Menyelami Keindahan Vokal, UIT Lirboyo Mendelagasikan 2 Mahasiswi Kompetisi Ghina Araby di UIN Abdurrahman Wachid Pekalongan

Fina Fadlika Ghina Araby Peklongan Novita Melinda Ghina Araby

Pekalongan_Parade Bahasa Araba 2024 yang diadakan oleh HMPS Bahasa Arab UIN Abdurrahman Wachid Pekalongan yang berlangsung pada tanggal 09-10 November 2024. Salah satu kompetisi Parbara yaitu Ghina Araby yang berlansung dalam satu babak diruangan outdoor.

UIT Lirboyo Kediri mendelegasikan 2 mahasiswi bertalenta bidang bernyanyi yang sudah melalui tahap seleksi secara internal dikampus. Dari proses seleksi internal terpilihlah Novita Melinda (PAI/5) dan Fina Fadlika (PIAUD/5)  sebagai perwakilan UIT Lirboyo cabang Ghina Araby.

Kompetisi ini berbeda dengan kompetisi bernyanyi pada umumnya. Pasalnya lagu yang disenandungkan adalah lagu berbahasa Arab dimana bahasa tersebut merupakan bahasa Asing bagi penduduk Indonesia. Maka dari itu mereka berdua melakukan latihan khusus untuk melatih cengkok nada, vokal (lahjah) Bahasa Arab dan performance dalam kurun waktu  1 bulan untuk mencapa hasil maksimal.

Suasana kompetisi Ghina Araby terasa menegangkan namun penuh semangat. Sejumlah 29 peserta menunjukkan persaingan yang sportifitas dengan kemampuan terbaik mereka dalam bernyanyi nan merdu dan penuh penghayatan. Penampilan mereka dinilai oleh dewan juri yang kompeten dalam bidang bernyanyi.

Bagi Novita dan Fina, perwakilan UIT Lirboyo Kediri, “kompetisi ini menjadi pengalaman baru yang berharga. Ini merupakan kesempatan istimewa untuk bertemu dengan peserta berbakat bernyanyi dari seluruh penjuru Indonesia tingkat mahasiswa ini. Kedepannya ini akan memicu kami untuk belajar lebih rajin dalam mengolah vocal, mencoba genre music baru terutama lagu-lagu Arab yang memiliki keunikan music sendiri. Kemudian kami bisa memberikan kontribusi lebih kepada pihak kampus kami yang sudah mendorong kami dalam unjuk bakat.”

Dari seluruh civitas UIT Lirboyo kompetisi-kompetisi yang diadakan oleh kampus lain, dijadikan sebagai wadah baik para mahasiswa untuk saling belajar dan berbagi pengetahuan tentang Bahasa Arab melalui Ghina Araby. Harapan Pimpinan UIT Lirboyo kepada mahasiswa tidak ada rasa insecure dalam menunjukkan bakat. melihat sampai sekarang banyak mahasiswa memendam bakatnya karena kurangnya percaya diri. Sementara kompetisi dijadikan sebagai motivasi untuk eksplore lebih dalam lagi dengan mahasiswa dari kampus lain sehingga  akan membentuk sinergi baik, dapat membangun relasi luas dalam berbagi keilmuan atau kebutuhan yang lainnya. Festival apapun yang diluar, kampus UIT Lirboyo akan mensupport penuh dan menjadi bukti komitmen UIT Lirboyo kediri dalam mengembangkan bakat dan prestasi mahasiswa baik didalam negeri maupun diluar negeri.




Mahasiswa UIT Lirboyo Adi Kurniawan Raih Juara 2 Da’i Tingkat Nasional di UIN Maliki Malang

Adi Kurniawan

Adi Kurniawan turut serta berpartisipasi dalam Lomba Da’i Nasional yang diadakan oleh UIN MALIKI Malang. Kegiatan ini mengusung tema “Qur’anisasi Generasi Z Membangun Masa Depan Negeri”. Perlombaan ini berlangsung sejak awal pendaftaran 16  Sepetember 2024 – 20 Oktober 2024  hingga perlombaan dilaksanakan pada 03 Novemeber 2024 secara offline.

Adi berpartisipasi pada Lomba Dai dengan tampil dengan tekad mental dan penuh percaya diri di depan dewan juri dan audien dengan durasi 5-7 menit. Selama rentang waktu tersebut, penilaian didasarkan pada kesesuaian terhadap tema, ketepatan waktu, isi, relevansi dalil, dan kualitas performancenya.

Adi Kurniawan merasa prestasinya ini buah dari kemauan dan kemampuan yang ia miliki selama ini. Menurutnya, minatnya di dunia dakwah mengantarkannya pada prestasi akademik maupun non akademik.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, prosesnya dalam mengikuti lomba sehingga bisa menjadi juara tidak mudah karena setiap sesuatu itu diperlukan perjuangan dan pengorbanan. Semuanya dimulai dari nol, dari tidak tahu menjadi tahu, dari kekalahan maupun kegagalan, sehingga akhirnya bisa menjadi juara.

Pada zaman dan bangsa manapun, pemuda memiliki peran krusial sebagai pendobrak sekat-sekat kebuntuan. Dengan dibekali pemahaman Islam yang benar serta kompetensi keilmuan yang kokoh, akan terbentuk generasi pemuda berkemajuan yang dapat membawa perubahan positif dalam kultural, moral, maupun intelektual. Adi, menekankan bahwa menjadi pemuda berkemajuan sudah semestinya memiliki bekal agama yang mumpuni dan kemampuan sains yang terampil di bidang apapun yang ditekuni dan diminati.

Kemudian, pesan dari civitas pimpinan UIT Lirboyo menyampaikan harapan kepada semua para pemuda agar selalu ingat pesan Ir. Soekarno, yaitu bahwa bangsa negara, agama kita ini berada di tangan para pemuda, maka perjuangkanlah negara ini kelolahlah negara ini dengan sebaik mungkin, dengan rajin belajar dan aktif di setiap sektor kegiatan baik akademik, maupun non akademik,”.

 




Muhazir Sabet Juara 1 Musabaqoh Hifdhil Qur’an Tingkat Nasional di UIN Maliki Malang

Muhazir

Muhazir mahasiswa Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri berhasil meraih juara I lomba Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) Tingkat Nasional dalam event  Islamic Festival Competition 2024 di UIN MALIKI Malang. Kompetisi tersebut diikuti oleh mahasiswa dari perguruan tinggi dalam negeri , dimulai pada babak penyisihan berlangsung 28 Oktober 2024 secara online dan  dilanjut tanggal 02 November 2024 masuk Finalis 10 besar sekaligus  meperebutkan juara 1,2, dan 3 secara offline.

Adapun mekanisme perlombaan ialah melalui Zoom Meeting dan tampil sesuai dengan nomor urut. Kemudian, peserta diberikan tiga pertanyaan dari juz 1–5 dengan kriteria penilaian yang dimulai dari kelancaran hafalan, tajwid, dan lagu.

Lebih lanjut, keberhasilan yang gemilang itu, tidak terlepas dari persiapan yang matang. “Persiapan yang dilakukan sebelum perlombaan yaitu latihan nada dan murajaah hafalan agar dapat memberikan hasil yang maksimal”.

Menghafal al-Qur’an bukan hanya soal Lomba, “tegas Muhazir, Juara 1 MHQ tingkat nasional tahun 2024. “Ini adalah perjalanan spiritual untuk memperbaiki diri dan bekal di akhirat. Meskipun perjalanan ini penuh tantangan, selalu siap untuk bertanding dan muroja’ah Qur’an dan tetap semangat.

Atas nama pimpinan FADUP, menyampaikan selamat dan sukses kepada Muhazir. Di awal perkuliahannya telah mengukir prestasi yang sangat prestisius dan membanggakan. Kami mengucapkan terima kasih karena telah mengharumkan nama fakultas dan kampus UIT Lirboyo Kediri.




M. Arya Panca Sulaiman 10 Besar MTQr Event GBQN X 2024 di Universitas Brawijaya Malang

GBQN X

Malang_ Pada tanggal 24-27 Oktober 2024, Mahasiswa bernama Muhammad Arya Panca Sulaiman turut serta dalam event GBQN yang diadakan satu tahun sekali oleh Universitas Brawijaya, Malang untuk memajukan bakat-bakat mahasiswa dalam bidang MTQ, MTQr, MHQ dan Khottil Qur’an Mahasiswa Nasional ke-X.

Kompetisi ini berawal dari seleksi administasi yang cukup ketat dan panjang. Ia menjadi salah satu delegasi dari kampus UIT Lirboyo Kediri dalam cabang MTQr yang harus bersaing dengan 53 peserta dari perguruan tinggi lain.

Ini merupakan kompetisi pertama yang diikutinya dalam cabang Musabaqah Tartil Qur’an yang sebelumnya dari cabang Musabaqah Hifdhil Qur’an (MHQ). Hasil dari kompetisi ini Arya harus puas dalam pencampaiannya masuk 10 besar dengan nilai 90,5.

Pencapaian ini sudah masuk target dari kampus yaitu masuk 10 besar, melihat dari memontum belajar dengan waktu minimalis tanpa mentor. Terlebih, Universitas Brawijaya salah satu kampus yang ditunggu para mahasiswa se-Indonesia dalam ajang pencari bakat Qur’ani dan seklaigus Juri tingkat internasional yang dipilih dalam ajang tersebut.

Selanjutnya, pihak pimpinan UIT Lirboyo sangat mengapresiasi hasil pencapainya, dibalik dia keluar zona nyaman dan menantang kompetisi cabang lain. Dilain itu, kampus UIT Lirboyo  akan mengusahakan membuat pembinaan secara mendalam bidang Qur’ani kendati potensi mahasiswa di kampus ini sangat banyak. Maka dari itu, perlu program pembinaan secara detail dan terlaksana sesegera mungkin.




Mahasiswa UIT Lirboyo Kediri Mengikuti Kompetisi Zukhruf 2024 di UINSA

IMG 20241026 165836 IMG 20241026 163705 (1)

Surabaya_Kegiatan kompetisi Zukhruf tahun 2024 setiap tahun sekali yang diadakan oleh prodi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri yang diikuti dari berbagai Perguruan Tinggi serta pondok pesantren di Indonesia, ada 8 cabang lomba yang dilombakan diantaranya:  Khitobah, Ghina Araby, Musabaqoh Qiroatul Kutub, Olimpiade Nahwu dan Shorfy, Munadzaharah, Kaligrafi, Qiroatul Akhbar, Qiroatus Syi’ri dan Taqdimul Qishoh.

UIT Lirboyo Kediri mengirimkan  4 delegasi mahasiswa diantaranya 2 delegasi ONS; Muhmammad Maghfur Ghufron dan M. Muzaki Nur Rohmat; kemudian 2 mahasiswa delegasi MQK; M. Miftahurrohmat al-Bantani dan Mulatua Hadomuan Harahap. Perlombaan tersebut dilaksanakan pada tanggal 22-24 Oktober 2024.

Perlombaan cabang ONS dilaksanakan pada hari selasa, 22 Oktober 2024 terdiri dari 2 babak, babak penyisihan dan babak final. Babak penyisihan diikuti 150 peserta diruang Auditorium dengan system media teknologi melalui aplikasi Quiizi. Dari sini peserta diuji kemampuan keilmuannya bidang nahwu dan shorof dan mental dengan durasi waktu 1 jam berisi 50 butir soal yang harus dijawab secara cepat dan benar. Dalam babak penyisihan diambil 6 peserta dengan nilai tertinggi dan lolos ke babak final yang dilaksanakan  pada tanggal 23 Oktober 2024 di Kampus 2 UINSA. Muhammad Maghfur Ghufron lolos ke babak final dengan perolehan nilai (1090) dan sistem final ini dilanjukan dengan system Tanya Jawab secara langsung yang harus dijawab dengan bahasa Arab oleh juri yang notabene dosen Bahasa dan Sastra Arab.

Sementara itu, untuk cabang lomba MQK dilaksanakan 2 babak penyisihan dilaksanakan pada tanggal 23 Oktober 2024. Dua mahasiwa yang mengikuti MQK 40 peserta dari berbagai daerah dan instansi. Meskipun, Delegasi dari UIT Lirboyo MQK Fatkhul Muin belum mencapai puncak final, namun ini menjadi pembejaran bagi mereka berdua untuk mempelajari kitab turast lebh baik lagi dan menggali fenomena secara kontekstua yang dihubungkan dengan kajian teori kitab turats.

Pihak pimpinan pun selalu mendukung atas capaian mahasiswa baik kalah maupun menang. Karena tujuan sebenarnya mendorong mahasiswa keluar dalam mengikuti lomba adalah untuk mengaktualisasi diri, ,menguji kemampuan dan melatih kepercayaan diri didepan umum.