Meriahkan CFD Simpang Lima Gumul, UIT Lirboyo Gaungkan Semangat Kuliah Islami

5

Kediri – Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses informasi pendidikan tinggi berbasis Islam dengan menggelar sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Ajaran 2025/2026 di Car Free Day (CFD) Simpang Lima Gumul pada Minggu, 4 Mei 2025. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya kampus untuk menjangkau masyarakat luas, khususnya generasi muda, dalam suasana santai namun informatif.
Dalam kegiatan tersebut, tim PMB UIT Lirboyo membuka stand informasi yang menyediakan brosur, layanan konsultasi jurusan, hingga pendaftaran langsung di tempat. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan pembagian merchandise, kuis berhadiah, dan edukasi seputar pentingnya pendidikan tinggi berbasis nilai-nilai keislaman. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pengunjung yang mampir dan berdialog langsung dengan tim promosi kampus.
Sosialisasi ini juga memperkenalkan sebanyak 14 program studi sarjana unggulan yang ada di UIT dan 2 program studi pada jenjang magister. UIT berharap melalui kegiatan ini, lebih banyak calon mahasiswa yang mengenal profil kampus dan tertarik melanjutkan pendidikan tinggi di lingkungan yang religius, berintegritas, dan berkualitas. Informasi lebih lanjut tentang PMB UIT dapat diakses melalui laman resmi atau langsung menghubungi kontak panitia.




Halal Bihalal dan Sarasehan LPT PWNU Jawa Timur: Pererat Silaturahmi dan Sinergi Pendidikan Tinggi NU

Unipdu

JOMBANG – Lembaga Perguruan Tinggi (LPT) PWNU Jawa Timur menggelar acara Halal Bihalal dan Sarasehan pada hari Sabtu, 26 April 2025 yang bertempat di Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (UNIPDU) Jombang. Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi antar civitas akademika perguruan tinggi NU, membangun budaya saling memaafkan, memperkuat nilai-nilai keislaman dan ke-NU-an, meningkatkan kerja sama akademik, serta meneguhkan persatuan untuk memajukan pendidikan tinggi NU agar lebih unggul dan kompetitif.

Acara dibuka dengan sambutan dari Prof. Junaidi, yang menyampaikan harapannya agar Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Dr. Fauzan, segera membangun sinergi dengan LPT PWNU Jawa Timur. Prof. Junaidi juga menekankan pentingnya mendorong kebijakan yang lebih berpihak kepada perguruan tinggi swasta (PTS), termasuk dalam pemberian tunjangan kinerja dosen PTS. Selain itu, kerja sama strategis melalui penandatanganan MoU antara LPTNU dan Universitas Terbuka (UT) diharapkan dapat memperkuat implementasi pembelajaran jarak jauh (PJJ) di lingkungan PTNU.

Dalam kesempatan yang sama, Gus Upik menegaskan pentingnya mempertahankan identitas lokal di lingkungan perguruan tinggi NU tanpa harus selalu mencantumkan nama NU secara eksplisit. Ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi UNIPDU dalam meningkatkan jumlah lulusan yang diterima di perguruan tinggi negeri, serta mengingatkan perlunya antisipasi terhadap dampak kebijakan PTN-BH terhadap keberlangsungan PTS.

Sementara itu, Gus Wafi menambahkan bahwa dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat, PTNU harus memperkuat kolaborasi antar lembaga serta memperluas kesempatan beasiswa, sebagaimana yang telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Dalam sesi sarasehan, Wakil Menteri Prof. Dr. Fauzan menekankan pentingnya penguatan kapasitas manajerial di lingkungan PTS. Ia memahami beratnya tantangan yang dihadapi PTS, mulai dari ketatnya persaingan penerimaan mahasiswa hingga keterbatasan lahan di wilayah perkotaan. Untuk itu, Prof. Fauzan mendorong PTS, khususnya PTNU, agar lebih kreatif dalam merancang program studi yang menarik, serta mengembangkan keunggulan spesifik yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Prof. Fauzan juga mengajak perguruan tinggi NU untuk mengadopsi semangat otonomi ala PTN-BH, yakni mengelola institusi secara fleksibel dan inovatif tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur ke-NU-an. Ia berharap pengembangan kepakaran dosen di PTNU dapat mendorong terwujudnya kampus yang berdampak nyata bagi masyarakat, terutama melalui kemitraan produktif dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dalam program strategis seperti swasembada pangan nasional.

Acara halal bihalal dan sarasehan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat soliditas, kolaborasi, dan merumuskan langkah bersama dalam menghadapi berbagai tantangan dan peluang di dunia pendidikan tinggi. Dengan semangat persatuan dan inovasi, LPT PWNU Jawa Timur optimis dapat melahirkan perguruan tinggi NU yang unggul, berdaya saing global, dan berkontribusi luas bagi kemajuan bangsa.




Ketua Pusat Studi Gender dan Anak Jadi Narasumber Seminar Parenting di yayasan Al-Azhar Kediri

IMG 20250427 WA0013

Sabtu, 26 April 2025 | Kediri — Yayasan Al-Azhar Kediri mengadakan seminar parenting bertema “Cerdas dan Bijak dalam Pola Asuh dan Pola Komunikasi untuk Membentuk Karakter Anak yang Unggul”, Sabtu (26/4), bertempat di halaman Masjid Yayasan Al-Azhar Kediri. Seminar ini dihadiri oleh para wali santri dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Kelompok Bermain (KB), TK Reguler, TK Alquran Bilingual, SD Reguler, SD Alquran Bilingual, hingga SMP Islam.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pra acara Wisuda Tahfidz Juz 30, sebagai bentuk apresiasi terhadap para santri yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an juz terakhir. Acara ini berlangsung penuh khidmat dan menjadi momen yang menyentuh bagi para orang tua yang hadir.
Dalam sesi inti seminar, peserta memperoleh pemaparan mendalam mengenai pentingnya pola asuh dan komunikasi yang efektif antara orang tua dan anak dalam membentuk karakter. Para narasumber menekankan bahwa keberhasilan pendidikan anak tidak hanya ditentukan oleh aspek akademik, tetapi juga oleh pola interaksi dalam keluarga.
Salah satu pemateri menyampaikan bahwa tantangan orang tua saat ini semakin kompleks, terutama di era digital yang penuh distraksi. Untuk itu, diperlukan pendekatan asuh yang bijak, penuh empati, dan adaptif terhadap kebutuhan perkembangan anak.
Sebagai narasumber, hadir Amalia Rosyadi Putri, S.I.Kom., M.Med.Kom, seorang praktisi komunikasi keluarga dan dosen ilmu komunikasi. Dalam penyampaianna, Amalia menekankan pentingnya sinergi antara pola asuh dan komunikasi yang efektif dalam membentuk karakter anak di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.
“Komunikasi yang sehat dalam keluarga menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan diri anak. Orang tua perlu hadir bukan hanya secara fisik, tapi juga secara emosional dan psikologis,” ungkap Amalia dalam sesi pemaparannya.
Amel juga menyoroti urgensinya memahami gaya komunikasi anak serta menghindari pola asuh otoriter yang kaku. Pendekatan berbasis dialog, empati, dan keteladanan dinilai jauh lebih efektif dalam membentuk pribadi anak yang mandiri dan berkarakter.
Selain penyampaian materi, seminar juga membuka sesi tanya jawab interaktif yang dimanfaatkan dengan antusias oleh para wali santri. Banyak dari mereka menyampaikan pengalaman pribadi dan bertanya seputar cara menghadapi dinamika perilaku anak di rumah.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Yayasan Al-Azhar Kediri dalam memperkuat kolaborasi antara sekolah dan keluarga, serta membentuk ekosistem pendidikan yang holistik dan berlandaskan nilai-nilai Islam. Sebagai pemateri ke 2 ada bu uswatun hasanah ,M.Psi dosen Psikologi UIT Lirboyo & ketua lembsga Psikologi terapan yang menekankan Pola Asuh Anak tidak boleh over protectif.

Penulis: Amalia Rosyadi
Editor : Sarah Aqila




UIT Lirboyo dan Universitas Islam An-Nur Lampung Jalin Kerja Sama Strategis Lewat MoU dan FGD

WhatsApp Image 2025 04 22 at 10.21.43 (1)

LIRBOYO (19/04/25) — Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring akademik dengan menggelar penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) serta Forum Group Discussion (FGD) bersama Universitas Islam An-Nur Lampung. Kegiatan ini berlangsung pada hari Sabtu, 19 April 2025, bertempat di Gedung Pascasarjana UIT Lirboyo.

Acara penting ini dihadiri oleh jajaran rektorat, pimpinan dan staf Program Pascasarjana UIT Lirboyo, serta staf dari Lembaga Pengembangan Bahasa, Urusan Internasional dan Kerja Sama (LPBUIK). Tak ketinggalan, para mahasiswa juga turut menyambut dan mengikuti jalannya kegiatan dengan antusias.

Penandatanganan MoU antara kedua institusi ini menjadi langkah awal dalam menjalin kolaborasi akademik yang mencakup pertukaran dosen dan mahasiswa, penelitian bersama, pengembangan kurikulum, hingga program pengabdian masyarakat.

   

 

Dalam sambutannya, Rektor UIT Lirboyo Dr. KH. Reza Ahmad Zahid, Lc., MA. menyampaikan harapan besar atas kerja sama ini. “Kami menyambut baik sinergi ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat kualitas pendidikan Islam di Indonesia. Semoga ke depan, kolaborasi ini tidak hanya berhenti pada MoU, tetapi terus berkembang menjadi berbagai program nyata yang berdampak luas,” ujarnya.

Forum Group Discussion (FGD) yang menyusul setelah penandatanganan MoU menjadi ruang dialog yang produktif, membahas strategi implementasi kerja sama, pengembangan program pascasarjana, serta tantangan dan peluang di era digitalisasi pendidikan.

Sementara itu, Rektor Dr. H. Andi Warisno, M.Mpd dari Universitas Islam An-Nur Lampung juga menyampaikan apresiasinya terhadap sambutan hangat dan keterbukaan UIT Lirboyo. Ia menyatakan bahwa kerja sama ini menjadi momentum penting untuk saling belajar dan bertumbuh, khususnya dalam penguatan kapasitas institusi dan SDM masing-masing.

 

Melalui kerja sama ini, diharapkan kedua institusi dapat saling menguatkan peran strategisnya dalam membangun peradaban Islam yang unggul, inklusif, dan berwawasan global.




Sinergi Ilmu dan Pengabdian: KKN-PPL Internasional Angkatan Pertama UIT Lirboyo Sukses di Malaysia

Kkn kl

KUALA LUMPUR (27/03/2025) — Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Internasional Angkatan Pertama yang diikuti oleh mahasiswa Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri telah berlangsung dengan sukses dan lancar di Malaysia. Program ini melibatkan lima mahasiswa, yaitu Asva Davi Bya, Bahir, Dodi Kurniawan, M. Khilmi Alfarisi, dan Muhammad Hafizh, serta didampingi oleh satu dosen pembimbing.

Kegiatan KKN-PPL ini dilaksanakan selama satu bulan di dua lokasi sanggar pendidikan di bawah naungan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur. Lokasi pertama adalah Sanggar Sungai Mulia yang terletak di daerah Gombak, dikelola oleh Ibu Mimin Mintarsih, Ketua Muslimat NU Malaysia. Lokasi kedua adalah Sanggar Jalan Kebun, dikelola oleh Ibu Yasmin, Ketua Pimpinan Ranting Istimewa Muslimat NU Malaysia.

Selama pelaksanaan, mahasiswa tidak hanya menjalankan kegiatan akademik seperti observasi dan praktik mengajar, tetapi juga aktif dalam program sosial dan pemberdayaan masyarakat. Beberapa kegiatan unggulan yang dilakukan antara lain bimbingan belajar, pelatihan penulisan aksara pegon Arab-Jawi, penguatan literasi keagamaan, serta pelatihan bela diri Pagar Nusa untuk siswa-siswi sanggar.

Dosen pendamping, Ibu Dwita Nurulita, menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan sambutan hangat dari masyarakat serta pengelola sanggar. “Kami sangat bersyukur kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar. Mahasiswa mampu beradaptasi dan menunjukkan dedikasi tinggi dalam proses belajar serta pengabdian. Sambutan hangat yang kami terima sejak awal menjadi pengalaman yang sangat berharga,” ungkapnya.

Salah satu mahasiswa peserta, Bahir, mengungkapkan rasa bangga dan syukur atas kesempatan yang diberikan. “Banyak pelajaran berharga yang kami dapatkan, bukan hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam hal empati, komunikasi, dan kerja sama tim di tengah masyarakat,” ujarnya.

Melalui program KKN dan PPL Internasional ini, UIT Lirboyo berharap dapat memperkuat relasi antara institusi pendidikan dan komunitas luar negeri, serta memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan berbasis komunitas. Ke depan, UIT Lirboyo berkomitmen untuk terus mendorong partisipasi mahasiswa dalam kegiatan internasional sebagai bagian dari upaya mencetak lulusan yang unggul secara intelektual dan tangguh dalam pengabdian sosial, berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.