LPM UIT Lirboyo Kediri Gelar Sosialisasi Pentingnya Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015

WhatsApp Image 2025 02 19 at 11.56.23 cf1bfb67

KEDIRI – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri mengadakan sosialisasi sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 secara daring pada Rabu (19/2/2025) pukul 10.00–11.30 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pekerjaan, serta memperkuat mutu pelayanan di lingkungan kampus, baik bagi pihak internal maupun eksternal.

Sosialisasi ini menghadirkan dua narasumber ahli, yaitu Esa Putra Septiadi (Account Manager) dan Usi Nur Pamiliani (Technical Expert). Kegiatan ini juga diikuti oleh sejumlah pejabat akademik UIT Lirboyo Kediri, antara lain Dr. H. A. Jauhar Fuad, M.Pd. (Wakil Rektor I); Dr. H. Ahmad Fauzi, Lc., M.H.I. (Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis); Moch. Mukhlison, M.Pd.I. (Dekan Fakultas Dakwah dan Ushuluddin); Ahmad Badi’, S.H.I., M.Pd.I. (Dekan Fakultas Syariah dan Hukum); Beti Malia Rahma Hidayati, M.Psi., Psikolog (Dekan Fakultas Psikologi); Drs. H. Abd. Halim Mushthofa, MH., M.H.I. (Ketua LPM); Lathifatul Fajriyah, M.Pd. (Sekretaris LPM); Ahmad Masrukin, S.Ag., M.Pd.I. (Bidang Satuan Pengawas Internal); Muhamad Imam Mutamaqin, S.Si., M.Sc. (Bidang Satuan Akreditasi Eksternal); Siti Maria Ulfa, S.Pd. (Kepala TU LPM).

Acara dibuka oleh Dr. H. A. Jauhar Fuad, M.Pd, Wakil Rektor I, yang menekankan pentingnya penerapan Sistem Manajemen Mutu berbasis ISO sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan sumber daya manusia di UIT Lirboyo Kediri. Beliau berharap implementasi ISO 9001:2015 dapat menjadi branding kampus, meningkatkan tata kelola institusi, serta memperkuat kapasitas kelembagaan.

ISO 9001:2015 sendiri merupakan standar internasional dalam sistem manajemen mutu, yang mengarahkan organisasi untuk mengendalikan proses kerja secara efektif guna mencapai kepuasan pelanggan, kepatuhan terhadap regulasi dan perundang-undangan serta peningkatan mutu secara berkelanjutan. LPM UIT Lirboyo Kediri merencanakan penerapan ISO 9001:2015 secara bertahap, dimulai dari sertifikasi di LPM, kemudian diikuti oleh unit dan fakultas lainnya.

Dengan menerapkan sistem manajemen mutu berbasis ISO, UIT Lirboyo Kediri diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas unit kerja, meminimalkan kesalahan dalam proses kerja, mengurangi pekerjaan ulang dan meningkatkan produktivitas serta menyesuaikan diri dengan tuntutan pasar global yang semakin kompetitif

Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh civitas akademika UIT Lirboyo Kediri dapat bersinergi dalam menerapkan sistem manajemen mutu, sehingga institusi ini semakin berkualitas, profesional, dan diakui di tingkat nasional maupun internasional.




UIT Lirboyo Kediri Raih Penghargaan Kopertais Award 2025

Kopertais Award

SURABAYA – Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri meraih penghargaan Kopertais IV Award 2025 dalam kategori Auditor AMI Terbanyak Tahun 2024. Penghargaan ini diberikan dalam acara Rapat Pimpinan PTKIS (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta) Kopertais IV Surabaya, yang berlangsung pada 12-13 Februari 2025 di Hotel Santika Premiere Gubeng, Surabaya.

Acara ini mengusung tema “Penguatan Tata Kelola Kelembagaan PTKIS Menuju Rekognisi Internasional” dan dihadiri oleh Prof. Phil Sahiron, Guru Besar UIN Sunan Kalijaga sekaligus Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama RI (Kemenag RI), serta pimpinan perguruan tinggi swasta di bawah naungan Kopertais IV Surabaya.

Dalam sambutannya, Prof. Phil Sahiron menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi dengan perguruan tinggi luar negeri guna memastikan tata kelola yang memenuhi standar global.

Sementara itu, Prof. Akh. Muzakki, Guru Besar Bidang Sosiologi Pendidikan dan Koordinator Kopertais Wilayah IV Jawa Timur, menyoroti peran sinergi antarperguruan tinggi dalam menghadapi globalisasi pendidikan.

“Perguruan tinggi keagamaan Islam swasta harus mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia pendidikan global. Penguatan tata kelola kelembagaan menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing dan rekognisi internasional,” ujarnya.

Keberhasilan UIT Lirboyo Kediri dalam meraih penghargaan prestisius Kopertais IV Award 2025 menjadi bukti komitmen perguruan tinggi ini dalam meningkatkan akreditasi dan memperkuat kelembagaan di lingkungan Kopertais IV.

Penghargaan ini diberikan atas kontribusi UIT Lirboyo dalam mendorong peningkatan Audit Mutu Internal (AMI) secara aktif, yang berperan penting dalam penguatan sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi.

Selain pemberian penghargaan, Rapat Pimpinan PTKIS juga diisi dengan diskusi produktif mengenai tantangan yang dihadapi PTKIS dalam mencapai rekognisi internasional. Para narasumber dari berbagai perguruan tinggi terkemuka memberikan wawasan tentang penguatan tata kelola kelembagaan, peningkatan kualitas tenaga pengajar dan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran.

Sebagai penutup, rapat ini menghasilkan kesepakatan untuk memperkuat kolaborasi antar-PTKIS guna meningkatkan mutu pendidikan tinggi Islam di Indonesia. Diharapkan, melalui strategi yang disepakati, PTKIS dapat meraih pengakuan internasional dan semakin berkontribusi dalam dunia pendidikan global.

Penghargaan yang diraih UIT Lirboyo Kediri menjadi motivasi bagi perguruan tinggi berbasis pesantren untuk terus berinovasi dan meningkatkan daya saing di tingkat nasional maupun internasional.




UIT Lirboyo Kediri Perkuat Kelembagaan Menuju Rekognisi Internasional

Peningkatan

SURABAYA – Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri turut serta dalam Peningkatan Mutu Leadership Pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) Tahun 2025, yang diselenggarakan oleh Kopertais Wilayah IV Jawa Timur. Acara ini mengusung tema “Penguatan Tata Kelola Kelembagaan PTKIS Menuju Rekognisi Internasional” dan berlangsung pada 12-13 Februari 2025 di Hotel Santika Premiere Gubeng, Surabaya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Prof. Dr. Phil Sahiron, M.A., selaku Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama RI (Kemenag RI), serta sejumlah Rektor dan Ketua PTKIS se-Jawa Timur.

Acara ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola PTKIS agar mampu bersaing di tingkat internasional. Dalam forum ini, dibahas berbagai strategi, termasuk peningkatan mutu akademik, efisiensi pengelolaan administrasi serta langkah-langkah konkret menuju rekognisi internasional

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Phil Sahiron menegaskan dukungan pemerintah dalam mendorong PTKIS meraih rekognisi internasional.

“PTKIS harus berani berinovasi, memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi luar negeri, serta memastikan sistem tata kelolanya memenuhi standar global,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Akh. Muzakki, M.Ag., Grad.Dip.SEA., M.Phil., Ph.D., selaku Koordinator Kopertais Wilayah IV Jawa Timur, menekankan pentingnya sinergi antarperguruan tinggi dalam menghadapi globalisasi pendidikan.

“Perguruan tinggi keagamaan Islam swasta harus mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia pendidikan global. Penguatan tata kelola kelembagaan menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing dan rekognisi internasional,” tuturnya.

Wakil Rektor I UIT Lirboyo Kediri, Dr. A. Jauhar Fuad, M.Pd menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam forum ini merupakan langkah penting dalam memperkuat eksistensi dan daya saing institusi.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas akademik dan manajemen kelembagaan, agar dapat memberikan kontribusi yang lebih luas di tingkat global,” ujarnya.

Selain itu, dalam kegiatan ini juga dilakukan diskusi mengenai akreditasi internasional, kolaborasi dengan universitas luar negeri dan implementasi standar pendidikan global. Para peserta sepakat bahwa sinergi antar-PTKIS menjadi faktor utama dalam menghadapi tantangan globalisasi pendidikan.

Dengan adanya forum ini, diharapkan PTKIS di Indonesia, termasuk UIT Lirboyo Kediri, dapat semakin maju dan meraih pengakuan internasional. Langkah-langkah konkret yang dihasilkan dari acara ini diharapkan dapat diimplementasikan dengan baik demi kemajuan pendidikan Islam di Indonesia.




Seminar Internasional: The Evolution of Academic Culture in Malaysia: Between Tradition and Modernity

WhatsApp Image 2025 02 24 at 17.45.08

Kediri, 13 Februari 2025. Sebagai bagian dari rangkaian acara kerja sama akademik antara Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri dan Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), seminar internasional bertajuk The Evolution of Academic Culture in Malaysia: Between Tradition and Modernity turut diselenggarakan. Acara ini menghadirkan narasumber utama, Prof. Madya Dr. Khairunnesa Isa dari UTHM, serta dipandu oleh Wakil Dekan III Fakultas Tarbiyah UIT, Dr. Syafik Ubaidillah.

Dalam pemaparannya, Prof. Khairunnesa membahas transformasi budaya akademik di Malaysia yang menggabungkan tradisi dan modernitas dalam sistem pendidikan tinggi. Beliau menjelaskan bagaimana perguruan tinggi di Malaysia beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa menghilangkan akar tradisionalnya, sehingga dapat menghasilkan lulusan yang siap bersaing di tingkat global.

Sesi tanya jawab berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta, yang terdiri dari mahasiswa dan dosen. Beberapa peserta mengajukan pertanyaan terkait metode pembelajaran serta regulasi pendidikan di Malaysia, yang semakin memperkaya wawasan mereka mengenai sistem akademik dan peluang kolaborasi antara Indonesia dan Malaysia di bidang pendidikan.

Seminar ini menjadi momen penting dalam memperkuat hubungan akademik antara UIT Lirboyo dan UTHM, sekaligus memberikan wawasan baru bagi para peserta tentang dinamika pendidikan tinggi di negara tetangga. Harapannya, diskusi yang terjadi dapat membuka peluang kerja sama lebih lanjut dalam bidang akademik dan riset bagi kedua institusi.




Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri Jalin MoU dengan Universiti Tun Hussein Onn Malaysia

WhatsApp Image 2025 02 24 at 17.33.05 (1)

Kediri, 13 Februari 2025 – Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri resmi menjalin kerja sama akademik dengan Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) dalam sebuah Memorandum of Understanding (MoU) yang diselenggarakan di KH Mahrus Aly Hall pada Kamis, 13 Februari 2025. Kesepakatan ini mengacu pada Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Acara ini dihadiri oleh jajaran dekanat dan rektorat UIT Lirboyo, serta perwakilan dari UTHM. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor III, Yasin Nurfalah, M.Pd.I., serta Dr. KH. Reza Ahmad Zahid, Lc., M.A., memberikan sambutan dan keynote speech yang menyoroti pentingnya kerja sama akademik lintas negara dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan riset.

Dengan adanya MoU ini, kedua institusi berharap dapat memperkuat kerja sama dalam bidang akademik, penelitian, serta pertukaran dosen dan mahasiswa. Kesepakatan ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam memperluas jaringan internasional bagi Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri, sekaligus memperkuat kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.

Acara ditutup dengan penandatanganan MoU oleh perwakilan kedua universitas serta sesi foto bersama, menandai komitmen nyata dalam menjalin kerja sama yang berkelanjutan.