UIT Lirboyo Kediri dan Universiti Malaya Wales Jalin Kerja Sama Internasional

Whatsapp image 2025 09 13 at 12.00.47

MALAYSIA – Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri terus memperluas jaringan akademik global dengan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama Universiti Malaya Wales (UMW) Malaysia  (10/9/2025). Kesepakatan kerja sama ini berlaku mulai 15 September 2025 hingga 15 September 2028.

Penandatanganan dilakukan oleh Wakil Rektor UIT Lirboyo Kediri, Dr. H. A. Jauhar Fuad, M.Pd., dan Vice Chancellor sekaligus CEO UMW, Prof. Dr. Roselina Ahmad Saufi, FCMI. Dalam sambutannya, Dr. Jauhar Fuad menegaskan bahwa kerjasama internasional adalah bentuk komitmen pengembangan kampus sebagai bagaian dari Glokalisasi kampus. Glokalisasi adalah proses menggabungkan elemen-elemen global dengan kebutuhan, nilai, dan praktik lokal untuk menciptakan sesuatu yang baru dan relevan, seringkali dalam konteks bisnis dan budaya. Istilah ini adalah gabungan dari kata globalisasi dan lokalisasi, yang mencerminkan adanya kecenderungan universalisasi (global) sekaligus partikularisasi (lokal) dalam berbagai aspek kehidupan.

Whatsapp image 2025 09 13 at 12.00.48

“MoU ini bukan hanya simbol kerja sama, melainkan langkah konkret agar UIT Lirboyo Kediri hadir sebagai kampus yang memberi dampak. Kami ingin setiap kolaborasi internasional memberikan manfaat langsung bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kapasitas mahasiswa,” ujarnya.

Melalui MoU ini, UIT Lirboyo Kediri dan UMW sepakat mengembangkan berbagai program kolaboratif, di antaranya Student mobility dan program dosen tamu, publikasi dan penelitian bersama, penyelenggaraan kursus dan konferensi ilmiah, serta program lain sesuai kesepakatan bersama.

Selain itu, kedua universitas menekankan pentingnya perlindungan hak kekayaan intelektual, kerahasiaan informasi, kepatuhan pada regulasi anti-korupsi, serta perlindungan data pribadi. MoU juga menegaskan penyelesaian perselisihan dilakukan secara musyawarah, serta bersifat non-eksklusif sehingga masing-masing pihak tetap dapat menjalin kerja sama dengan institusi lain.

Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat kualitas akademik, memperluas peluang riset, serta membuka akses internasional yang lebih luas bagi mahasiswa dan dosen UIT Lirboyo Kediri serta bermanfaat kepada masyarakat.

Whatsapp image 2025 09 13 at 12.01.47




UIT Lirboyo Kediri Perluas Jejaring Global dengan INTI International University Malaysia

Whatsapp image 2025 09 13 at 11.38.29

MALAYSIA — Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri kembali mencatat langkah penting dalam pengembangan jejaring internasional melalui kunjungan resmi ke INTI International University Malaysia. Pertemuan yang berlangsung pada Selasa (9/9/2025) ini dipimpin Wakil Rektor UIT Lirboyo Kediri, Dr. H. A. Jauhar Fuad, M.Pd., dan disambut langsung oleh jajaran pimpinan INTI, di antaranya Pro Vice Chancellor Prof. Dr. Wong Ling Shing, Director of International Relation and Collaboration Centre (IRCC) AP. Ts. Dr. Choo Wou Onn, Prof. Ir. Dr. Malathy Batumaly, serta Nasrah Ab Ghani.

Dalam forum tersebut, kedua institusi menyepakati sejumlah program strategis, termasuk student mobility selama satu semester bagi mahasiswa. Program ini sudah berjalan melalui keikutsertaan dua mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam UIT Lirboyo Kediri yang tengah menempuh perkuliahan di INTI International University Malaysia.

Program student mobility berikutnya dijadwalkan terbuka bagi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis pada Januari 2026. UIT Lirboyo Kediri menyambut baik program tersebut dengan mempersiapak mahasiswa untuk di berangkatkan di INTI International University.

Selain pertukaran pelajar, kesepakatan juga mencakup kerja sama penelitian bersama serta publikasi di jurnal internasional bereputasi Scopus. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat posisi UIT Lirboyo Kediri dalam kancah akademik global,” ujarnya.

Whatsapp image 2025 09 13 at 11.41.17

UIT Lirboyo Kediri menilai, terdapat potensi besar untuk mengembangkan pertukaran budaya, seminar internasional, hingga kolaborasi pengembangan kurikulum. “Kerja sama ini bukan hanya membuka akses mahasiswa UIT Lirboyo Kediri ke pendidikan global, tetapi juga peluang riset lintas disiplin,”. tambahnya

Forum Group Discussion (FGD) turut menghadirkan mitra akademik lain, termasuk Rektor Universitas Almuslim Bireuen, Dr. Marwan, M.Pd., serta perwakilan Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Jawa Timur. Forum Group Discussion (FGD) tersebut menjadi ruang strategis dalam merumuskan arah kerja sama konkret antar perguruan tinggi.

Melalui sinergi dengan INTI International University Malaysia, UIT Lirboyo Kediri menegaskan komitmennya dalam memperluas wawasan mahasiswa dan dosen, meningkatkan kualitas riset, serta menjawab tantangan globalisasi pendidikan tinggi di masa depan.

Whatsapp image 2025 09 13 at 11.41.13




UIT Lirboyo Kediri Teken MoU dengan KBRI Kuala Lumpur, Perkuat Akses Pendidikan Anak Pekerja Migran

Whatsapp image 2025 09 13 at 11.12.51

MALAYSIA— Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri menjadi salah satu dari 102 perguruan tinggi di Indonesia yang menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur. Kesepakatan ini bertujuan memperkuat akses pendidikan bagi anak-anak pekerja migran Indonesia di Malaysia.

Penandatanganan MoU dipusatkan di Nilai Springs Resort Hotel, Putra Nilai, Negeri Sembilan, Malaysia, Selasa (9/9/2025). UIT Lirboyo Kediri diwakili oleh Wakil Rektor, Dr. H. A. Jauhar Fuad, M.Pd., bersama para rektor dan pimpinan perguruan tinggi se-Indonesia. Acara turut dihadiri 77 pengelola Sanggar Bimbingan (SB) se-Malaysia, Duta Besar RI untuk Malaysia, serta jajaran KBRI Kuala Lumpur.

Whatsapp image 2025 09 13 at 11.09.08

Dalam sambutannya, Duta Besar RI untuk Malaysia, Dato’ Indera Hermono, menegaskan pentingnya perhatian pemerintah terhadap pendidikan anak-anak pekerja migran Indonesia di Malaysia. Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa perguruan tinggi di Indonesia memiliki peran besar dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan bagi mereka. Menurutnya, jika anak-anak pekerja migran tidak memperoleh pendidikan yang layak, maka akan tercipta lingkaran kebodohan yang diwariskan secara turun-temurun.

“Kami percaya melalui sinergi ini, pendidikan anak-anak pekerja migran dapat ditingkatkan sehingga mereka tidak tertinggal dalam memperoleh hak pendidikan. Program ini juga memperkuat citra positif Indonesia di mata dunia,” ujarnya.

Kerja sama ini, lanjut Hermono, juga menjadi warisan berharga bagi masyarakat Indonesia serta memperkuat citra positif bangsa di kancah internasional.

Acara dilanjutkan dengan diskusi bersama Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Kuala Lumpur. Forum tersebut menghasilkan sejumlah poin penting kerja sama antara KBRI, pengelola Sanggar Bimbingan, dan perguruan tinggi Indonesia, khususnya untuk mendukung akses pendidikan anak-anak migran.

MoU ini berlaku selama empat tahun dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan. Melalui kerja sama tersebut, UIT Lirboyo Kediri berpeluang memperluas jejaring akademik dengan universitas di Malaysia, serta membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengikuti program magang internasional, summer course, hingga forum akademik regional.

Sebelumnya, sepanjang tahun 2025, UIT Lirboyo Kediri telah mengirim tiga angkatan mahasiswa untuk melaksanakan KKN dan PPL Internasional di Malaysia. Ke depan, kerja sama dengan KBRI Kuala Lumpur diharapkan semakin memperkuat profil lulusan UIT agar mampu bersaing di tingkat global.

Whatsapp image 2025 09 13 at 11.12.50




Mahasiswa UIT Lirboyo Bertemu Itjen Kemlu DCM KBRI Kuala Lumpur, Dapat Dukungan untuk Dampingi Anak Migran

Gambar whatsapp 2025 09 13 pukul 14.31.48 15b2ff15

Kuala Lumpur, 10/09/2025 – Mahasiswa Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Program Pengalaman Lapangan (PPL) Internasional di Malaysia mendapatkan sambutan hangat dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur.

Dalam kunjungan ke Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) pada Rabu (10/9), para mahasiswa bertemu langsung dengan Deputy Chief of Mission (DCM) KBRI Kuala Lumpur, Bapak Danang Waskito, yang juga menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Luar Negeri RI. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada mahasiswa UIT Lirboyo yang telah mendampingi dan membersamai anak-anak pekerja migran Indonesia selama program berlangsung.

Gambar whatsapp 2025 09 13 pukul 14.33.17 f4f4449c

“Kami sangat mengapresiasi semangat adik-adik mahasiswa. Kehadiran kalian di tengah anak-anak pekerja migran bukan hanya memberi ilmu, tetapi juga harapan. Terima kasih sudah turut berkontribusi dalam upaya mencerdaskan generasi bangsa meski jauh dari tanah air,” ungkap Pak Danang.

Program KKN dan PPL Internasional UIT Lirboyo sendiri dilaksanakan mulai 30 Agustus hingga 27 September 2025, dengan lokasi kegiatan di sejumlah sanggar pendidikan anak-anak migran Indonesia di Kuala Lumpur. Program ini mendapatkan perhatian khusus dari KBRI Kuala Lumpur, karena dinilai mampu memberikan dampak positif dalam penguatan pendidikan dan keagamaan bagi anak-anak migran.

Hal senada juga disampaikan oleh Bu Friny Naspati, Kepala Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Beliau menegaskan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi di Indonesia dengan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur merupakan langkah penting dalam mendukung pendidikan anak-anak WNI di Malaysia.

Gambar whatsapp 2025 09 13 pukul 14.31.49 0664fa59 Gambar whatsapp 2025 09 13 pukul 14.37.55 e8e29e30

“Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi bisa terus berlanjut dalam bentuk program-program lain. Mahasiswa Indonesia memiliki peran penting dalam memperkuat hubungan pendidikan, budaya, dan kepedulian sosial di luar negeri,” jelas Bu Friny.

Acara kunjungan tersebut juga dirangkai dengan penandatanganan kerja sama antara SIKL (Sekolah Indonesia Kuala Lumpur) dengan UIT Lirboyo. Momentum ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi lebih banyak peluang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat lintas negara.

Dengan adanya dukungan dari KBRI Kuala Lumpur dan SIKL, mahasiswa UIT Lirboyo semakin termotivasi untuk menyelesaikan program pengabdian internasional ini dengan sebaik-baiknya. Mereka berkomitmen membawa nama baik kampus, bangsa, serta terus menebarkan manfaat bagi masyarakat Indonesia, khususnya anak-anak migran di Malaysia.




Antusias! Mahasiswa Baru KPI UIT Lirboyo Belajar Akses Referensi Digital melalui iPusnas

Whatsapp image 2025 09 09 at 09.10.26

KEDIRI — Mahasiswa baru Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri mengikuti kegiatan pembelajaran pemanfaatan aplikasi iPusnas di Perpustakaan Kampus, Senin (8/9/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah Pengantar Dakwah yang diampu oleh dosen Amalia Rosyadi, S.Kom.I., M.Med.Kom. Ia mengajak mahasiswa sejak dini mengenal sumber referensi digital yang valid, kredibel, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam sesi tersebut, pustakawan Nabilatul Rosida, S.IP., dan M. Syah Rizal Niqie, M.Pd., memberikan sosialisasi penggunaan iPusnas. Mahasiswa diperkenalkan mulai dari cara membuat akun, mencari koleksi digital, hingga teknik mengutip sumber referensi langsung melalui aplikasi.

Suasana belajar berlangsung interaktif. Para mahasiswa tampak antusias mencoba setiap langkah yang dipandu pustakawan. Salah satu peserta, Marsha, mengaku sangat terbantu dengan kegiatan ini. “Awalnya saya tidak tahu kalau ada aplikasi iPusnas. Setelah dikenalkan, saya baru sadar banyak e-book yang bisa digunakan sebagai sumber penelitian. Saya merasa terbantu sekali karena sebelumnya belum pernah memanfaatkannya,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa baru KPI memiliki bekal keterampilan literasi digital sejak awal perkuliahan, sehingga lebih siap dalam menyusun tugas akademik maupun penelitian di masa mendatang.