Partisipasi UIT Lirboyo Kediri dalam Rapat koordinasi PTNU se Jawa Timur

Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) se-Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pada hari Minggu (23/02). Acara yang bertempat di Aula Pascasarjana Universitas Islam Lamongan (Unisla) ini menjadi momentum strategis bagi para rector, ketua dan direktur PTNU dalam memperkuat tata kelola kelembagaan serta mendorong implementasi Tridharma Perguruan Tinggi yang lebih unggul.
Hadir dalam kesemptan itu Wakil Rektor I Dr. H. A. Juahar Fuad, M.Pd dan Wakil Rektor III Yasin Nurfalah, M.Pd.I. Rakor ini diinisiasi oleh Lembaga Pendidikan Tinggi (LPT) PWNU Jawa Timur dengan mengundang seluruh pimpinan PTNU seluruh provinsi Jatim. Agenda penting dalam Rakor ini adalah pembahasan peningkatan kualitas akademik serta pendataan terbaru PTNU Jawa Timur untuk kebutuhan pengembangan program kerja ke depan.
Ketua LPT PWNU Jawa Timur, Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D., menegaskan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk mempererat sinergi antara PTNU dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang lebih professional, sinergis dan Bersama-sama menuju satu cita-cita yang sama. “kami ingin Perguruan Tinggi NU maju bersama, unggul bersama. Kita tak hanya butuh jalan Bersama, tapi juga melesat bersama” ungkapnya dalam sambutan.
Sebelum memulai Rakor internal, juga diselenggarakan side event yaitu seminar yang bertajuk “Melesatkan Tridharma dan Menguatkan Tata Kelola Kelembagaan Menuju PTNU Jawa Timur Unggul”. Sejumlah akademisi dan pejabat penting diundang sebagai narasumber, termasuk Kemendiktisaintek yang dihadiri oleh Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M. Pd selaku Sekretaris Ditjendiktisaintek, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama RI yaitu Prof. Dr. Phil. Sahiron , serta Ketua Umum Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan, yaitu Prof. Dr. Muchlas Samani, M. Pd. Acara semakin khidmat karena juga mendapat pengarahan dari Prof. Dr. H. Maskuri Bakri, M. Si sebagai Wakil Ketua PWNU Jawa Timur.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi koordinasi antara pimpinan PTNU dan asosiasi terkait, yang akan dipimpin oleh Dr. RM. Armaya Mangkunegara. Salah satu poin krusial dalam Rakor ini adalah merumuskan strategi peningkatan mutu PTNU di Jawa Timur agar mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional.
Peserta yang hadir juga diwajibkan mengisi formulir kesediaan menjadi bagian dari keanggotaan LPT PWNU Jawa Timur sebagai bentuk pembaruan data dan penyelarasan program kerja. Dengan adanya Rakor ini, diharapkan PTNU di Jawa Timur dapat semakin solid dalam mengembangkan pendidikan tinggi berbasis Nahdlatul Ulama yang unggul, berdaya saing, dan profesional.




Pipit Oktaviani sebagai koordinator tim tari tradisional UIT Lirboyo mengungkapkan motivasi, persiapan, dan harapannya. “Motivasinya ingin mengharumkan nama UIT Lirboyo dan Prodi PIAUD, mengasah minat dan bakat serta menambah prestasi. Persiapan dengan melakukan latihan dan mempersiapkan hal yang dibutuhkan. Harapan kedepannya semoga lebih banyak lagi prestasi yang dapat dihasilkan oleh mahasiswa UIT Lirboyo, dan kedepannya pihak universitas semangat lagi dalam mendukung dan menfasilitasi mahasiswa ketika perlombaan,” ungkapnya.
Kemenangan ini juga menunjukkan dukungan penuh segenap civitas pimpinan UIT Lirboyo terhadap pengembangan seni budaya dikalangan mahasiswa. Memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada mahasiswa kami yang ikut lomba tari mahasiswa PIAUD Se-Indonesia ini. Kemauan mereka mengikuti kompetisi ini luar biasa. Memang semangat seperti ini yang selalu kita tanamkan kepada mahasiswa. Semoga kedepanya mahasiswa dapat mengepakkan sayap dan membawa budaya tari Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi.