UIT Lirboyo Adakan Sosialisasi KKN dan PPL Internasional Indonesia-Malasyia

2

Mahasiswa semester VI S1 dan mahasiswa semester II Magister UIT Lirboyo mengikuti arahan KKN dan PPL Internasional

Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri menyelenggarakan Sosialisasi Program PPL dan KKN Internasional pada Rabu, 5 Februari 2025, pukul 10.00–12.00 WIB. Acara yang dihadiri oleh mahasiswa semester 6 ini bertujuan untuk memperkenalkan program internasional yang dirancang guna mendukung peningkatan kualitas akademik dan akreditasi kampus menuju predikat unggul. Acara ini secara resmi dibuka oleh Yasin Nur Falah, M.Pd.I, selaku Wakil Rektor III, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah strategis UIT dalam mencetak lulusan berwawasan global. Acara ini dipandu oleh Hamdan Baihaqi, M.Pd sebagai moderator, dengan menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Dr. H. A. Jauhar Fuad, M.Pd.I selaku wakil rektor 1 dan Edi Nurhidin, M.Pd.I selaku Kepala LP3M.

Dalam paparannya, Dr. H. A. Jauhar Fuad, M.Pd.I menekankan bahwa program PPL dan KKN internasional ini merupakan bagian dari strategi besar UIT untuk mendorong internasionalisasi kampus. Program ini tidak hanya berfokus pada pengajaran di luar negeri, tetapi juga mencakup kegiatan praktikum, penelitian, dan pengabdian masyarakat di negara tujuan, khususnya Malaysia. Pemilihan Malaysia didasarkan pada kesamaan budaya, bahasa, dan nilai-nilai keagamaan yang sejalan dengan karakter mahasiswa UIT. Program ini ditargetkan untuk berkontribusi sebesar 35% dalam penilaian akreditasi unggul pada tahun 2028, melalui publikasi ilmiah, laporan penelitian, dan dokumentasi kegiatan.

Program ini akan dilaksanakan di Sekolah Indonesia Malaysia (jenjang TK–SMA) serta di lembaga pendidikan milik Dr. Lasmin Mitarsih di Kuala Lumpur. Mahasiswa yang mengikuti program ini akan mendapatkan sertifikat resmi dari Atase Pendidikan Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur. Menariknya, mahasiswa peserta PPL dan KKN internasional tidak diwajibkan mengikuti program nasional di bulan September. Program ini juga terbuka untuk mahasiswa S1 dan S2, dengan fokus pada PPL & KKN untuk S1 dan pengabdian serta penelitian internasional untuk S2.

Dalam paparannya, Edi Nurhidin, M.Pd.I, selaku Kepala LP3M, menjelaskan secara rinci mengenai teknis pelaksanaan Program PPL dan KKN Internasional. Beliau menyampaikan bahwa LP3M akan menjadi pusat koordinasi seluruh proses, mulai dari pendaftaran, seleksi administrasi, hingga pendampingan mahasiswa selama program berlangsung. “Mahasiswa yang berminat mengikuti program ini harus melalui proses seleksi administrasi, termasuk melampirkan izin orang tua dan surat pernyataan kesanggupan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan,” jelasnya.

Melalui program ini, Universitas Islam Tribakti berharap dapat mencetak lulusan yang memiliki wawasan global, pengalaman internasional, serta mampu berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat internasional. Program PPL dan KKN internasional ini tidak hanya menjadi peluang bagi mahasiswa untuk mengasah kompetensi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung visi UIT menuju kampus berdaya saing global.

 




Kedua Kalinya, Muhammad Khoirul Muna Menjuarai Musabaqoh Hifdhil Hadist di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta

M. KHOIRUL MUNA JUARA 2 MHH UAD

Yogyakarta_Muhammad Khoirul Muna merupakan mahasiswa prodi HKI  UIT Lirboyo Kediri angkatan2022. Ia seorang santri sekaligus mahasiswa penghafal hadist meraih Juara 2 Lomba Musabaqoh Hifdhil Hadist dalam MUMTASH IX Tingkat Mahasiswa yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Prodi Ilmu Hadist, di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, pada tanggal 29-30 Janurai 2025.

Muna panggillan akrabnya, merupakan santri al-Mahrusiyyah Lirboyo, Kediri. Selain aktif sebagai mahasiswa  UIT Lirboyo, saat ini ia juga masih aktif sebagai pengurus pondok, Pengurus BEM dan lainnya.

Muna mengungkapkan, saat ini ia telah menghafal seluruh isi kitab Arbain Nawawi dan Bulughul Maram beserta maknanya. Semangatnya menjadi seorang al-Muhaddist (Penghafal Hadist) sangat tinggi. Di pesantrennya, ia selalu muroja’ah untuk menjaga hafalan dengan terus menerus mengulangnya guna meraih mutqin dalam bacaan, hafalan, serta pemahaman.

Selain ia rajin menghafal hadist, ia juga rajin dalam menulis bidang keilmuannya yang ia kembangkan dari hasil Lembaga Bahtsul Masail.

Lebih lanjut, keutamaan menghafal Hadist yaitu dapat menjaga dan lebih memahami agama Islam, serta mengharap keberkahan dan kemudahan dalam mempelajari ilmu, ungkap Rektor UIT Lirboyo Kediri.

Namun, tantangan dalam menghafal hadist atau al-Quran, yaitu konsisten murojaah agar tidak hilang. Manajemen waktu dan tenaga menjadi hal yang perlu diperhatikan agar bisa istiqomah sebagai penghafal Hadist,” Imbuhnya.

Segenap Civitas Akademika UIT Lirboyo Kediri, mendukung mahasiswa dalam mengoptimalkan potensi bidang akademik maupun non akademik sehingga bisa berprestasi dan mengharumkan nama UIT Lirboyo Kediri.

Kami sampaikan terimakasih dan ikurt berbangga yang diraih  mahasiswa ilmu hukum dari fakultas syaria’ah.




Dosen UIT Liboyo Kediri Menjadi Juri di NU Award Tahun 2025

WhatsApp Image 2025 01 27 at 18.02.29

Nganjuk, 27 Januari 2025 bertempat di Aula PC NU Nganjuk tepatnya di jalan Jali Bungur Sukomoro Nganjuk. Kegiatan Grand Final NU Award yang diikuti oleh 6 Ranting dan 12 MWCNU. Enam Ranting yang ikut Grand Final: Ranting Waung Kecamatan Baron, Ranting Pelem Kecamatan Kertosono, Ranting Tanjungkalang Kecamatan Ngonggot, Ranting Sonoageng Kecamatan Prambon, Ranting Plosoharjo Kecamatan Pace, dan Ranting Kampungbaru kecematan Tanjunganom. Untuk MWCNU terbagai menjadi dua Claster. Claster 2 terdiri dari: MWCNU Pace, MWCNU Lengkong, MWCNU Brebek, MWCNU Sawahan, MWCNU Ngetos, dan MWCNU Jatikalen. Claster 1 terdiri dari: MWCNU Patianrowo, MWCNU Rejoso, MWCNU Tanjunganom, MWCNU Wilangan, MWCNU Bagor, MWCNU Nganjuk Kota.

Kegiatan NU Award melibatkan tiga juri, yaitu: Dr. A. Jauhar Fuad, M.Pd. (Wakil Rektor I UIT Liboyo Kediri. Dr. H. Zaenal Arifin, M.Pd.I dari (Ketua STAIM Ngalwak Nganjuk), Dr. Mohammad Arief, M.A (Dosen IAIN Kediri). Aspek yang mejadi penilaian dalam NU Award tahun 2025 tidak berbeda jauh dengan tahun sebelumnya, yang mencakup tujuh aspek: (1) Pengembangan Aswaja An Nadhiyah, (2) Pengembangan Kemandirian Ekonomi, (3) Penguatan Kader, (4) Pendidikan, (5) Kesehatan, (6) Dakwah Digital dan (7) Program unggulan sebagai ciri khas NU.

Dalam sambutannya Ketua PC NU Nganjuk Drs. KH. Hasyim Afand, M.Ag., menyampaikan bahwa tanggung jawab NU adalah merawat akidah ahlisunanah wal jamaah an nadhiyah, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Mensejahterakan Masyarakat. Tiga tugas ini menjadi tugas pokok yang harus diempan oleh pengurus NU mulai dari Tingkat Ranting, MWCNU, PC NU, PWNU dan PBNU.
Kegiatan NU Award tahun 2025 dimulai jam 08.00 pagi dan berakhir jam 10.00 malam. Kegiatan NU Award di Kabupaten Nganjuk berjalan secara konsisten dari waktu ke waktu. Kegiatan ini banyak membawa manfaat bagi NU setidaknya dalam tatakelola administrasi dan pengembangan kelembagaan. Dengan adanya kegiatan tersebut ada pembenahan yang terjadi secara sistematis pada semua tingkatan kepengurusan NU yang ada di Kabupaten Nganjuk. Demikian juga dengan acara ini ada berbagai pembenahan pada Lembaga dan banom.
Kegiatan ini membawa progres yang positif pada kepengurusan NU di Kabupaten Nganjuk. Elemen NU ditingkat akar rumut warga NU terlibat dalam pelaksanaan program kegiatan.

Dr. A. Jauhar Fuad pada kesempatan itu menyapaikan NU menjadi garda depan dalam pengembangan SDM. Ia Menyampaikan salah satu poin dari Raker PWNU dibidang Pendidikan adalah (1) akses Pendidikan, (2) layanan Pendidikan berkualitas, (3) pemerataan Pendidikan, (4) relevansi Pendidikan. Pengurus NU harus menyampaikan itu semua ke pada Masyarakat khususnya dalam Pendidikan tinggi. Indonesia saat ini memiliki APK (Angka Partisipasi Kasar) pada pendidikan sebebesar 29 % di bawah Malaysia yang 37 %, Thailan yang sudah 34 %, dan Vietnam 36 %. Indonesia masih di atas Laos, Kamboja dan negara ASEAN lainnya. Pengurus NU harus mengajak generasi dan kadernya untuk dapat mengenyam Pendidikan Tinggi melalui berbaga cara dan jalur. Cara ini sebagai salag satu jalan untuk meningkatkan kesejahteraan Masyarakat.

Namun ada hal yang perlu terus diperbaiki dengan adanya NU Award ini, salah satunya perencanaan kegiatan dan perencanaan anggaran. Kegiatan di NU memiliki lemah hal perencanaan dan penganggaran sehingga tatakelola kegiatan kurang berjalan dengan baik. Potensi untuk melakukan pembehanan sangat luar biasa karena didukung oleh loyalitas kader dan jumlah masa yang banyak. Dengan acara NU Award memastikan kepengurusan NU pada Tingkat MWCNU, Ranting, Lembaga dan Banom akan terus berbenah.




UIT Lirboyo Kediri Sapa Santri Pondok Pesantren: Sosialisasi PMB 2025 dengan Semangat Menuntut Ilmu

6

Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri melaksanakan kegiatan sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Ajaran 2025/2026 di Pondok Pesantren dan Madrasah Aliyah (MA) Arrahman Papar, Kabupaten Kediri, pada tanggal 27 Januari 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan UIT sebagai kampus Islam yang memadukan keilmuan akademik dan nilai-nilai spiritual, serta membuka wawasan para santri dan siswa terkait peluang melanjutkan pendidikan tinggi berbasis keislaman.
Tim PMB UIT memaparkan berbagai informasi penting, mulai dari program studi yang tersedia di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Syariah, Dakwah dan Ushuluddin, Ekonomi dan Bisnis, Psikologi hingga Pascasarjana. Para santri dan siswa juga dikenalkan dengan jalur pendaftaran, beasiswa yang ditawarkan, dan kehidupan kampus yang religius dan mendukung pembinaan karakter Islami. Kegiatan berlangsung interaktif, disambut antusias, dan ditutup dengan sesi tanya jawab yang memperlihatkan minat besar para santri untuk menjadi bagian dari civitas akademika UIT Lirboyo Kediri.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata dari komitmen UIT dalam menjangkau generasi muda muslim, khususnya dari lingkungan pesantren, untuk bersama membangun masa depan melalui jalur pendidikan tinggi. Melalui pendekatan yang santun dan sesuai kultur pesantren, UIT berharap dapat menjadi jembatan bagi para santri untuk mengembangkan potensi intelektual dan spiritual secara seimbang di jenjang perguruan tinggi.




Pelatihan Sistem Informasi Akademik bagi Tenaga Kependidikan

WhatsApp Image 2025 01 25 at 20.42.19

Kediri, 25 Januari 2025 – Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri mengadakan pendampingan dan pelatihan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) bagi tenaga kependidikan, khususnya staf Tata Usaha (TU) fakultas. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan dan efisiensi pengelolaan data akademik guna mendukung sistem administrasi pendidikan yang lebih terstruktur dan terintegrasi.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor II UIT Lirboyo, Dr. M. Arif Khoiruddin, M.Pd.I menekankan pentingnya pengelolaan data akademik yang efektif, terutama dalam memastikan kelancaran pelaporan ke Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti). Ia menjelaskan bahwa sistem ini mencakup berbagai aspek penting, seperti Kartu Rencana Studi (KRS), Kartu Hasil Studi (KHS), validasi status mahasiswa aktif/nonaktif dan lain-lain. Dengan sistem yang tertata rapi proses akademik seperti pelaporan, administrasi perkuliahan, hingga penerbitan ijazah nantinya dapat berjalan lebih lancar tanpa hambatan teknis.

Pelatihan ini dirancang secara interaktif di mana peserta terlibat dalam diskusi dan simulasi langsung dalam penggunaan SIAKAD. Berbagai kendala teknis yang sering dihadapi oleh tenaga kependidikan turut dibahas serta optimalisasi sistem agar lebih mudah diakses dan digunakan. Selain diskusi peserta juga mendapatkan bimbingan teknis langsung Arini Khoirun Nisa, S.Kom dari tim IT universitas untuk memastikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai fitur-fitur terbaru dalam SIAKAD.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi pengelolaan data akademik di Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri. Dengan sistem administrasi akademik yang lebih efisien dan terintegrasi, universitas dapat meningkatkan akurasi dan transparansi data akademik, mempermudah akses informasi bagi mahasiswa dan dosen, mencegah kendala administratif dalam proses akademik dan kelulusan serta mendukung digitalisasi sistem pendidikan yang lebih modern. Melalui upaya ini, UIT Lirboyo berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan akademik guna menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih profesional dan berbasis teknologi.