Mahasiswa Perbankan Dalami Praktek Asuransi Syari’ah

IMG 20190411 WA0002

Kediri – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Syariah menggelar acara “Seminar Ekonomi Syariah”, Selasa 9/04. Tepat pukul 11.00 wib, acara ini dimulai dengan suasa harmonis dan mengikuti irama dari sambutan ketua pelaksan, gubernur BEM Fakultas Syariah sampai Dekan Fakultas Syariah Ahmad Badi.

Tak luput juga sekitar 170 peserta dari berbagai mahasiswa kampus Institut Agama Islam (IAI) Tribakti sangat antusias berpartisipasi dalam seminar bertema “Millenial dan Money” yang mana pihak pengada acara mendatangkan keynote speaker yang cukup menarik dikalangan mahasiswa Tribakti, yaitu Rendra Bahtiar.

Disela-sela peserta menikmati hidangan yang disajikan Rendra Bahtiar, terbesit dalam diri mahasiswa dan Civitas Akademika IAI Tribakti Kediri, memberika kesan hangat dalam mendapatkan pengenalan yang lebih dalam dari praktisi, asuransi syariah tentang industri asuransi syari’ah yang ada di Indonesia.

Bahkan muncul dalam pemikiran salah satu anggota bemfs selah mengikuti seminar dan mengenal secara lebih dalam tentang perkembangan asuransi syari’ah, ” diharapkan agar perwakilan dari mahasiswa yang terpilih mengikuti training” bahkan bisa langsung praktek dalam asuransi syari’ah, tutur Abduh selaku Wakil Gubernur BEM FS.

Bahkan dalam wawancara kami atas Renda Bahtiar, acara ini mengandung edukasi atas generasi milenial, supaya mereka paham bahwa generasi milenial ini banyak butuhnya, “maka dari itu harus diimbangi dengan banyak masukan, tapi belum terlalu banyak pilihan yang bisa dilakukan” tutur Rendra Bahtiar selaku keynote speaker.

Apalagi mahasiswa juga belum lulus kuliah dan sebagainya, “caranya gimana bisa ya bisa dengan usaha sendiri jadi bisa ngomong yang banyak itu beli pulsa, beli baju dan sebagainya” semua anak-anak remaja atau generasi muda harus sudah memulai berbisnis, untuk memulai berbisnis, “karena apa? karena melihat pergerakan zaman yang semakin mudah kita kuasai lewat digital yang bisa mengajak mereka untuk berwirausaha dengan lebih mudah”, pungkasnya.[] fs/min.

 




Audiensi Mahasiwa Bersama Fakultas Syariah Tuntut Perbaikan Sistem

IMG 20181219 WA0015

Kediri, Bentuk tindak lanjut dari pihak badan eksekutif mahasiswa fakultas syariah (BEM FS) kepada pihak fakultas, untuk melakukan agenda Starting plening bersama pihak Fakultas dalam wadah sarasehan, selasa 18/18.

Acara berjalan dengan lancar dan hikmat. Dimulai pada pukul 12.00 WIB, bertempat di gedung Aula syariah. dengan dibuka oleh Gubernur Bem saudara Novan Alfaizar Ananto dan dihadiri oleh seluruh dekan fakultas Syariah dan Kaprodi.

Acara ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan mengevaluasi program kerja bem dalam satu semester, dan diharapkan agar kiranya semester mendatang akan dapat memperbaiki dan melengkapi hal-hal yang masih kurang dan beberapa hal yang perlu diperbaiki.

Learn more

Menurut Abduh sebagai wakil Gubernur Bem, menyatakan bahwa agenda semester mendatang, Bem fs memiliki enam agenda besar, seperti Seminar, Diskusi, Khataman, pengadilan semu/ survei ke kantor pengadilan agama, bank mini dan Falakiah yang sudah menjadi agenda rutinitas di akhir semester.

“Diharapakan agenda yang sudah menjadi rutinitas tahunan yakni falakiah, untuk tahun ini berada pada tempat yang berbeda, karena meninjau dua tahun kebelakang, falakiah selalu berada di lamongan, dan diharapkan falakiah tahun ini berada di Kota Gersik”, tutur Bpk Ahmad Badi sebagai Dekan syariah.

“Dari Bem diharapkan mau mengajukan Propoal Ke Departemen Agama, guna untuk meminta bantuan agar kiranya diberikan beberapa peralatan falakiah seperti Telecope”, tutur Abduh sebagai wakil gubernur.[] fs/min.




Bangga! Vocalis Lagu ‘Ayo Mondok’ Adalah Mahasiswa IAI Tribakti Lirboyo Kediri

IMG 20181022 WA0007

Kediri – Lagu Mars Ayo Mondok yang dirilis pada 2015 silam hingga kini tetap berdengung di jagad nusantara dalam memperingati Hari Santri Nasional (HSN) ke-3, yakni diperingati setiap tanggal 22 Oktober. Siapa sangka salah satu vocalis lagu tersebut ternyata sedang menempuh program Sarjana di IAI Tribakti Kediri.

Irma Ni’matul Wahidah mahasiswi reguler jurusan Psikologi Islam Fakultas Dakwah ini merupakan perwakilan vocalis perempuan pada Lagu Mars ‘Ayo Mondok Pesantrenku Keren’.

Sejak awal masuk kuliah di Tribakti, ia sudah aktif tergabung sebagai anggota hadroh El-Hilmy di Unit Kreativitas Mahasiswa (UKM) Excellence hingga sekarang.

Sebelum kuliah di Tribakti, ia sempat mondok di Pesantren Al Fattah Kikil, Pacitan pada tahun 2013. Selain itu ia juga aktif pada Seni Musik Sanggar Jubah Al Fattah yang di pimpin langsung oleh Gus Hammam. Bermula dari situ Irma di amanati oleh Gus Hammam untuk menyanyikan lagu ‘Ayo Mondok Pesantrenku Keren’ bersama Ashari salah satu Uztad Pesantren Al Fattah.

Lagu tersebut merupakan ciptaan Koordinator Nasional Gerakan Ayo Mondok KH Luqman HD Attarmasi dari Pondok Tremas dan di aransemen oleh Gus Hammam dari pondok Al Fattah.

Gus Hammam, sapaan akrabnya mengatakan, proses pembuatan lagu Mars Ayo Mondok dilakukanya dalam waktu yang cukup singkat. Tepatnya tiga hari menjelang peringatan Hari Santri Nasional, 22 Oktober tahun lalu. Dengan sarana dan peralatan yang terbatas, lagu ini berhasil direkam dengan dibantu oleh Imam Tobroni dan Hengki dari Sanggar Jubah, sebuah kelompok pengajian dan seni milik Pesantren Al Fattah Kikil Pacitan. (NU ONLINE)

Irma sendiri berharap dengan lagu tersebut semoga mampu membangkitkan semangat nasionalisme para santri di Indonesia.

“Semoga menggugah semangat juang kita sebagai santri, dan semoga bakti santri untuk negri selalu berkibar”, pungkasnya saat diwawancarai oleh awak media LP2M Corong (22/10/2018).[] tyas




Menjaga Tradisi Intelektual Melalui Pelatihan Sosiologi

WhatsApp Image 2018 03 13 at 07.42.03

Komitmen mengabdi kepada ilmu adalah kewajiban bagi setiap akademisi, termasuk menjaga tradisi pelatihan yang mempunyai fokus di ranah keilmuan agar kaderisasi dibidang intelektual mahasiswa bisa tetap terjaga.

Seperti halnya  dengan apa yg  telah dilakukan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Institut ( BEM-I)  IAIT Kediri.  Kegiatan yang mengambil tema “Memotret Dinamika Sosiologi Dari Klasik Hingga Modern” mewujud dalam bentuk Pelatihan Sosiologi  yang dilaksanakan pada 08-11 Maret  2018 di gedung DPC PKB Kab. Kediri.

Menarik Untuk dicermati, bahwa Pelatihan Sosiologi ini mengkaji secara spesifik dan mendalam tentang teori-teori besar yang melatar belakangi lahirnya kazanah ilmu sosiologi yg terus berkembang dari zaman ke zaman.  seperti halnya teori sosiologi auguste comte, ada juga emile dhurheim, max weber, karl mark dan tak lupa Herbert  Spencer.

Pelatihan sosiologi  ini diisi oleh  Directure Institute Javanese research, beliau Bapak Akhol Firdaus, M.Pd. dari tulungagung ,yang secara khusus meluangkan waktunya selama 3×24 jam untuk berbagi ilmu bersama sahabat-sahabati yang  terpilih untuk mengikuti kegiatan pelatihan sosiologi ini.

Sudah menjadi komitmen dan spirit yang dipegang teguh oleh pihak penyelenggara, bahwa kegiatan pelatihan sosiologi ini hanya akan diikuti oleh 35 mahasiswa terpilih dan mempunyai spirit untuk istiqomah bergelut dibidang nalar dan intelektual. Tidak main-main, seleksi yang dijalankan sangat begitu ketat dan menguras tenaga baik dari peserta maupun panitia. Dari administrasi persyaratan, Tulisan Artikel, hingga output pasca pelatihan semua begitu termanajemen dengan baik,  sehingga  tak heran kegiatan ini hanya meloloskan 21 peserta se jawa timur yang memang layak mengikuti pelatihan.

Diharapkan  21 peserta  yang sudah mengikuti pelatihan ini,  mempunyai nalar sebagai seorang petarung untuk menjaga spirit ilmu sebagai sarana pembebasan masyarakat dari ketertindasan dan menjadi  kesatria dijagad intelektual dimasa yang akan datang. (PresBEMIAIT)




BEM- IAI-Tribakti Kediri Hadiri Muskerwil BEM-PTAI Se Jawa Timur

WhatsApp Image 2018 02 27 at 17.32.00

Musyawarah Kerja Wilayah (MUSKERWIL) BEM PTAI sejawa timur kembali digelar pada 24-26 Februari 2018 yang bertempat di Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Akhoirot Kab. Pamekasan Madura. Acara ini dihadiri oleh 30 Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) sejawa timur yang Salah satunya Adalah Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri yang secara khusus mendapatan undangan yang istimewa.

Kegiatan ini merupakan bentuk ikhtiar mahasiswa dalam memacu kualitas dan pegalaman mereka “ Kegiatan ini sangatlah penting , karena melalui forum ini dapat memberikan rekomendasi-rekomendasi bagi pemerintah daerah sebagai bentuk sumbangsih bagi kemajuan bangsa dan negara ujar Khadikul Fikri Selaku Presiden Mahasiswa IAIT Kediri.

Dibuka oleh Bapak Bupati Kabupaten Pamekasan kegiatan ini diawali dengan agenda seminar bertajuk orasi Ilmiah yang mengangkat Tema “Spirit Agama Dalam Pembangunan Nasional”. Dalam seminar yang diisi oleh Bapak. Moh Tasrun selaku Tokoh inspirasi madura sekaligus dinas pendidikan pamekasan. Beliau Menyampaikan bahwa ajaran dan nilai nilai agama harus mampu menjadi motif yang memunculkan spirit yang mampu di manifestasikan untuk pembagunan nasional baik dalam segi sumber daya manusianya maupun dalam segi infrastrukturnya.

Acara ini dilanjutkan dengan agenda musyawarah wilayah yang berbentuk sidang umum membahas tentang ADART organisasi dan pernyataan sikap BEM PTAI jawa timur terhadap UU MD 3 dan Kenaikan harga BBM serta Tarif dasar Listrik yng sangat mencekik rakyat kecil. Anis Rahmatullah selaku Ketua Umum mengatakan bahwa aliansi Seluruh BEM yang tergabung dalam aliansi BEM PTAI Jawa Timur Menolak UU MD 3 yang sangat merugikan rakyat dan hanya memihak pada DPR , kami juga menolak Kenaikan harga BBM serta tarif dasar listrik karena itu sangat mencekik rakyat menengah kebawah. (BEM-I)