Cetak Formulir KKN 2024

Lombok, Nusa Tenggara Barat,- Tim Mahasiswa UIT Lirboyo yang terdiri dari Dwita Nurulita (Pascasarjana PAI), (Pascasarjana, Studi Islam), Zulkhoirian Syahri (S1/ PAI), dan Afnana Lailatul Inayah (S1/ PGMI), berhasil meraih Bronze Medal (Medali Perunggu) dalam Lomba Essay Nasional Mandalika Essay Competition 4 “MEC4” di Universitas Nahdlatul Wathan, Mataram, 2-4 Maret 2024.
Tim mahasiswa UIT Lirboyo harus bersaing melaui tahapan seleksi paper secara online yang kemudian diumumkan sebagai finalis Essay Presentation secara offline dengan kurang lebih 80 peserta dari berbagai Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia.
Dalam essay mereka, tim mahasiswa mengusulkan tema “Inovasi Pemberdayaan Masyarakat Dan Mahasiswa Berbasis Pengelolaan Limbah Plastik Di Kota Kediri”. Ide Inovasi ini merupakan hasil pemikiran mahasiswa Tribakti Lirboyo yang bekerjasama dengan Masyarakat untuk meningkatkan dalam menanggulangi limbah plastik di Kota Kediri yang semakin tidak terkedalikan. Dengan ini bagaimana mendapat pemerhati besar bagi pemeritah kota Kediri.

Dwita selaku ketua tim memaparkan motiwasi mengikuti event ini mengapa dan menceritakan proses persiapan yang dilakukan.
“Kami sangat bangga bisa mewakili kampus untuk event lomba ini dan menginjakkan kaki kami di Pulau Lombok yang terkenal dengan tambang mutiara terbesar di Indonesia. Disana kami juga banyak belajar mulai dari berdaptasi dengan makanan, perilaku serta budayanya. Namun, kami tidak lupa membawa khas kami sebagai santri berakademisi menjadi nilai kita menjadi lebih percaya diri. Semoga kami dapat menjelajah lebih banyak lagi. Harapannya, semoga dapat memperkenalkan Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri di luar dari Provinsi Jawa serta dapat dapat mengharumkan nama UIT Lirboyo,” Papar Dwita.
Tidak lupa kami ucapkan terima kasih kepada pihak UIT Lirboyo Kediri terutama Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Yasin Nuf Falah, M.Pd.I dan Alumni yang telah memafasilitasi tim mahasiswa untuk keberangkatan presentasi ke Lombok, NTB. Atas kepercayaan yang telah diberikan, Alhamdulillah tim ini berhasil mengukir prestasi di tingkat nasional,” pungkasnya.

Mahasiswa UIT Lirboyo Kediri, berhasil membawa pulang juara 3 dalam ajang Dakwah Kreatif Islamic Video Education. Kegiatan ini diikuti berbagai kalangan mahasiswa se-Indoensia. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Universitas Andalas Padang Sumatera Barat.
Tim Kreatif UIT terdiri dari 9 mahasiswa yaitu, Ahmad Baihaqi Saputra (Komunikasi & Penyiaran Islam/8), Ozi Setiaji (Psikologi Islam/ 8), Aufaqul Anjani (Psikologi Islam/ 8), Mochammad Fatkur Roziq (Komunikasi & Penyiaran Islam/8), (Hendriara Alfian Rizky/ (Komunikasi & Penyiaran Islam/8), Mochammad Faqih Amirruddin (Komunikasi & Penyiaran Islam/8), Muchamad Yusril Maulana, (Komunikasi & Penyiaran Islam/8), Fajar Amirul Mu’minin (Komunikasi & Penyiaran Islam/8), dan Muhamad Abdilah (Komunikasi & Penyiaran Islam/8). Berhasil memaparkan video tentang makna Islam itu sendiri sebagai agama keyakinan atau symbol dengan berbagai actual-factual fenomenologi dan berita alam yang terjadi saat ini.
Kemenangan mereka menjadi sebuah prestasi yang membanggakan bagi prodi KPI dan PS dimana mereka dapat mengaplikasikan multimedia digital diberbagai bidang dan konten.
Ketua Program Studi KPI, Arina Rohmatul Hidayah, M.A., menyatakan bahwa keberhasilan mahasiswa dalam lomba tersebut adalah suatu prestasi. Hal ini menjadi pemicu untuk generasi emas di kampus UIT Lirboyo untuk lebih semangat, produktif, explore kelimuan dengan bersuinergi praktik yang salah satunya dapat diaktualisasikan dengan mengikuti kompetisi-kompetisi seperti ini. Maka, target yang diinginkan dapat tercapai secara bertahap. Ia juga berharap bahwa keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa Prodi KPI atau prodi lainnya yang ingin belajar dunia komunikasi dan penyiaran untuk terus berprestasi dan memberikan kontribusi positif bagi Program Studi dan Kampus UIT Lirboyo Kediri.
Selain itu, kemenangan dalam lomba ini diharapkan mampu meningkatkan citra dan promosi Keilmuan Prodi dan kampsu UIT Lirboyo di luar Provinsi Jawa. Keilmuan pada peminatan ini memang mendidikan para mahasiswa untuk kreatif dan inovatif dalam membuat media digital sesuai dengan kebutuhan skill era sekarang.
Para mahasiswa UIT Lirboyo yang berhasil meraih juara tersebut merasa bangga atas prestasi yang mereka raih. Mereka berterima kasih kepada seluruh mahasiswa dan pihak Universitas. Mereka berharap keberhasilan ini dapat memotivasi mahasiswa lain untuk berpartisipasi dalam berbagai kompetisi dan meraih prestasi yang sama pada bidang lomba-lomba yang lainnya.

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.”
― Pramoedya Ananta Toer
Dewi Ayu Intan Lestari atau sering disapa Dewi berasal dari Program Studi S1 Perbankan Syariah Semester 7 UIT Lirboyo Kediri, menjuari Kejuaraan Tingkat Nasional dalam bidang penalaran yaitu jauara III Mahasiswa lomba Esai Nasional yang diikuti 30 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kejuaraan ini di selenggarakan oleh BEM UIT Lirboyo dala festival TRIBAKTI Fest bertempat di UIT Lirboyo Kediri pada bulan Desember 2023.
Dewi mengangkat tema “Manivestasi Self-Love Sebagai Pencegah Stress Akibat Gangguan Financial Healt Pada Mahasiswa”. Tema ini melatarbelakangi pada akhir-akhir tahun ini banyak kasus mahasiswa bundir (bunuh diri) dari berbagai problematika yang ia hadapi dan salah satunya adalah perekonomian dalam kehidupan sehari-hari.
Proses yang dilalui secara ketat dari penjurian secara online dari berbagai tulisan mahasiswa yang masuk dan kemudian diambil 3 peserta dengan kritis penalaran terbaik dalam penelitian untuk dipresentasikan secara langsung dihadapan dewan juri di kampus UIT Lirboyo Kediri.
Prestasi ini tidak lepas dari tangan dingin pembina dosen Ekonomi, Sutantri M.E, yang sebelumnya juga telah berhasil membawa mahasiswanya menjuari berbagai event nasional di luar.
“Teruslah semangat ikhtiar secara dhohir dan yang paling terpenting gunakan jalur langit untuk meminta yang terbaik sebagai hasil dari ikhtiar. Support penuh orang tua dan seluruh keluarga besar UIT Lirboyo adalah kekuatan yang luar biasa, pesan Bu Sutantri, M.E kepada mahasiswanya.
Prestasi dalam bidang karya ilmiah ini merupakan salah satu bagian dari identitas mahasiswa untuk selalu berperilaku kritis, logis, rasional pula radikal dalam berbijak Keputusan yang kemudian dirangkai dalam sebuah maha karya tulis ilmiah. Dengan kompetisi ini semoga para mahasiswa diharapkan generasi peneliti yang andal telahir di universitas ini.

“Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan maka akan diberikan pemahaman mendalam dalam masalah agama. Sesungguhnya ilmu diraih dengan cara belajar.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Malang_Universitas Islam Malang Fakultas Pendidikan Bahasa Arab menggelar kompetisi dengan tema Pekan Araby. Kompetisi ini, salah satu rangkaian untuk memeriahkan bulan Bahasa Arab sebagai Bahasa Internasional setiap tahunnya yang jatuh pada tanggal 18 Desember mendatang.
Kompetisi yang diselenggarakan yaitu MQK dan Khitobah tingkat MA dan Mahasiswa. Universitas Islam Tribakti Lirboyo mengirim delegasi 2 mahasiswa atas nama Luhur Dwi Jatmiko (HKI/3) dan Haidar Mujtaba Syarif (HKI/5).
Kompetisi berlangsung pada tanggal 01-02 Desember 2023 di UNISMA Malang. Kompetisi MQK berlangsung ketat sebab diikuti dari berbagai kalangan mahasiswa dan santri se-Indonesia. Kategori mahasiswa tema yang diambil yaitu bab Haji sampai Muwadda’ah dengan pemberian soal hukum-hukum fiqh kontemporer dan relevansi kasus-kasus pada zaman milinial saat ini.

Luhur Dwi Jatmiko, Haidar Mujtaba Syarif bersama salah satu Dewan Juri/ Dosen Pendidikan Bahasa Arab UNISMA.
Sayang sekali, Haidar dan Jatmiko belum bisa memperoleh kursi 1, 2, dan 3. Namun, mereka masuk nomine 10 besar terbaik, yaitu Haidar dengan 183 poin menduduki peringkat 7 dan Jatmiko 181 poin dengan peringkat 9.
Hal yang sadari dari kompetisi ini adalah “ternyata membaca kitab kuning tidak sekedar membaca saja, kita harus tahu maksud pengarang kitab ini menulis ini untuk apa sehingga bisa menjawab persoalan fiqh sosial di Masyarakat”. Hal inilah, membuat mereka sadar akan pentingnya membaca kitab kuning secara menyeluruh dan diaplikasikan diluar. Salah satunya, dengan mengikuti kompetisi seperti ini denga tekun, disiplin ilmu tentunya. Jadi, semakin luas cakrawala kami dalam mengkaji hukum fiqh. Red Miko dan Haidar.
Dari segenap pimpinan UIT Lirboyo, tetap memberi support bagi mahasiswa yang kompetisi, untuk masalah kalah dan menang itu sudah biasa. Yang terpenting bagi kami, bagaimana mahasiswa UIT Lirboyo dapat berkompetisi dengan jiwa kompetitif dan haus akan prestasi. Ungkap, Zoyaelimam.