Wujudkan Visi Ke-Indonesiaan, Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri Perdalam Ideologi Pancasila bersama BPIP

Bipi

Rektor UIT Lirboyo bersama Kepala BPIP Prof.Dr.Yudian Wahyudi,P.hd., dan Ir. Prakoso , M.M selaku Deputi Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi dan jaringan BPIP.

Kediri (18/10/2023), Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia pada hari Rabu 18 Oktober 2023 menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tajuk “Penguatan Perguruan Tinggi Islam berbasis Pesantren dalam bingkai Pancasila” di Aula Muktamar Lirboyo.

Acara dihadiri oleh Rektor UIT Lirboyo Kediri Dr. KH. Reza Ahmad Zahid, Lc, M.A, Ketua Senat UIT Lirboyo KH. Abdullah Kafabihi Mahrus, Kepala BPIP Prof. Drs, KH. Yudian Wahyudi, Ph.D, Perwakilan Pemerintah Kota Tanto Wijohari, S.Pd, S.H., beberapa tamu undangan, Civitas akademika dan seluruh Mahasiswa Sarjana dan Pascasarjana Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri dengan total yang hadir berkisar 1500 peserta.  Acara dimulai pukul 09.00 dengan penampilan pencak silat Pagar Nusa dan gasmi, kemudian bapak rektor menyampaikan bahwa pesantren punya andil besar dalam menanamkan prinsip prinsip kebangsaan.

Sambutan Ketua Senat UIT Lirboyo Kediri oleh KH. Abdullah Kafabihi Mahrus.

Kepala BPIP dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa Indonesia memiliki kekayaan bangsa yang majemuk yang berideologi Pancasila. Bahkan Indonesia memiliki sejarah revolusi terbaik dan terhebat sepanjang sejarah manusia yaitu 59 detik dan tidak berdarah.

Selain itu, dalam sambutannya, ia juga menentang oknum atau kelompok orang yang menolak Pancasila sebagai Ideologi negara. Ditegaskan Islam dan Pancasila tidak bertentangan namun memiliki kesamaan.

Sambutan Rektor UIT Lirboyo Kediri Dr. KH. Abdullah Reza Zahid, Lc. M.A.

Asisten Administrasi Umum Kota Kediri Tanto Wijohari mengucapkan terimakasih kepada BPIP yang sudah menyelenggarakan Pembinaan Ideologi Pancasila di kampus Lirboyo. “Kami berharap dengan kegiatan ini, dapat melahirkan Sumber Daya Manusia yang memiliki karakter Pancasila” ujarnya.

Acara dilanjutkan diskusi yang dipandu oleh Dekan Fakultas Dakwah, Ushuluddin dan Psikologi, H. Mahfudz, M.Pd.I dengan Narasumber Rektor UIT Lirboyo Dr. KH. Reza Ahmad Zahid, Lc, M.A dan Pengasuh PPHM Lirboyo KH. An’im Falachuddin Mahrus.

Pemantik BPIP bersama Jajaran Pimpinan, Dosen dan Mahasiswa Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri.




Pengabdian Dosen dalam Bentuk Bimbingan Teknis BTQ Guru PAI kabupaten Nganjuk 

IMG 20230916 WA0032

Program Baca Tulis al Qur’an menjadi program ekstrakurikuler yang diberlakukan di kabupaten Nganjuk pada tahun 2020. Program ini diberlakukan pada jenjang sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Selama perjalanan ada beberapa yang perlu dibenahi dan disempurnakan.

Tentu dalam program tersebut ada banyak kendala baik secara konseptual, kebijakan, manajemen, teknis dan keberlanjutannya. Dalam menyikapi persoalan tersebut dinas pendidikan melalui seksi kurikulum melakukan berbagai terobosan dalam rangka perbaikan program BTQ. Salah satu adalah dengan menyelenggarakan sosialisasi kebijakan kepada para kepala sekolah dan bimbingan teknis pada guru PAI se kabupaten Nganjuk.

Kegiatan bimtek BTQ diselenggarakan pada tanggal 11-14 September 2023 yang bertempat di SMPN 2 Nganjuk. Kegiatan berjalan selama 4 hari mulai jam 07.00-15.30. Hal-hal yang menjadi materi bimtek berkaitan dengan arah kebijakan dinas pendidikan kabupaten Nganjuk berkenaan dengan program BTQ, kurikulum dan silabus BTQ, manajemen BTQ, metode pembelajaran BTQ dan evaluasi pembelajaran BTQ. Sebagai pemateri bimbtek BTQ dalam kesepakatan tersebut Dr. A. Jauhar Fuad, Dr. Moh. Ridwan, Dr. Ali Anwar, Drs. KH. Masroni, M.Si, Drs. Syamsul Huda. Peserta dalam kegiatan tersebut terbagi dalam dua kelas. Masing-masing kelas terdiri dari 30 guru PAI.

Sistem pembelajaran bimtek BTQ lebih mengedepankan pembelajaran pada orang dewasa. Artinya proses belajar lebih banyak sharing gagasan antara narasumber dengan peserta. Berbagi permasalahan yang ada di lapangan diurai dan didiskusikan. Harapan kedepannya ada perbaikan dalam hal pelaksanaan program BTQ.

Program BTQ ini diorientasikan untuk meningkatkan kemampuan membaca, menulis, menghafal dan adanya perbaikan sikap peserta didik. Orientasi pemahaman dan penghayatan atas nilai yang terkandung dalam Al Qur’an dilakukan secara bersamaan dengan pembelajaran PAI yang diajarkan 3 jam perpekan.

Dalam kesempatan itu para guru PAI menyadari akan keragaman kemampuan peserta didik dalam membaca Al Qur’an. Ada perbedaan yang jauh antar peserta didik satu dengan peserta didik yang lain, hal ini membuat kesulitan dalam melakukan, tata kelola pembelajaran di kelas dan evaluasi pembelajaran. Sehingga dalam kesempatan itu, disepakati untuk membuat level kemampuan membaca Al-Qur’an. Pembagian level untuk memudahkan tata kelola pembelajaran dengan mengklarifikasi peserta didik dari tingkat kemampuannya. Pemberian nilai berupa angka 80 perlu dideskripsikan tingkat kemampuan peserta didik yang diurai dalam bentuk capaian pembelajaran, sehingga memudahkan penggunaan lulusan.




Ketua PSGA UIT Lirboyo Kediri menjadi Narasumber Workshop MUI Kota Kediri

IMG 20230903 WA0005

PSGA_Ketua Pusat studi Gender & Anak UIT Lirboyo Amalia Rosyadi Putri, S.Kom.I M.Med.Kom , ditunjuk MUI Kota Kediri sebagai narasumber di acara workshop dengan tema membentuk keluarga sakinah & remaja tangguh di era digital. Acara yang diselenggarakan hari Sabtu, 02 September 2023 pukul 09.00-12.00 WIB bertempat di gedung pasca sarjana IAIN Kediri.

Hadir dalam acara tersebut ketua MUI Kota Kediri KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus, yang membuka acara tersebut. Hadir pula Sekretaris MUI Prof. Nur Ahid dan ketua komisi pemberdayaan perempuan MUI Bu Nyai Dra.Hj. Sun Fatayati, MM.

Konsep rumah tangga sakinah yang utama adalah rumah tangga yg berlandaskan dengan ketakwaan. Kalau rumah tangga tanpa landasan iman, seorang istri pasti tidak patuh pada suami, berani & menuntut. Begitu pula suami yang tidak punya landasan iman akan selalu mengekang istri. Istri hanya dijadikan konco wingking. Nauzubillah.

Yang tidak kalah penting lagi dalam membentuk keluarga sakinah adalah Komunikasi. Komunikasi adalah Kunci dari keharmonisan dalam rumah tangga, kurangnya komunikasi dalam rumah tangga kadang hal ini adalah pemicu dari adanya konflik dalam rumah tangga. Bahkan tidak hanya dalam konteks rumah tangga tapi semua aktitifas kita. So, communication is a key tegas Amalia Rosyadi dalam pemaparannya.

Teknologi yang semakin canggih tentu berdampak pada kehidupan kita, kita tidak bisa lepas dengan adanya gedget kita tidak bisa beraktifitas tanpa adanya internet. Dengan massifnya internet sangat mempermudah kehidupan kita. Namun dampaknya negatif juga perlu di waspadai.

Syndrom alone together, sendiri dalam kebersamaan adalah sebuah komunitas yang merasa sangat nyaman dengan dunia gedgetnya, sendiri mengurung diri dalam kamar merasa nyaman dengan aktifitas permainan game dengan teman2 online-nya. Hal ini tentu sangat berbahaya bagi anak-anak kita dan remaja. Realitas ini menghambat proses sosial bermasyarakat , karena asyik bermain dengan gedget, merusak syaraf daya ingat konsentrasi anak karena kecanduan pemakaian gedget. Hal yang perlu di lakukan adalah tugas kita sebagai orang tua adalah untuk melakukan komunikasi , arahan dan pendampingan kepada anak-anak kita. Pembatasan penggunaan hp dengan memberikan hp pada saat weekend saja dan lain sebagainya, penjelasan ketua PSGA UIT Lirboyo Amalia Rosyadi Putri, M.Med.Kom Yang Juga merupakan dosen komunikasi .

Dalam acara tersebut hadir organisasi perempuan Kota Kediri diantaranya GOW Kota Kediri, PD Aisyah Kota Kediri, PSGA IAIN Kediri, PSGA UIT Lirboyo Kediri, PSGA UNISKA Kediri, BEM UNISKA, Muslimat NU Kota Kediri, Fatayat NU Kota Kediri, IPNU IPPNU Kota Kediri, FPPI, KUA Kecamatan Kota, MUI Kecamatan, Badan Majlis Takmir Masjid Kota Kediri.

Penulis Amalia Rosyadi




Perkuat LPM PTKIS, Kopertais IV Selenggarakan Penyusunan E-SPMI

WhatsApp Image 2023 08 30 at 23.40.05 (1)

Upaya meningkatkan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan, Kopertais Wilayah IV Surabaya menyelenggarakan kegiatan Penyusunan E-Sistem Penjaminan Mutu Internal (E-SPMI) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) pada tanggal 28–30 Agustus 2023 di Hotel Santika Premiere Gubeng.

Kegiatan ini diikuti oleh PTKIS dibawah Kopertais IV Surabaya termasuk Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri yang diwakili oleh M. Arif Khoiruddin. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan termasuk mempersiapkan penerapan e-SPMI.

Saat ini Perguruan tinggi harus mampu merencanakan, menjalankan dan mengendalikan suatu proses yang menjamin pencapaian mutu. Untuk mewujudkannya, diperlukan syarat-syarat yang wajib dipenuhi yaitu Komitmen, Internally driven, Tanggungjawab/ pengawasan melekat, Kepatuhan kepada rencana evaluasi serta Peningkatan mutu berkelanjutan.

Hal terpenting untuk mencapai akreditasi yang baik adalah menerapkan pola Continuous Quality Improvement (CQI) yaitu dengan cara peningkatan mutu internal lebih dahulu, baru kemudian proses akreditasi akan menjadi baik. Ujar Thobib Al Asyhar Kepala Subdirektorat Kelembagaan dan Kerja Sama DIKTIS.

Perguruan tinggi dituntut tidak hanya sekedar melaporkan PDDIKTI secara berkala namun semua komponen harus diisi dengan benar. Dengan adanya e-SPMI dapat memberikan gambaran bagaimana pelaksanaan SPMI di PTKIS, memotret kinerja UPPS dan prodi, memudahkan melakukan evaluasi diri, memudahkan dan mengefektifkan pelaksanaan SPMI dan QCI serta mengintegrasikan data-data SPMI.

Harapan dengan terlaksananya kegiatan ini PTKIS menjadi lebih bermutu sesuai dengan standar, sesuai dengan harapan pelanggan dan pihak-pihak terkait, sesuai dengan yang dijanjikan, semua karakteristik produk dan pelayanan memenuhi persyaratan.




Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) : Review AMI dan Sasaran Mutu Berkelanjutan

WhatsApp Image 2023 08 24 at 22.03.49

Rabu, 23 Agustus 2023, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Islam Tribakti LIrboyo Kediri menggelar Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) yang dihadiri oleh Ketua Senat, Rektor, Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, Wakil Rektor III dan diikuti oleh dosen serta staff UIT LIrboyo Kediri.

RTM merupakan kegiatan rutin tahunan dan merupakan evaluasi formal yang dilakukan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIT terhadap penerapan sistem mutu yang ada. RTM dilakukan oleh LPM untuk melakukan evaluasi sistem mutu secara berkala dan berkesinambungan dalam hubungan dengan kebijakan mutu dan sasaran mutu.
RTM sendiri merupakan tindak lanjut dari kegiatan Audit Mutu Internal (AMI) yang telah dilaksanakan pada bulan Juli dan awal Agustus 2023. Dalam RTM ini disampaikan beberapa hasil temuan audit mutu internal yang telah dilaksanakan pada unit-unit yang ada. Tujuan diselenggarakannya RTM ini adalah pertama, mereview hasil Audit Mutu Internal (AMI) yang telah dilaksanakan. Kedua, mengidentifikasi kelemahan dan kelebihan yang masih belum sesuai sasaran dan target yang telah ditetapkan. Dan yang ketiga, membuat rekomendasi terhadap peningkatan sasaran mutu pada periode berikutnya.

Dalam hal ini beberapa aspek yang direkomendasikan antara lain, kesatu, peningkatan kelembagaan, 1). Pengembangan program studi baru dalam rangka penguatan universitas, 2). peningkatan akreditasi prodi lama dan percepatan akreditasi program studi baru, 3). Fakultas syari’ah dan Ekonomi menjadi fakultas dengan jumlah kerjasama terbanyak dengan berbagai inisiasi yang dilakukannya, hal ini perlu dilanjutkan oleh UPT yang lain.

Kedua, Aspek pendidikan dan pengajaran, berdasarkan AMI fakultas tarbiyah dan keguruan menepati urutan tertinggi dengan ketercapaian 85% mutu dan kualitas pembelajaran, kualitas pembelajaran dosen dan aspek lainnya. Sehingga saran yang perlu dilakukan antar lain: 1). pengembangan kurikulum dan penyusunan CPL mbkm, 2). Pelatihan penyusunan rps, 3) pelatihan AA dan pekerti jika diperlukan, 4) pelibatan dosen dalam berbagai kegiatan yang berorientasi peningkatan SDM bidang pendidikan dan pengajaran, 5) melakukan integrasi pendidikan dan penelitian, 6) pengembangan bahan ajar, 7) keaktifan dan do yang masih cukup tinggi perlu dilakukan penguatan melalui dosen wali akademik.

Ketiga, aspek penelitian, publikasi dan PKM, masih minim Riste dosen terlebih yang melibatkan mahasiswa, aspek yang dilakukan: 1) penetapan rumpun ke ilmuwan dan peminatan riset dosen, 2) dilakukan penelitian payung oleh dosen dengan melibatkan mahasiswa bimbingannya, 3) pelatihan penyusunan proposal untuk hibah satu dosen satu naskah, 4) dosen yang sudah membimbing minimal 1 publikasi artikel ilmiah per-semester, dan 1 laporan penelitian, sedangkan dosen yang belum membimbing minimal 1 artikel dan 1 laporan penelitian per tahun, 5) setiap dosen melaporkan kegiatan PKM dalam bentuk apa pun yang dipublikasikan di dalam web. Link PKM. (Bentuk kegiatan ceramah keagamaan, mengisi pelatihan, mengisi Diklat, mengisi sosial dan bentu lainnya. 6) ada 9 jurnal akreditasi di UIT Lirboyo, namun partisipasi dosen internal masih sangat mini, perlu penguatan di bidang ini, 6) minimnya dosen yang menulis buku dari internal.

Keempat, aspek prestasi mahasiswa di bidang akademik dan non akademik, baik nasional dan internasional yang perlu di tingkatkan kembali. Sebaran prestasi mahasiswa belum merata pada setiap program studi. Perlu dilakukan pembinaan dan penyaluran bakat minat melalui kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh dosen.