Universitas Islam Tribakti Kediri Jalin Kerja Sama Internasional dengan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur

KL

KUALA LUMPUR — Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri kembali memperkuat langkah internasionalnya dengan menjalin kerja sama strategis bersama Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Kunjungan kerja sama ini berlangsung pada Rabu, 20 November 2024, sebagai upaya mempererat hubungan antara lembaga pendidikan Indonesia dan Malaysia.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan UIT Lirboyo diterima langsung oleh Kepala SIKL, Friny Napasti, M.Pd., didampingi Koordinator Humas dan KTU, Budi Siswanto, S.I.Kom., serta Staf Humas, Taufiq Hasyim Salengke, M.A. Pertemuan ini membahas peluang pengembangan program bersama antara UIT dan SIKL, khususnya dalam mendukung pendidikan tinggi keagamaan Islam yang berdaya saing global.

UIT Lirboyo menegaskan komitmennya untuk merealisasikan program kerja sama internasional pada tahun 2025. Program ini dirancang untuk membuka peluang baru dalam pengembangan pendidikan tinggi keagamaan Islam, memperkuat hubungan antar lembaga pendidikan di Indonesia dan Malaysia, serta memberikan dampak positif terhadap kualitas pendidikan keagamaan Islam di tingkat global.

Salah satu program yang akan segera dilaksanakan adalah Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), di mana mahasiswa UIT Lirboyo akan ditempatkan untuk mengajar di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur serta beberapa sanggar belajar di Semenanjung Malaysia. Program ini bertujuan memberikan mahasiswa pengalaman langsung dalam dunia pendidikan internasional, memperluas wawasan global, dan mempererat hubungan antarlembaga pendidikan.

Program PPL ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar, baik bagi mahasiswa maupun lembaga pendidikan yang terlibat. Dengan pengalaman mengajar di luar negeri, mahasiswa akan mendapatkan wawasan baru yang dapat memperkaya kompetensi mereka sebagai pendidik. Hal ini juga mendukung misi UIT Lirboyo untuk memperluas jejaring internasional dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi berbasis keagamaan Islam.

“Kami berharap kerja sama ini dapat menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan generasi pendidik yang kompeten dan berwawasan global. Sinergi ini juga akan memberikan kontribusi nyata bagi pendidikan Islam di Indonesia,” ujar perwakilan UIT Lirboyo.

Dengan langkah konkret seperti ini, Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri terus menunjukkan komitmennya untuk menjadi institusi pendidikan tinggi keagamaan Islam yang unggul di tingkat internasional.




Dosen UIT Lirboyo Kediri menjadi Bagian dalam Peninjauan Ulang SOP Layanan Pascabencana BPBD Kota Kediri

SOP

MADIUN — Tim JITUPASNA (Pengkajian Kebutuhan Pascabencana) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri mengadakan kegiatan peninjauan ulang Standar Operasional Prosedur (SOP) pemenuhan kebutuhan layanan dasar pascabencana pada 14-15 November 2024. Kegiatan yang berlangsung di Votel Kartika Abadi Hotel, Madiun, ini dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk akademisi, dan dipandu oleh fasilitator Ir. Diana Rendrarini, S.E., S.T., M.T.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai kelanjutan dari pelatihan pembuatan laporan pascabencana yang sebelumnya telah dilakukan. Peninjauan ulang SOP menjadi penting karena adanya perubahan unsur pelaksana yang sebelumnya tercantum dalam dokumen pemenuhan kebutuhan layanan dasar pascabencana.

Dalam sambutannya, Ir. Diana Rendrarini mengapresiasi kehadiran unsur akademisi dalam forum ini. “Kehadiran dari unsur akademisi sangat ditunggu dan diharapkan. BPBD tidak bisa bekerja sendiri, tetapi membutuhkan sinergitas bersama karena bencana adalah tanggung jawab semua pihak,” ungkapnya. Hal ini selaras dengan filosofi segitiga biru pada logo BPBD, yang menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan dunia akademik.

Beti Malia Rahma Hidayati, S.Psi., M.Psi., Psikolog, dosen Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri, turut hadir sebagai bagian dari tim JITUPASNA. Keikutsertaannya menunjukkan kontribusi dunia akademik dalam pengembangan strategi penanggulangan bencana, khususnya di Kota Kediri.

Acara dimulai dengan arahan, doa, dan pemberangkatan tim JITUPASNA oleh panitia di kantor BPBD Kota Kediri. Setelah perjalanan yang lancar, kegiatan resmi dibuka oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Kediri, Joko Arianto.

Diskusi diawali dengan paparan tentang manajemen penanggulangan bencana, pendalaman dokumen dasar pelaksanaan, serta pembahasan lima sektor utama yang menjadi perhatian dalam penanggulangan pascabencana. Forum Group Discussion (FGD) berlangsung aktif, dengan peserta mendiskusikan poin-poin krusial untuk penyempurnaan dokumen SOP.

Kegiatan ini menghasilkan dokumen revisi SOP Pengkajian Kebutuhan Pascabencana serta Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana untuk BPBD Kota Kediri dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Kesepakatan tersebut diresmikan melalui penandatanganan berita acara yang menjadi penutup kegiatan.

Melalui forum ini, BPBD Kota Kediri bersama unsur akademisi dan mitra terkait berupaya meningkatkan kesiapan dan respons dalam menangani bencana, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan langkah-langkah mitigasi yang lebih efektif.




Universitas Islam Tribakti Kediri Buka Peluang Kerja Sama Internasional dengan Universiti Putra Malaysia

WhatsApp Image 2024 11 20 at 07.23.07

Kuala Lumpur — Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri membuka peluang kerja sama internasional dengan Universiti Putra Malaysia (UPM) dalam kunjungan resmi yang berlangsung pada 19 November 2024. Dr. A. Jauhar Fuad, menghadiri forum tersebut bersama pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) dari Jawa Timur.

Kunjungan ini bertujuan mempererat hubungan akademik sekaligus memperluas kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan keagamaan. Diskusi dilaksanakan dengan sejumlah pimpinan Faculty of Educational Studies UPM, termasuk Dr. Mohd Faiq Abd Aziz (Timbalan Dekan), Profesor Madya Dr. Lilliati Ismail (Ketua Jabatan Pendidikan Bahasa dan Kemanusiaan), Dr. Fathiyah Mohd Fakhruddin (Penyelaras Unit Pendidikan Islam), dan Dr. Izuli Dzulkifli (Pensyarah Unit Pendidikan Islam).

Pertemuan menghasilkan sejumlah kesepakatan kerja sama antara PTKIS Jawa Timur dan Fakultas Pendidikan UPM, meliputi Pendidikan Islam di tingkat prasiswazah (sarjana), master, dan doktoral (Ph.D.). serta Program Kolaborasi, termasuk kuliah tamu, joint research, joint conference, serta teaching practicum.

Melalui sinergi ini, PTKIS Jawa Timur diharapkan dapat memanfaatkan jaringan internasional untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di bidang keagamaan.

Kunjungan ini mencerminkan komitmen UIT Lirboyo untuk memperkuat kualitas pendidikan tinggi Islam di Indonesia, membuka peluang kolaborasi bagi mahasiswa dan dosen untuk mengakses fasilitas pendidikan serta riset internasional, meningkatkan daya saing global melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman akademik.

“Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan tinggi keagamaan Islam di Indonesia sekaligus menciptakan sinergi yang lebih besar di tingkat internasional,” ujar Dr. A. Jauhar Fuad.

Program kerja sama ini selaras dengan visi UIT Lirboyo untuk menjadi perguruan tinggi unggul yang mengintegrasikan pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat berbasis nilai-nilai Islam. Dengan kerja sama ini, UIT Lirboyo berharap bisa memfasilitasi program pertukaran mahasiswa dan dosen, mengembangkan riset kolaboratif di bidang sosial dan keagamaan, meningkatkan kualitas pengajaran dan memperluas lapangan kerja.

Melalui langkah strategis ini, UIT Lirboyo optimis bahwa kerja sama dengan UPM akan memberikan dampak positif tidak hanya bagi kedua institusi, tetapi juga bagi pengembangan pendidikan tinggi Islam di Indonesia. Kerja sama ini diharapkan dapat mendorong kemajuan mahasiswa dan dosen, sekaligus memperkokoh peran UIT Lirboyo sebagai pusat pendidikan tinggi yang berdaya saing global.




Perguruan Tinggi Psikologi di Kediri sebagai Tuan Rumah Forkom Jatim 2024

Forkom Psikologi

Kediri — Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Psikologi Jawa Timur (Forkom Jatim) 2024 sukses digelar pada 13-14 November 2024 di Hotel Fave Kediri. Acara ini mengusung tema “Penguatan Akreditasi dan SDM Menuju Pendidikan Psikologi Unggul”. Melalui kegiatan ini, Forkom Jatim berharap seluruh program studi psikologi di Jawa Timur dapat berkolaborasi untuk meningkatkan kualitas akreditasi dan sumber daya manusia demi mencapai pendidikan psikologi yang unggul.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, diikuti sambutan dari Ketua Panitia, Beti Malia Rahma Hidayati, S.Psi., M.Psi., seorang psikolog, yang juga dosen Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri. Beti menyambut hangat para peserta Forkom Jatim, yang terdiri dari pimpinan perguruan tinggi psikologi di Jawa Timur. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama panitia gabungan dari UIT, IAIN Kediri, dan IIK Kediri. Selain itu, Beti juga melaporkan perkembangan jumlah anggota Forkom dan perubahan status regulasi beberapa kampus psikologi di Jawa Timur.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Rektor IIK Kediri, Prof. Dr. apt. Mohammad Zaenuddin, sebelum secara resmi dibuka oleh Ketua Forkom Jatim, Dr. Rr. Siti Suminarti F., M.Si., Psikolog.

Kegiatan Forkom kali ini terbagi dalam dua sesi utama, yakni sesi inti dan diskusi. Sesi pertama membahas implementasi Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023 pada kurikulum program studi sarjana psikologi, yang dipresentasikan oleh Atika Dian Ariana, M.Sc., M.Psi., Psikolog. Sesi kedua membahas persiapan penyusunan akreditasi program studi sarjana psikologi, yang dibawakan oleh Prof. Dr. Suryanto, M.Si., Psikolog.

Di antara kedua sesi, dilakukan sesi sharing tentang penyesuaian kurikulum untuk mendukung implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) pada program studi psikologi. Dalam diskusi ini, sejumlah perguruan tinggi berbagi pengalaman terkait dana hibah MBKM, program Center of Excellence, pelaksanaan magang mandiri, serta pendirian program studi profesi psikologi.

Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan menghasilkan sejumlah kesepakatan. Salah satunya yakni pelaksanaan Forkom Jatim berikutnya yang diagendakan pada bulan April 2025 di Madura, dengan tema yang berbeda serta fokus pada kebutuhan spesifik dari program studi psikologi di masing-masing perguruan tinggi anggota Forkom.

Acara ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar perguruan tinggi psikologi di Jawa Timur, sekaligus menjadi langkah strategis menuju pengembangan pendidikan psikologi yang lebih maju.




Dua Dosen UIT Lirboyo Kediri Menjadi Juri Lomba Infografis Nasional di IAIN Kediri

Lomba Info

Kediri — Dua dosen dari Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri, Imam Mubarok, S.Sos.I., dan Moh. Fikri Zulfikar, M.Pd., dipercaya sebagai juri dalam Lomba Infografis Tingkat Nasional yang digelar di IAIN Kediri. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Indonesia (HMPS TBIN) pada Selasa, 5 November 2024, di Aula Rektorat Lantai 4 IAIN Kediri.

Lomba infografis ini mengusung tema “Melestarikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Era 5.0 untuk Transformasi Digital.” Tema tersebut dipilih untuk merespons pesatnya perkembangan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari. Dengan tema ini, lomba bertujuan untuk mengajak generasi muda menjaga kelestarian bahasa dan sastra Indonesia dengan memanfaatkan teknologi sebagai alat pelestarian budaya. Peserta diharapkan menghasilkan karya yang kreatif, informatif, relevan, dan mudah dipahami.

Dalam menilai karya, Imam Mubarok dan Moh. Fikri Zulfikar fokus pada dua aspek utama: Infografis dan Presentasi. Pada aspek Infografis, mereka memperhatikan orisinalitas, kesesuaian dengan tema, serta tampilan visual yang kreatif dan estetis. Sementara itu, dalam aspek Presentasi, struktur penyajian, tata bahasa, serta kejelasan dan ketepatan waktu menjadi poin penilaian penting. Selain itu, sesi tanya jawab diadakan untuk menguji pemahaman peserta terhadap karya yang mereka tampilkan.

Imam Mubarok dan Moh. Fikri Zulfikar mengungkapkan kebahagiaan mereka dapat berpartisipasi sebagai juri dalam acara ini. Mereka berharap lomba ini mampu menginspirasi mahasiswa dari berbagai daerah untuk lebih peduli terhadap bahasa dan sastra Indonesia di tengah era digital. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi antar mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta, serta Perguruan Tinggi Keagamaan Islam di Indonesia.

Lomba ini diikuti oleh enam finalis dari berbagai kampus, termasuk IAIN Kediri, IAIN Ponorogo, Universitas Trunojoyo Madura, dan STKIP PGRI Pacitan. Para finalis bersaing menunjukkan kreativitas mereka dalam meramu konten digital yang mengangkat nilai-nilai budaya Indonesia.

Kedua juri berharap acara serupa bisa terus dilaksanakan di masa depan sebagai wadah bagi generasi muda untuk berkreasi dan berkontribusi dalam pelestarian budaya melalui pendekatan digital.