UIT Lirboyo Kediri Ikuti Workshop Strategi Pengelolaan Perpustakaan Berbasis AI

Perpus

Surabaya – Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri mengirimkan perwakilannya untuk menghadiri acara “One Day Workshop: Strategi Pengelolaan Perpustakaan Berbasis Artificial Intelligence” yang diselenggarakan oleh (Sekolah nterdisiplin Manajemen dan Teknologi) SIMT ITS pada 19 September 2024 dengan narasumber ibu Dr. Dessy Harisanty, MA (Pakar Manajemen Perpustakaan UNAIR) dan Bpk.Nisfu Asrul Sani, S.Kom., M.Sc (Pakar Arifical Intelegance ITS). Acara tersebut berlangsung pada pukul 08.30 hingga 16.30 WIB dan sukses menarik perhatian para profesional dan pengelola perpustakaan dari berbagai daerah.

Seminar dimulai dengan sesi pembukaan yang diikuti dengan materi pertama berjudul “Overview: Manajemen Perpustakaan di Era Digital” oleh ibu Dr. Dessy Harisanty, MA. Sesi ini memberikan gambaran umum mengenai Konsep Perpustakaan Digital, Peluang dan Tantangan di Era Digital bagi Perpustakaan serta Perkembangan Karakter Pemustaka dan Pustakawan di Era Digital.

Materi selanjutnya “Strategi Pengembangan Perpustakaan berbasis Continuous Improvement“, di mana beliau memaparkan mengenai Konsep Continuous Improvement, Strategi-strategi Continuous Improvement dalam Konteks Perpustakaan Digital serta Evaluasi Program Perpustakaan Digital.

Setelah istirahat, acara dilanjutkan dengan sesi materi “Strategi Pengelolaan Perpustakaan berbasis Artficial Intelligence” yang disampaikan oleh Bapak Nisfu Asrul Sani, S.Kom., M.Sc. Pada sesi ini, beliau membahas berbagai tantangan yang dihadapi oleh perpustakaan saat ini serta solusi praktis untuk mengoptimalkan pengelolaan.

Materi terakhir, “Pemanfaatan Fitur Berbasis AI pada Layanan Perpustakaan Digital (Case Study/Praktik)” yang juga disampaikan oleh Bapak Nisfu Asrul Sani, S.Kom., M.Sc. Beliau menjelaskan bagaimana kecerdasan buatan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan layanan perpustakaan, Pengenalan layanan dan fitur AI yang tersedia, Penggunaan Fitur AI untuk layanan perpustakaan (case study) serta Antisipasi penyalahgunaan AI.

Seminar ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif, di mana peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan para narasumber mengenai implementasi materi yang telah disampaikan.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru dan inspirasi bagi pengelola perpustakaan dalam meningkatkan kualitas layanan dan pengelolaan perpustakaan di era digital saat ini.




Dosen UIT Lirboyo Kediri Melakukan Pendampingan Guru PAI SMPN Se-Kabupaten Nganjuk

Pai

Nganjuk – Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk melaksanakan kegiatan bimbingan teknis untuk guru PAI berkaitan dengan program baca tulis Al Qur’an pada 17-20  September 2024. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 4 hari dengan 4 materi utama. Materi kebijakan BTQ disampaikan oleh Dr. H. Ridwan, materi kurikulum BTQ disampaikan oleh Dr. Ali Anwar, materi pembelajaran BTQ disampaikan oleh Drs. H. Miftahul Huda, M. Pd.I dan materi tentang evaluasi program BTQ disampaikan oleh Dr. A. Jauhar Fuad.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMPN 2 Nganjuk. Kegiatan tahun ini sendiri merupakan tahun ketiga untuk tingkat SMP, dimana orientasi dari kegiatan tersebut 3 tujuan, yakni untuk meningkatkan kemampuan membaca, menulis, menghafal Alquran; menumbuhkan kecintaan generasi muda pada Al Qur’an; serta mengidentifikasi kemampuan baca tulis Al Qur’an pada jenjang SMP.

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 60 peserta terbaik dalam kelas A dan kelas B. Proses belajar dilakukan dengan menggunakan metode diskusi dan dilanjutkan dengan penugasan dengan cara mengidentifikasi masalah, kemudian dirumuskan dan dipecahkan.

Proses kegiatan berjalan baik, sekalipun setengah dari seluruh peserta yang hadir sudah pernah mengikuti program bimtek tahun sebelumnya. Pemateri berupaya agar materi dan penyampaian tidak sama dan memiliki pembaharuan dari tahun sebelumnya.




UIT Lirboyo Kediri Sukses Gelar Seminar Paradigma Studi Qur’an di Era Kontemporer Berbasis Pesantren

Seminar

Kediri – Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri telah sukses menyelenggarakan seminar ilmiah pada 5 September 2024 bertajuk “Paradigma Studi Qur’an di Era Kontemporer Berbasis Pesantren” sebagai puncak acara Annual Meeting Asosiasi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (AIAT) ke-7 tahun 2024. Seminar ini merupakan kolaborasi gemilang antara AIAT se-Indonesia, Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri, dan Institut Agama Islam Negeri Kediri.

Acara yang dihadiri oleh para akademisi, mahasiswa, dan praktisi ini dibuka oleh Rektor Universitas Islam Tribakti, Dr. Reza Ahmad Zahid, Lc., MA. Dalam sambutannya, Dr. Reza menggarisbawahi peran penting mahasiswa sebagai generasi Qur’ani yang seharusnya menginternalisasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam setiap aspek kehidupan mereka. Beliau menekankan bahwa dengan menegakkan nilai-nilai Al-Qur’an, mahasiswa dapat meraih syafaat dari Allah SWT dan menghidupkan semangat para pendahulu yang menyatukan dunia melalui kitab suci tersebut. Dr. Reza mengutip pernyataan penting dari penelitian mengenai persatuan umat Muslim melalui kekuatan Al-Qur’an:

“اصبح المسلمون بقوة القر ان امة متوحد بلغتها وفي شريعتها وفي دنيها وفي سياستها”

“Dengan kekuatan Al-Qur’an, umat Muslim bersatu dalam bahasa, syariat, agama, dan politik. Semua kembali kepada Al-Qur’an, menunjukkan barakah dari kehadiran Al-Qur’an.”

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan serangkaian penandatanganan perjanjian kerjasama sebagai berikut:

  1. Penandatanganan MOU antara Rektor UIT, Dr. H. Reza Ahmad Zahid, Lc., MA; dengan Pusat Studi Al-Qur’an (PSQ), Dr. Syahrullah Iskandar, MA; dan Ketua AIAT se-Indonesia, Prof. Dr. Sahiron Syamsuddin, MA.
  2. Penandatanganan MOA antara Dekan Fakultas Dakwah, Ushuluddin, dan Psikologi dengan PSQ dan AIAT se-Indonesia.
  3. Penandatanganan MOA antara Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi dengan PSQ dan AIAT se-Indonesia.

Seminar ini menghadirkan narasumber utama, yaitu Prof. Dr. Sahiron Syamsuddin, MA (Ketua AIAT se-Indonesia dan Dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta) serta Dr. Syahrullah Iskandar, M.A. (PSQ dan Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta). Keduanya memberikan wawasan mendalam tentang pemanfaatan ilmu alat, nahwu, sorof, balaghah, dan ushul fiqih dalam menyikapi problematika kontemporer. Prof. Dr. Sahiron Syamsuddin, MA. memperkenalkan teori Hermeneutika Ma’na cum Maghza yang mencakup tiga aspek penting: 1. Al Ma’na Al Tarikhi (Makna Historis)., 2. Al Maghza Al Tarikhi (Signifikansi Fenomenal Historis)., 3. Al Maghza Al Mutaharrik (Signifikansi Fenomenal Dinamis)

Teori ini bertujuan untuk membantu mufassir menghindari pemahaman literal dan memberikan jawaban yang relevan terhadap tantangan zaman modern, serta memastikan bahwa Al-Qur’an tetap relevan dan aplikatif di sepanjang masa.

Diskusi berlangsung aktif dan mendalam yang memfasilitasi peserta dalam berbagi pemikiran dan bertanya seputar topik seminar. Kualitas diskusi ini menciptakan suasana yang memperkaya dan meningkatkan pemahaman semua pihak yang terlibat.

Kedepannya diharapkan ilmu yang dibagikan melalui seminar ini dapat memberi manfaat yang luas dan mendalam bagi semua peserta serta mendukung upaya bersama dalam memperdalam studi Al-Qur’an di era kontemporer.




Dosen UIT Lirboyo Menjadi Keynote Speaker Acara The 7th AIAT Se-Indonesia Annual Meeting & International Conference

Dosen Keynote

Kediri – Pada tanggal 4 September 2024, Dosen Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri, Dr. Didik Andriawan, M.Th.I, mendapat kehormatan ditunjuk menjadi keynote speaker dalam acara The 7th AIAT Se-Indonesia Annual Meeting & International Conference yang diselenggarakan di IAIN Kediri. Acara tersebut merupakan acara tahunan yang diprakarsai oleh Asosiasi Ilmu al-Quran dan Tafsir dan menjadi salah satu kerjasama antara IAIN Kediri serta UIT Lirboyo Kediri.

Acara ini dihadiri oleh para akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai institusi di seluruh Indonesia. Event tersebut memiliki kontribusi penting dalam pengembangan studi keislaman, khususnya dalam bidang Ilmu Alquran dan Tafsir, di Indonesia. Acara ini menjadi salah satu platform utama bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk berbagi hasil penelitian terbaru dan pemikiran dalam bidang Ilmu Alquran dan Tafsir. Hal ini juga membantu memperkaya pemahaman dan memperluas wawasan tentang berbagai interpretasi Alquran sesuai dengan konteks sosial, budaya, dan perkembangan zaman.

Dalam presentasinya, Didik Andriawan menyampaikan materi berjudul “Quranic Studies in Indonesia and Türkiye: A Review of Traditions, Paradigms, and Research Frameworks” yang berfokus pada pendekatan studi al-Quran di Turki. Ia menekankan pentingnya menelaah problem klasik yang belum terselesaikan yang bisa berdampak pada penelitian modern.

Acara ini dihadiri oleh berbagai kalangan termasuk dosen, mahasiswa dan akademisi yang berasal dari berbagai universitas dan institusi di Indonesia, seperti dari Lombok, Kalimantan, Jambi, Jakarta dan sejumlah daerah lainnya. Selain presentasi dari Didik Andriawan, acara ini juga menampilkan berbagai sesi diskusi panel dan presentasi lainnya yang membahas topik-topik terkait tema Ilmu al-Quran dan Tafsir.

Acara tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang diadakan selama empat hari, yaitu 2-5 September 2024 dengan mengusung tema besar “Towards a Surah Based Research on the Qur’an“. Tema tersebut dipilih untuk membedah penelitian berbasis surah yang dinilai memiliki kontribusi efektif untuk melengkapi studi al-Quran dan tafsir yang sudah ada.

Keikutsertaan Didik Andriawan sebagai keynote speaker dalam acara Annual Meeting and Conference AIAT ini tidak hanya menunjukkan peran akademik yang luar biasa, tetapi juga memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Acara ini diharapkan dapat menjadi landasan kuat bagi kolaborasi akademik dan penelitian di masa depan.

Dengan berakhirnya acara ini, diharapkan akan semakin banyak inisiatif dan kerjasama antara akademisi dan praktisi yang dapat mendukung kemajuan pendidikan dan penelitian di Indonesia, terutama dalam bidang kajian Ilmu al-Quran dan Tafsir.




Rapat Tinjauan Manajemen UIT Lirboyo Kediri 2024

Rapat

Kediri – Lembaga Penjamin Mutu (LPM) Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri menggelar Rapat Tinjauan Manajemen Tahun 2024 pada hari Selasa 20 Agustus 2024. Rapat Tinjauan Manajemen tersebut dipimpin oleh Rektor UIT Lirboyo Kediri Dr. KH. Reza Ahmad Zahid, Lc., M.A. Pada rapat ini dipaparkan tentang hasil AMI (Audit Mutu Internal) Tahun 2024. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi kelemahan dan tantangan yang UIT Lirboyo Kediri hadapi sekaligus untuk mengetahui aspek pencapaian dan kemajuan yang telah diperoleh UIT Lirboyo Kediri.

Rapat Tinjauan Manajemen Tahun 2024 diselenggarakan di Aula KH. Mahrus Aly, Kampus UIT Lirboyo Kediri. Selasa 20 Agustus 2024.

Ketua LPM UIT Lirboyo Kediri Drs. H. abd. Halim Mustofa, M.H.I, menyatakan banyak temuan dari hasil AMI tahun 2024. Hasil AMI ini merupakan cerminan dari berbagai upaya dan program yang telah UIT Lirboyo Kediri lakukan pada Tahun akademik 2023-2024. ”Hal ini tidak akan menjadi apa-apa jika tidak ditindaklanjuti. Oleh karena itu hendaknya dapat diimplementasikan sepenuhnya oleh seluruh unit terkait pada pelaksanaan AMI Tahun 2024. Dengan harapan tidak ditemukan temuan lagi, kalau yang nilainya rendah diharapkan untuk naik sehingga tidak menjadi temuan lagi. Hasil AMI yang diperoleh hendaknya menjadi rujukan dalam melakukan perencanaan program pada RKAT Tahun 2024-2025.”, ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Dr. Ahmad Khorul Mutamir menyampaikan bahwa AMI menjadi bagian dari Siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi (pelaksanaan), Pengendalian (pelaksanaan), dan Peningkatan Standar Dikti atau PPEPP dalam pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) untuk memantau ketercapaian standar yang telah ditetapkan pada unit akademik dan unit non-akademik di lingkunan UIT Lirboyo Kediri serta upaya peningkatan mutu secara berkelanjutan bagi terwujudnya budaya mutu. Selain itu, kegiatan tersebut sekaligus untuk persiapan ketersediaan data dan dokumen bagi pelaksanaan SMPE, baik akreditasi nasional maupun internasional.

Rangkaian kegiatan AMI tahun 2024 telah berjalan dengan lancar, dimana pelaksanaannya berjalan selama hampir lima bulan. Persiapan sudah dimulai sejak bulan Maret hingga Juli, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pengembangan instrument AMI dengan ruang lingkup Standar Mutu UIT Lirboyo Kediri, Penilaian Lembaga Akreditasi, serta IKU: Rekrutmen Auditor, sosialisasi instrument AMI kepada auditee dan auditor; pengembangan aplikasi kemudian disebut SIAMI. Penggunaan SIAMI untuk tahun ini melibatkan 13 program Studi jenjang SI, dan dua program S2 dengan 10 Auditor.