UIT Lirboyo Kediri Sukses Gelar Seminar Paradigma Studi Qur’an di Era Kontemporer Berbasis Pesantren

Seminar

Kediri – Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri telah sukses menyelenggarakan seminar ilmiah pada 5 September 2024 bertajuk “Paradigma Studi Qur’an di Era Kontemporer Berbasis Pesantren” sebagai puncak acara Annual Meeting Asosiasi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (AIAT) ke-7 tahun 2024. Seminar ini merupakan kolaborasi gemilang antara AIAT se-Indonesia, Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri, dan Institut Agama Islam Negeri Kediri.

Acara yang dihadiri oleh para akademisi, mahasiswa, dan praktisi ini dibuka oleh Rektor Universitas Islam Tribakti, Dr. Reza Ahmad Zahid, Lc., MA. Dalam sambutannya, Dr. Reza menggarisbawahi peran penting mahasiswa sebagai generasi Qur’ani yang seharusnya menginternalisasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam setiap aspek kehidupan mereka. Beliau menekankan bahwa dengan menegakkan nilai-nilai Al-Qur’an, mahasiswa dapat meraih syafaat dari Allah SWT dan menghidupkan semangat para pendahulu yang menyatukan dunia melalui kitab suci tersebut. Dr. Reza mengutip pernyataan penting dari penelitian mengenai persatuan umat Muslim melalui kekuatan Al-Qur’an:

“اصبح المسلمون بقوة القر ان امة متوحد بلغتها وفي شريعتها وفي دنيها وفي سياستها”

“Dengan kekuatan Al-Qur’an, umat Muslim bersatu dalam bahasa, syariat, agama, dan politik. Semua kembali kepada Al-Qur’an, menunjukkan barakah dari kehadiran Al-Qur’an.”

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan serangkaian penandatanganan perjanjian kerjasama sebagai berikut:

  1. Penandatanganan MOU antara Rektor UIT, Dr. H. Reza Ahmad Zahid, Lc., MA; dengan Pusat Studi Al-Qur’an (PSQ), Dr. Syahrullah Iskandar, MA; dan Ketua AIAT se-Indonesia, Prof. Dr. Sahiron Syamsuddin, MA.
  2. Penandatanganan MOA antara Dekan Fakultas Dakwah, Ushuluddin, dan Psikologi dengan PSQ dan AIAT se-Indonesia.
  3. Penandatanganan MOA antara Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi dengan PSQ dan AIAT se-Indonesia.

Seminar ini menghadirkan narasumber utama, yaitu Prof. Dr. Sahiron Syamsuddin, MA (Ketua AIAT se-Indonesia dan Dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta) serta Dr. Syahrullah Iskandar, M.A. (PSQ dan Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta). Keduanya memberikan wawasan mendalam tentang pemanfaatan ilmu alat, nahwu, sorof, balaghah, dan ushul fiqih dalam menyikapi problematika kontemporer. Prof. Dr. Sahiron Syamsuddin, MA. memperkenalkan teori Hermeneutika Ma’na cum Maghza yang mencakup tiga aspek penting: 1. Al Ma’na Al Tarikhi (Makna Historis)., 2. Al Maghza Al Tarikhi (Signifikansi Fenomenal Historis)., 3. Al Maghza Al Mutaharrik (Signifikansi Fenomenal Dinamis)

Teori ini bertujuan untuk membantu mufassir menghindari pemahaman literal dan memberikan jawaban yang relevan terhadap tantangan zaman modern, serta memastikan bahwa Al-Qur’an tetap relevan dan aplikatif di sepanjang masa.

Diskusi berlangsung aktif dan mendalam yang memfasilitasi peserta dalam berbagi pemikiran dan bertanya seputar topik seminar. Kualitas diskusi ini menciptakan suasana yang memperkaya dan meningkatkan pemahaman semua pihak yang terlibat.

Kedepannya diharapkan ilmu yang dibagikan melalui seminar ini dapat memberi manfaat yang luas dan mendalam bagi semua peserta serta mendukung upaya bersama dalam memperdalam studi Al-Qur’an di era kontemporer.




Dosen UIT Lirboyo Menjadi Keynote Speaker Acara The 7th AIAT Se-Indonesia Annual Meeting & International Conference

Dosen Keynote

Kediri – Pada tanggal 4 September 2024, Dosen Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri, Dr. Didik Andriawan, M.Th.I, mendapat kehormatan ditunjuk menjadi keynote speaker dalam acara The 7th AIAT Se-Indonesia Annual Meeting & International Conference yang diselenggarakan di IAIN Kediri. Acara tersebut merupakan acara tahunan yang diprakarsai oleh Asosiasi Ilmu al-Quran dan Tafsir dan menjadi salah satu kerjasama antara IAIN Kediri serta UIT Lirboyo Kediri.

Acara ini dihadiri oleh para akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai institusi di seluruh Indonesia. Event tersebut memiliki kontribusi penting dalam pengembangan studi keislaman, khususnya dalam bidang Ilmu Alquran dan Tafsir, di Indonesia. Acara ini menjadi salah satu platform utama bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk berbagi hasil penelitian terbaru dan pemikiran dalam bidang Ilmu Alquran dan Tafsir. Hal ini juga membantu memperkaya pemahaman dan memperluas wawasan tentang berbagai interpretasi Alquran sesuai dengan konteks sosial, budaya, dan perkembangan zaman.

Dalam presentasinya, Didik Andriawan menyampaikan materi berjudul “Quranic Studies in Indonesia and Türkiye: A Review of Traditions, Paradigms, and Research Frameworks” yang berfokus pada pendekatan studi al-Quran di Turki. Ia menekankan pentingnya menelaah problem klasik yang belum terselesaikan yang bisa berdampak pada penelitian modern.

Acara ini dihadiri oleh berbagai kalangan termasuk dosen, mahasiswa dan akademisi yang berasal dari berbagai universitas dan institusi di Indonesia, seperti dari Lombok, Kalimantan, Jambi, Jakarta dan sejumlah daerah lainnya. Selain presentasi dari Didik Andriawan, acara ini juga menampilkan berbagai sesi diskusi panel dan presentasi lainnya yang membahas topik-topik terkait tema Ilmu al-Quran dan Tafsir.

Acara tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang diadakan selama empat hari, yaitu 2-5 September 2024 dengan mengusung tema besar “Towards a Surah Based Research on the Qur’an“. Tema tersebut dipilih untuk membedah penelitian berbasis surah yang dinilai memiliki kontribusi efektif untuk melengkapi studi al-Quran dan tafsir yang sudah ada.

Keikutsertaan Didik Andriawan sebagai keynote speaker dalam acara Annual Meeting and Conference AIAT ini tidak hanya menunjukkan peran akademik yang luar biasa, tetapi juga memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Acara ini diharapkan dapat menjadi landasan kuat bagi kolaborasi akademik dan penelitian di masa depan.

Dengan berakhirnya acara ini, diharapkan akan semakin banyak inisiatif dan kerjasama antara akademisi dan praktisi yang dapat mendukung kemajuan pendidikan dan penelitian di Indonesia, terutama dalam bidang kajian Ilmu al-Quran dan Tafsir.




Rapat Tinjauan Manajemen UIT Lirboyo Kediri 2024

Rapat

Kediri – Lembaga Penjamin Mutu (LPM) Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri menggelar Rapat Tinjauan Manajemen Tahun 2024 pada hari Selasa 20 Agustus 2024. Rapat Tinjauan Manajemen tersebut dipimpin oleh Rektor UIT Lirboyo Kediri Dr. KH. Reza Ahmad Zahid, Lc., M.A. Pada rapat ini dipaparkan tentang hasil AMI (Audit Mutu Internal) Tahun 2024. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi kelemahan dan tantangan yang UIT Lirboyo Kediri hadapi sekaligus untuk mengetahui aspek pencapaian dan kemajuan yang telah diperoleh UIT Lirboyo Kediri.

Rapat Tinjauan Manajemen Tahun 2024 diselenggarakan di Aula KH. Mahrus Aly, Kampus UIT Lirboyo Kediri. Selasa 20 Agustus 2024.

Ketua LPM UIT Lirboyo Kediri Drs. H. abd. Halim Mustofa, M.H.I, menyatakan banyak temuan dari hasil AMI tahun 2024. Hasil AMI ini merupakan cerminan dari berbagai upaya dan program yang telah UIT Lirboyo Kediri lakukan pada Tahun akademik 2023-2024. ”Hal ini tidak akan menjadi apa-apa jika tidak ditindaklanjuti. Oleh karena itu hendaknya dapat diimplementasikan sepenuhnya oleh seluruh unit terkait pada pelaksanaan AMI Tahun 2024. Dengan harapan tidak ditemukan temuan lagi, kalau yang nilainya rendah diharapkan untuk naik sehingga tidak menjadi temuan lagi. Hasil AMI yang diperoleh hendaknya menjadi rujukan dalam melakukan perencanaan program pada RKAT Tahun 2024-2025.”, ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Dr. Ahmad Khorul Mutamir menyampaikan bahwa AMI menjadi bagian dari Siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi (pelaksanaan), Pengendalian (pelaksanaan), dan Peningkatan Standar Dikti atau PPEPP dalam pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) untuk memantau ketercapaian standar yang telah ditetapkan pada unit akademik dan unit non-akademik di lingkunan UIT Lirboyo Kediri serta upaya peningkatan mutu secara berkelanjutan bagi terwujudnya budaya mutu. Selain itu, kegiatan tersebut sekaligus untuk persiapan ketersediaan data dan dokumen bagi pelaksanaan SMPE, baik akreditasi nasional maupun internasional.

Rangkaian kegiatan AMI tahun 2024 telah berjalan dengan lancar, dimana pelaksanaannya berjalan selama hampir lima bulan. Persiapan sudah dimulai sejak bulan Maret hingga Juli, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pengembangan instrument AMI dengan ruang lingkup Standar Mutu UIT Lirboyo Kediri, Penilaian Lembaga Akreditasi, serta IKU: Rekrutmen Auditor, sosialisasi instrument AMI kepada auditee dan auditor; pengembangan aplikasi kemudian disebut SIAMI. Penggunaan SIAMI untuk tahun ini melibatkan 13 program Studi jenjang SI, dan dua program S2 dengan 10 Auditor.




Rapat Dosen UIT Lirboyo Kediri Menyongsong Tahun Akademik Baru 2024/2025

Rapat Dosen

Kediri – Pada hari Senin, 19 Agustus 2024, Universitas Tribakti Lirboyo Kediri menggelar rapat dosen. Rapat tersebut dibuka oleh kepala LPM Drs. H. Abd. Halim Mustofa, M.H.I., dengan menyampaikan hasil evaluasi pembelajaran selama satu semester yang lalu. Pada semester genap 2023/2024 terdapat sejumlah peningkatan pembelajaran pada seluruh program studi dari sisi pengajar maupun kemahasiswaan. Rapat kali ini dihadiri oleh sejumlah dosen tetap, dosen tidak tetap serta dosen praktisi.

Hadir pula Rektor UIT Lirboyo Kediri, Dr. KH. Reza Ahmad Zahid, Lc., M.A; Wakil Rektor I Dr. H. Badrus; Wakil Rektor II Dr. A. Jauhar Fuad; Wakil Rektor III Yasin Nur Falah, M.Pd.I.; beserta Dekan, Direktur Pascasarjana, Wakil Dekan, Kaprodi dan pejabat kampus lainnya. Pada kesempatan tersebut Rektor menyampaikan bahwa mencintai kampus merupakan bagian dari tanggung jawab bersama dengan cara bersemangat dan bertanggung jawab dalam melakukan aktivitas, yang disesuaikan dengan kapasitas masing-masing.

Pada kesempatan yang sama dibuka dialog oleh Dr. A. Jauhar Fuad dalam rangka evaluasi dan menampung masukan dari para dosen. Terjadi diskusi berbagai agenda penting yang menjadi fokus perhatian bersama, yang mana salah satu pembahasan utamanya adalah penentuan menjaga konsistensi watu belajar dengan jumlah waktu yang terbatas, penambahan sarana belajar mahasiswa, keaktifan mahasiswa serta peningkatan kapsistas dosen dalam bidang penelitian dan pengabdian. Dr. A. Jauhar Fuad juga menyampaikan pentingnya kepemilikan SISTER (Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi) sebagai penguatan dan kebijakan peralihan yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sinkronisasi sisten pendataan akan mempermudah pengelolaan sumber dan data dosen dalam rangka pengajuan sertifikasi, kenaikan jabatan fungsional, pelaporan beban kerja dosen dan pengajuan akreditasi serta re-akreditasi pada program studi maupun universitas.

Tidak hanya itu, rapat juga membahas persiapan perkuliahan untuk semester ganjil 2024/2025. Persiapan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari penyusunan kurikulum hingga perencanaan kegiatan akademik yang mendukung pengajaran dan pembelajaran. Para dosen diharapkan dapat berkolaborasi secara sinergis guna mencapai tujuan ini. Proses perkuliahan sendiri akan dilaksanakan pada tanggal 26 Agustus 2024. Perkuliahan akan dilaksanakan selama 16 kali pertemuan dengan batas toleransi mimimum dosen melaksanakan 12 kali pertemuan. Jadwal perkuliahan dan SK (Surat Keputusan) mengajar dibacakan oleh wakil dekan masing-masing fakultas.

Rapat dosen berlangsung dengan lancar dan antusiasme terlihat dari partisipasi seluruh dosen yang hadir. Pimpinan sepakat untuk menerima semua saran yang diberikan oleh dosen demi kepentingan dan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri.

Acara diakhiri dengan foto bersama seluruh peserta rapat sembari berbagi semangat positif dan tekad untuk terus berkembang menghadapi semester ganjil 2024/2025 serta untuk memberikan pendidikan terbaik dan bermanfaat kepada para mahasiswa.




Prestasi Gemilang Prodi Perbankan Syariah UIT Lirboyo Kediri Peroleh Akreditasi ‘Baik Sekali’ oleh Lamemba

Prodi Perbankan

Prodi Perbankan Syariah, Fakultas Syariah dan Ekonomi, Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri kembali menorehkan prestasi membanggakan. Hasil asesmen lapangan yang dilakukan pada 23-24 Juni 2024 lalu resmi menetapkan prodi ini meraih akreditasi “Baik Sekali”. Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Lamemba Nomor 1422/DE/A.5/AR.10/VIII/2024. Prestasi gemilang ini tidak lepas dari kerja keras tim dosen, mahasiswa, serta seluruh civitas akademika UIT Lirboyo Kediri.

Prof. Dr. Sri Fadila, S.E., M.Si., Ak., CA., dari Unisba Bandung dan Dr. Waluyo, Lc., M.A., dari UIN Raden Mas Said Surakarta, selaku asesor, memberikan apresiasi atas capaian yang telah diraih. Akreditasi “Baik Sekali” ini merupakan bukti dari kualitas pendidikan yang diberikan Prodi Perbankan Syariah UIT Lirboyo Kediri.

Setelah melalui proses yang panjang dan penuh tantangan, Prodi Perbankan Syariah UIT Lirboyo Kediri akhirnya berhasil meraih akreditasi “Baik Sekali”. Hasil asesmen lapangan yang dilakukan pada bulan Juni lalu menunjukkan bahwa prodi ini telah memenuhi seluruh standar yang ditetapkan oleh Lembaga Akreditas Mandiri Ekonomi, Manajemen Bisnis dan Akuntansi (Lamemba).

Prestasi ini tidak lepas dari kerja keras seluruh civitas akademika yang terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan yakni mulai dari pengembangan kurikulum, peningkatan kompetensi dosen, hingga fasilitas yang memadai. Semuanya dilakukan demi memberikan yang terbaik bagi mahasiswa.

Pimpinan UIT Lirboyo Kediri merasa bangga atas pencapaian ini dan berharap dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan di masa mendatang. Akreditasi “Baik Sekali” ini diharapkan dapat semakin memantapkan posisi Prodi Perbankan Syariah UIT Lirboyo Kediri sebagai salah satu prodi unggulan di bidang perbankan syariah. Akreditasi “Baik Sekali” ini merupakan bukti nyata bahwa Prodi Perbankan Syariah UIT Lirboyo Kediri telah mampu bersaing di tingkat nasional. Semoga prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi prodi-prodi lain di UIT Lirboyo Kediri.