LP3M UIT Lirboyo Kediri Kirim Tiga Delegasi pada Forum Penguatan Kapasitas Pengelola Jurnal PTKIS Kopertais IV Jatim

Delegasi

SURABAYA — Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri mengirimkan tiga delegasi pada kegiatan Penguatan Kapasitas Pengelola Jurnal Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) yang digelar Kopertais Wilayah IV Jawa Timur, Jumat–Sabtu (29–30/8/2025) di Hotel Santika Premiere Gubeng, Surabaya.

Delegasi LP3M UIT Lirboyo terdiri atas Edi Nurhidin, M.Pd.I., Nailal Mina, S.HI., M.Pd.I., dan Ahmad Ridwan, S.S., M.Hum. Turut hadir pula Wakil Rektor I UIT Lirboyo, Dr. H. A. Jauhar Fuad, S.Pd.I., M.Pd., yang sekaligus menjadi salah satu pengurus Kopertais Wilayah IV Jawa Timur.

Delegasi 3

Kegiatan dibuka secara resmi dengan arahan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Prof. Dr. H. Suyitno, M.Ag. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa setiap PTKIS perlu memiliki distingsi masing-masing dalam penyelenggaraan pendidikan. Distingsi yang dimaksud tidak sekedar beda tapi dapat diwujudkan melalui ranah pendidikan pengajaran baik dari sisi academic skill, life skill maupun soft skill yang dibutuhkan oleh pasar dan ranah penelitian yang menjadi problem solving bagi masyarakat.

Delegas 2

Sejumlah narasumber turut menyampaikan materi penting, di antaranya Ahmad Hanif Asyhar, M.Si. (UIN Sunan Ampel Surabaya) dengan topik Optimalisasi Skor SINTA bagi Dosen dan Institusi PTKIS, Dr. Muhammad Anas Maarif, M.Pd. (Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto) dengan materi Dosen Berkarya, Dosen Berdampak: Menulis sebagai Sarana Kontribusi Ilmiah dan Hanif Amrulloh ZA (Universitas Ma’arif Lampung) dengan materi Tata Kelola Rumah Jurnal dan Penguatan Kualitas Artikel melalui Peer Review Profesional.

Melalui forum ini, LP3M UIT Lirboyo menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola rumah jurnal, memperluas jejaring akademik, serta mengoptimalkan kontribusi riset yang berdampak langsung pada pemecahan persoalan masyarakat.




Penguatan Kapasitas Pengelola Jurnal dan Rapat Koordinasi

Whatsapp image 2025 09 04 at 16.23.17

SURABAYA — Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (Forpim) melaksanakan rapat koordinasi di sela kegiatan Penguatan Kapasitas Pengelolaan Jurnal pada Jumat (29/8). Acara ini dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Dirjen Pendidikan Islam Prof. Dr. Amin Suyitno, M.A., Koordinator Kopertais Wilayah IV Jawa Timur Prof. Ahmad Muzakki, Ph.D., Wakil Koordinator Kopertais IV Dr. H. Sumarkan, Sekretaris Kopertais IV Dr. H. M. Hasan Ubaidillah, S.H.I., M.Si., Ketua Forpim Dr. H. Abdul Aziz, M.Si., serta Wakil Ketua Forpim Dr. H. A. Jauhar Fuad, M.Pd.

Whatsapp image 2025 09 04 at 16.23.38

Dalam sambutannya, Prof. Suyitno menegaskan kembali pentingnya pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat. Ketiga dharma ini merupakan satu kesatuan kinerja untuk mencerdaskan bangsa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui ilmu pengetahuan dan teknologi.

Selain itu, dibahas pula urgensi publikasi ilmiah sebagai sarana penyebaran hasil penelitian dan pemikiran akademis. Publikasi melalui jurnal, buku ilmiah, prosiding, hingga artikel populer dinilai penting untuk memajukan ilmu pengetahuan, meningkatkan kredibilitas peneliti, melindungi hak kekayaan intelektual, serta memperluas jejaring akademik.

Kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi pengurus Forpim yang membahas sejumlah isu strategis, di antaranya,

  1. Kuota sertifikasi dosen tahun 2025, dengan mempertimbangkan masa kerja dan jabatan fungsional,

  2. Pemutakhiran data serdos Kopertais IV terkait laporan beban kerja dosen,

  3. Penyesuaian gaji sertifikasi dosen sesuai regulasi terbaru BKN dan Perpres 2024,

  4. Proses pengajuan jabatan akademik Lektor Kepala, termasuk biaya reviu artikel jurnal,

  5. Pendirian perguruan tinggi baru di Jawa Timur dengan mempertimbangkan aspek demografi dan jarak antarkampus.

Melalui kegiatan ini, Forpim menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola akademik, khususnya pengelolaan jurnal ilmiah, sekaligus menyelesaikan isu-isu krusial dalam peningkatan mutu dosen dan institusi pendidikan Islam di Jawa Timur.

Whatsapp image 2025 09 04 at 16.23.17 (1)




Jalin Kerjasama Internasional, Fakultas Psikologi UIT Lirboyo Kediri Siap Mencapai Misi Berdaya Saing Global

Whatsapp image 2025 09 01 at 12.48.57

BALI — Fakultas Psikologi Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri memperluas jejaring internasional dengan menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Agreement/MoA) bersama sejumlah asosiasi psikologi terkemuka dunia. Penandatanganan berlangsung pada Jumat (22/8) di Aston Kuta Hotel & Residence, Bali, dalam rangkaian kegiatan BRICS+ Inaugural Meeting and Mini Conference.

Kerja sama ini melibatkan The Psychological Society of South Africa (PsySSA), University of the Chinese Academy of SciencesState Key Lab of Cognitive Science and Mental HealthChinese Psychological Society, The National Academy of Psychology (NAOP) India, serta The Brazilian Society of Psychology.

Fakultas Psikologi UIT Lirboyo Kediri diwakili oleh Beti Malia Rahma Hidayati, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Sementara itu, PsySSA diwakili oleh Daniël den Hollander dan Quraisha Baig; Chinese Psychological Society oleh Prof. Buxin Han; NAOP oleh Dr. Sanjay Kumar; serta The Brazilian Society of Psychology oleh Maycoln Leôni Martins Teodoro, Associate Professor di Department of Psychology, Federal University of Minas Gerais (UFMG), Brasil.

Untitled design

(Dari atas) Penandatanganan MoA bersama The National Academy of Psychology (NAOP), The Brazilian Society of Psychology, dan The Psychological Society of South Africa (PsySSA).

Whatsapp image 2025 09 01 at 12.48.57 (1)

Photo bersama sebelum Gala Dinner

Penandatanganan MoA dilakukan pada sesi penutupan Mini Conference dan dilanjutkan dengan Gala Dinner The Inaugural Meeting of BRICS+ Psy Union di Sugar & Spice Restaurant, Aston Kuta. Pada kesempatan tersebut juga ditandatangani Letter of Intent tambahan sebagai bentuk penguatan komitmen kerja sama akademik berkelanjutan.

Untitled design (1)

(Dari kiri atas, searah jarum jam) Penandatanganan IA bersama The National Academy of Psychology (NAOP), Penandatanganan IA bersama The National Academy of Psychology (NAOP), The Brazilian Society of Psychology, The Psychological Society of South Africa (PsySSA), dan Chinese Psychological Society.

Melalui kolaborasi ini, Fakultas Psikologi UIT Lirboyo Kediri berharap dapat meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, sekaligus berkontribusi pada pengembangan ilmu psikologi di tingkat global.




Pelepasan Mahasiswa KKN Internasional Angkatan 3 UIT Lirboyo: Rektor Beri Motivasi dan Pesan Pengabdian

Gambar whatsapp 2025 08 28 pukul 15.59.46 4867fbbb

Lirboyo, (28/08/2025) – Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo resmi melepas 15 mahasiswa yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) pada Kamis (28/8) bertempat di Masjid Al-Mahrus. Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri langsung oleh Rektor UIT Lirboyo, Beliau Dr. KH. Reza Ahmad Zahid, Lc., MA. serta para wakil rektor, Kepala LP3M, Kaprodi Pendidikan Agama Islam (PAI), Ketua Studi PSGA, Ketua LPBUIK, serta para dosen pembimbing yaitu Ibu Beti Malia Rahma Hidayati dan Ibu Dwita Nurulita.

Dalam sambutannya, Rektor UIT Lirboyo menyampaikan rasa bangga sekaligus memberikan pesan penuh motivasi kepada para mahasiswa. Beliau menekankan pentingnya menjaga nama baik serta marwah kampus melalui sikap, perilaku, dan kontribusi positif di tengah masyarakat.

Img 4136

Img 4151

 

“Mahasiswa UIT Lirboyo harus menjadi teladan, membawa nilai-nilai pesantren, serta mampu menjaga almamater di manapun berada. KKN bukan sekadar pengabdian, tetapi juga ladang pembelajaran sekaligus sarana mengamalkan ilmu,” ungkap Rektor dalam arahannya.

Selain itu, Rektor juga berpesan agar para mahasiswa senantiasa menjaga ibadah, menjunjung tinggi budaya akademik, serta tetap mengedepankan nilai keislaman dalam setiap aktivitasnya.

Beliau juga menekankan pentingnya mahasiswa untuk menjaga ibadah, disiplin, serta menjunjung tinggi budaya akademik selama menjalani program ini. Dengan semangat itu, diharapkan mahasiswa mampu memberikan kontribusi positif, baik di lingkungan masyarakat dalam negeri maupun di kancah internasional.

Sementara itu, para dosen pembimbing, Ibu Beti Malia Rahma Hidayati dan Ibu Dwita Nurulita, menegaskan kesiapan mereka mendampingi mahasiswa dalam menjalani proses pengabdian, agar kegiatan KKN dan PPL Internasional berjalan lancar dan memberikan manfaat luas.

Img 4149

Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan serta kelancaran perjalanan mahasiswa. Doa tersebut menjadi penguat semangat bagi mahasiswa yang akan mengemban amanah sebagai perwakilan dari kampus dan agen perubahan di tengah masyarakat.




Ketua PSGA UIT Lirboyo Kediri Hadiri Sosialisasi Pengarusutamaan Gender Kota Kediri

Picture4

Kediri, 28 Agustus 2025 — Pemerintah Kota Kediri melalui program Pengarusutamaan Gender (PUG) menggelar sosialisasi bertema “Penguatan Sinergitas untuk Membangun Kota Kediri yang Responsif Gender” pada Rabu (27/8) di Ballroom Lotus Garden Hotel, Mojoroto, Kota Kediri.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, S.H., M.Kn., yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkeadilan gender.

Acara tersebut dihadiri aparat penegak hukum, perwakilan lembaga masyarakat, pelaku dunia usaha, serta pejabat dan staf instansi terkait. Dari kalangan akademisi, hadir Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri, Amalia Rosyadi, M.Med.Kom.

Picture5

Para akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Kediri turut hadir. Tampak dalam foto, Ketua PSGA UIN Syech Wasil, Dr. Lutfi, dan Dosen Universitas Kadiri, Ibu Eko, bersama Ketua PSGA UIT Lirboyo Kediri, Amalia Rosyadi, M.Med.Kom.

Sosialisasi ini bertujuan memperkuat pemahaman konseptual sekaligus mengintegrasikan praktik pembangunan responsif gender di Kota Kediri. PUG dipandang sebagai strategi penting untuk memastikan seluruh kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan mampu menghadirkan manfaat yang setara bagi laki-laki maupun perempuan, serta terbebas dari praktik diskriminatif.

Hadir sebagai narasumber, Dr. Arie Cahyono, SSTP., M.Si., dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa PUG bukan sekadar jargon, melainkan strategi utama pembangunan.

Picture6

Narasumber dari BPSDM Provinsi Jawa Timur, Dr. Arie Cahyono, SSTP., M.Si., memaparkan materi PUG.

“Kesetaraan gender harus menjadi roh dalam setiap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan. Dengan begitu, manfaat pembangunan dapat dirasakan secara adil oleh laki-laki maupun perempuan,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa penerapan PUG juga merupakan kunci menciptakan pemerintahan yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada keadilan sosial. Tanpa kesetaraan gender, pembangunan daerah berisiko timpang dan berpotensi meninggalkan kelompok rentan.

Pemkot Kediri berharap melalui forum ini terjalin sinergi lintas sektor antara pemerintah, dunia usaha, masyarakat sipil, dan akademisi. Dengan kolaborasi tersebut, arah pembangunan di Kota Kediri diharapkan semakin responsif terhadap kebutuhan nyata masyarakat serta mendorong terciptanya pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.