses produksi di KSTV melibatkan berbagai tahapan penting, mulai dari perencanaan, peliputan, editing, hingga siaran langsung. Mahasiswa perlu memahami dinamika ini secara langsung,” jelas Agung.

Kegiatan dilanjutkan dengan tur studio, di mana para mahasiswa diajak mengunjungi ruang redaksi, ruang editing, master control room, dan studio utama. Selama sesi tersebut, tim produksi KSTV menjelaskan secara teknis fungsi dan cara kerja masing-masing bagian, serta memperkenalkan peralatan siaran yang digunakan.

Direktur Operasional KSTV, Muftie Ali, turut hadir menyambut rombongan dan menyampaikan apresiasinya atas inisiatif kolaboratif ini. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan industri media.

“Media lokal bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga agen pembangunan daerah. Kegiatan seperti ini membuka ruang belajar yang aplikatif bagi mahasiswa agar lebih siap terjun ke dunia profesional,” ujarnya.

Dalam praktik siaran ini, mahasiswa memproduksi program bertema “Hikayah Media: Film Inspirasi”, sebuah tayangan yang mengulas pesan moral dari film-film inspiratif. Program ini dikemas dalam segmen unggulan Sudut Pandang milik KSTV dan dilaksanakan secara langsung di studio.

Beberapa mahasiswa turut aktif terlibat dalam produksi. Alimun bertugas sebagai sutradara, Sarah Aqila sebagai pembawa acara, dan Asfa Davi, Salman Alfarisi, Intan Zalmanabiya, serta Sofyan Hanan sebagai narasumber. Sementara itu, Khurotun Nisa’ dan Ivan Sanjaya berperan sebagai penanya dalam forum diskusi, didukung oleh seluruh mahasiswa KPI semester 6 sebagai audiens.

Amalia Rosyadi Putri, M.Med.Kom, selaku dosen pengampu, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman nyata dalam memproduksi program televisi profesional.

“Mahasiswa belajar langsung dari industri media tentang seluruh proses produksi mulai dari penulisan naskah, blocking kamera, pengambilan gambar, hingga pengarahan teknis. Ini akan menjadi bekal penting bagi mereka ke depannya,” ungkapnya.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata pendekatan pembelajaran berbasis praktik (experiential learning) yang mengintegrasikan teori dan pengalaman langsung di lapangan. Melalui keterlibatan aktif ini, mahasiswa diharapkan dapat mengasah keterampilan teknis, komunikasi, kerja sama tim, serta memahami tuntutan dunia penyiaran secara profesional.

Berfoto bersama Pak Muftie Ali, Direktur Operasional KSTV




PSGA UIT Lirboyo Kediri Gelar Talkshow Fiqih Wanita, Wali Kota dan Ketua TP PKK Kota Kediri Hadir Berikan Dukungan

Tsaqifa

KEDIRI – Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri kembali menggelar kajian rutin bertajuk Talkshow Fiqih Wanita (TSAQIFA) pada Selasa, 11 Juni 2025. Mengangkat tema “Tata Cara Beribadah bagi Muslimah”, kegiatan ini bertujuan untuk membuka ruang diskursus ilmiah mengenai praktik ibadah perempuan dalam Islam yang kerap kali belum mendapat ruang cukup dalam kajian mainstream, sekaligus mengurai problematika fiqhiyyah yang dihadapi perempuan muslim dalam pelaksanaan ibadah sehari-hari.

Acara ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, S.H., M.Kn., dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kediri, Nyai Hj. Faiqoh Qowimuddin, sebagai bentuk dukungan atas pentingnya literasi keagamaan berbasis gender.

Rektor UIT Lirboyo, K.H. Reza Ahmad Zahid, Lc., M.A., secara resmi membuka acara dan menekankan pentingnya integrasi antara khazanah keilmuan klasik (kitab kuning) dan ilmu pengetahuan modern merupakan suatu keniscayaan epistemologis yang dapat menjadi rujukan etis dan praktis dalam kehidupan masyarakat sekaligus dalam mengkaji isu-isu keislaman kontemporer. Ia juga menyoroti urgensi penguatan kapasitas intelektual dan spiritual kaum perempuan dalam kerangka peradaban berbasis nilai-nilai etis dan spiritual.

Hadir sebagai keynote speaker, Vinanda menegaskan bahwa pemahaman fiqih yang komprehensif tidak hanya memperkuat spiritualitas perempuan, tetapi juga memberdayakan mereka di ruang domestik maupun publik.

“Islam memuliakan perempuan, dan pemahaman fiqih yang tepat menjadi kunci untuk menjalani peran keumatan secara optimal,” ujarnya.

Sebagai narasumber utama, hadir Dr. Ny. Hj. Aina Ainaul Mardliyah Anwar, S.H.I., M.Pd.I., yang menyampaikan materi seputar praktik ibadah perempuan dalam kondisi biologis seperti haid, nifas, dan istihadhah. Ia menekankan perlunya pendekatan maqāṣid al-syarī’ah dan responsivitas terhadap konteks sosial dalam memahami hukum fiqih agar tetap adil dan relevan.

Diskusi berlangsung interaktif dengan partisipasi lebih dari 150 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan dosen putri. Sejumlah peserta aktif mengajukan pertanyaan terkait pengalaman ibadah sehari-hari, yang dijawab secara mendalam oleh narasumber.

Umi Aina menyampaikan pentingnya pendekatan maqāṣid al-syarī’ah (tujuan syariah) dan konteks sosial yang dinamis agar hukum yang diterapkan tetap responsif dan berkeadilan. Selain itu, Umi Aina juga mendorong perempuan untuk proaktif mengakses literatur-literatur fiqih klasik dan kontemporer agar tidak bergantung pada informasi yang belum terverifikasi.

Ketua PSGA UIT Lirboyo, Amalia Rosyadi Putri, M.Med.Kom., menyatakan bahwa TSAQIFA merupakan agenda bulanan yang dirancang untuk menguatkan kapasitas intelektual perempuan dalam memahami agama secara inklusif dan kritis. Program ini berguna sebagai media edukatif dan reflektif yang terbuka bagi sivitas akademika UIT Lirboyo Kediri.

“Kami akan terus menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang masing-masing sekaligus mengangkat tema-tema yang relevan. Sinergi dengan berbagai pihak, baik akademisi maupun pemerintah, akan menjadi kekuatan utama dalam mengarusutamakan perspektif gender dan perlindungan anak,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, PSGA UIT Lirboyo menunjukkan komitmennya untuk menjadi pusat kajian yang responsif terhadap isu-isu keislaman dan sosial kontemporer, sekaligus ruang pemberdayaan intelektual perempuan dalam masyarakat.




One Person One Book, Fakultas Psikologi bersama Citra Intra Selaras Mulai Gerakan Literasi Dosen

One person book

KEDIRI — Fakultas Psikologi Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri bekerja sama dengan Citila Group (Citra Intra Selaras) menyelenggarakan Pelatihan Penulisan Buku Ajar: Pendampingan Sampai Terbit Buku yang berlangsung pada 10 Juni 2025 bertempat di Ruang Pascasarjana Kelas A. Kegiatan ini diikuti oleh dosen tetap dari Fakultas Psikologi serta Fakultas Dakwah dan Ushuluddin.

Pelatihan ini bertujuan mendorong gerakan One Person One Book, yakni semangat setiap dosen untuk menulis dan menerbitkan setidaknya satu buku ajar yang sesuai dengan standar akademik dan relevan dengan bidang keilmuannya. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Psikologi, Beti Malia Rahma Hidayati, S.Psi., M.Psi., Psikolog., menekankan pentingnya budaya literasi ilmiah dan produktivitas dosen dalam bentuk karya tulis. Melalui pelatihan ini, UIT Lirboyo Kediri ingin memfasilitasi dan mendorong para dosen agar dapat menyusun bahan ajar yang tidak hanya sesuai dengan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), tetapi juga bermanfaat luas bagi pengembangan akademik mahasiswa.

Kegiatan terbagi menjadi tiga sesi utama. Sesi pertama menghadirkan Andung F.W., yang memaparkan materi tentang standar perbukuan dan teknik penulisan buku ajar berbasis RPS dan riset. Ia menekankan bahwa menulis buku tidak sesulit yang dibayangkan. Menurutnya, format tulisan dapat berupa book chapter, bahan ajar, buku referensi, atau monograf. Gen Z dan Gen Alpha saat ini lebih tertarik dengan gaya bahasa yang sederhana. Kalimat sebaiknya tidak lebih dari delapan kata agar tetap komunikatif.

Sesi kedua membahas taktik praktis penyusunan buku ajar, dilanjutkan dengan sesi ketiga, berupa praktik penulisan dan forum berbagi pengalaman menulis oleh para peserta.

Sebagai narasumber utama, Abdur Rahim, S.Sos., menjelaskan pentingnya konsistensi antara karya tulis dengan bidang kepakaran penulis. Ia menekankan bahwa setiap tulisan akademik memiliki objek formal yang menjadi dasar struktur isi dan manfaatnya.

“Tulislah apa yang Anda sukai. Ketika kita menyukai topik yang ditulis, maka tulisan itu akan menjadi bermanfaat bagi diri sendiri maupun pembacanya,” tuturnya.

Dalam sesi tanya jawab, peserta sempat menanyakan ideal jumlah halaman untuk sebuah buku ajar. Narasumber menjelaskan bahwa rentang ideal berkisar antara 100–150 halaman, tergantung pada target pembaca dan kompleksitas materi.

Acara ditutup dengan sesi praktik mandiri, sebagai langkah awal penulisan buku ajar peserta. Pihak panitia menyampaikan bahwa kegiatan serupa akan kembali digelar tahun depan. Melihat antusiasme peserta yang sangat tinggi, kegiatan serupa akan dilaksanakan kembali tahun depan. Harapannya calon peserta yang belum bisa bergabung pada tahun ini karena kuota penuh, bisa ikut bergabung pada pelatihan berikutnya.

Dengan semangat One Person One Book, Fakultas Psikologi UIT Lirboyo berharap para dosen semakin termotivasi untuk menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan berdampak bagi dunia pendidikan.




Kerja Sama Berbuah Prestasi: UIT Lirboyo Kediri Apresiasi UIN Maliki Malang atas Dukungan Beasiswa Doktoral Studi Islam

DOKTOR

MALANG — Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menyelenggarakan ujian promosi doktor yang berlangsung khidmat di Auditorium Gedung B Lantai 4. Acara terselenggara pada hari Senin, 26 Mei 2025 dan dihadiri para promotor, dewan penguji, sivitas akademika, serta sejumlah tamu undangan.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Aziz Miftahus Surur, Lc., M.Ag., dosen tetap Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri, berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan dewan penguji dan dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude. Ia secara resmi meraih gelar Doktor dalam bidang Studi Islam, sekaligus menjadi lulusan pertama Program Studi (S-3) Studi Islam Pascasarjana UIN Maliki Malang. Capaian ini menandai tonggak sejarah penting dalam pengembangan program doktoral di institusi tersebut.

Saat ini, Dr. Aziz menjabat sebagai Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir di UIT Lirboyo Kediri. Ia mengikuti program beasiswa Doktoral Studi Islam pada tahun 2022, yang merupakan hasil kerja sama strategis antara UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dengan sejumlah kampus berbasis pesantren, termasuk UIT Lirboyo.

Menanggapi keberhasilan tersebut, Rektor UIT Lirboyo Kediri, Dr. KH. Reza Ahmad Zahid, Lc., M.A., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan UIN Maliki Malang dalam peningkatan mutu akademik dosen-dosen dari kampus pesantren.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang beserta seluruh jajaran atas kerja sama yang sangat berarti ini. Program beasiswa Doktoral Studi Islam menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam peningkatan kualitas pendidikan tinggi pesantren. Semoga sinergi ini terus berlanjut dan memberi manfaat yang luas bagi umat,” ujarnya.

Keberhasilan Dr. Aziz menjadi bukti konkret bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi negeri Islam dan kampus berbasis pesantren dapat melahirkan prestasi akademik yang membanggakan. Selain itu, hal ini menegaskan pentingnya penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi dalam rangka pengembangan kajian keislaman yang inklusif, ilmiah, dan kontekstual di Indonesia.