Mahasiswa UIT Lirboyo Kediri Raih Medali Perunggu Kejuaraan Muaythai Tuban Cup

Muhammad andrianto muathay

Muhammad andrianto muaythai 2Tuban Cup_ Mahasiswa UIT Lirboyo Kediri, berhasil meraih prestasi bidang olah raga kembali setelah wushu sanda, boxing, dan footsal, sekarang mahasiswa bernama Muhammad Andrianto Prodi Pendidikan Agama Islam Semester I, berhasil meraih medali perunggu dalam kejuaraan Muaythai Tuban CUP yang berlangsung 3 hari pada tanggal 28-30 November 2025.

Menurut Andrianto, pihaknya cukup puas dengan hasil yang diraih, persaingan dikelas under 20+50kg itu terbilang ketat, sebab ini perlombaan pertama diluar baginya.

Hasil capaian ini memacu saya untuk berlatih lebih keras lagi agar kedepan bisa meraih prestasi yang bagus. Hasil ini dipersembahkan untuk orang tua yang sudah mendoakan saya selalu, kampus UIT Lirboyo Kediri yang telah memfasilitasi saya dalam berlatih dibawah naungan unit PPBKM”.

Menurut Andri yang saat ini tercatat sebagai mahasiswa semester I Fakultas Tarbiyah dan Keguruan tersebut, dia dan 3 teman-temannya berbagai prodi yang bergelut dalam bidang olahraga Muaythai sedang giat berlatih untuk kompetisi-kompetisi selanjutnya.

Pihak Kampus UIT Lirboyo Kediri menyatakan rasa bangganya atas pencapain tersebut. Kemudian dari pihak pimpinan Tarbiyah, berharap mahasiswanya tersebut tetap semangat dalam berlatih ke depan masih banyak event yang akan diikuti.

Kami mengapresiasi hasil yang diraih Andrianto. Kami berharap, Andri bisa lebih focus lagi dalam berlatih,”ujarnya.

Dengan capaian-capaian prestasi bidang olahraga, UIT Lirboyo Kediri mampu bersaing dengan kampus-kampus lain dan mengepakkan saya dalam bidang prestasi lain. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pembinaan terus-menerus, semangat juang para atlet mahasiswa UIT Lirboyo Kediri, serta kerja keras para pelatihnya diluar dan dukungan berbagai pihak mampu membawa atlet Muaythai UIT Lirboyo Kediri ke level yang lebih tinggi.

Prestasi ini diharapkan menjadi modal penting dalam menatap event-event besar berikutnya.




Delegasi PBA UIT Lirboyo Kediri Ikuti Muktamar ITHLA XII dan Konferensi Bahasa Arab Internasional di Malang

Itla pba

Malang — Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas akademik dan jejaring nasional melalui partisipasi pada gelaran Muktamar ITHLA XII, Kemah Bahasa Arab Nasional, dan Konferensi Bahasa Arab Internasional. Kegiatan berskala nasional dan ASEAN ini berlangsung pada 24–26 November 2025 di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

Dengan mengusung tema “Sinergi Pemuda dalam Inovasi Teknologi dan Pendidikan Berkualitas”, rangkaian kegiatan ini diikuti oleh ratusan mahasiswa Bahasa Arab dari berbagai perguruan tinggi, baik dari Indonesia maupun negara-negara ASEAN.

Pada kesempatan tersebut, Moh Hadzik Bahauddin sebagai delegasi dari PBA UIT Lirboyo Kediri untuk mengikuti seluruh rangkaian acara. Kehadiran mahasiswa PBA UIT Lirboyo kediri dalam forum akademik ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi, mengembangkan wawasan keilmuan, serta meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi perkembangan dunia pendidikan bahasa yang berbasis digital.

Menurut Bahauddin, kegiatan ini memberikan pengalaman yang sangat berharga.
“Partisipasi pada Muktamar ITHLA XII membuka ruang belajar yang luas, mulai dari diskusi keilmuan, pengembangan teknologi pembelajaran, hingga perluasan jejaring mahasiswa se-ASEAN. Ini menjadi dorongan besar bagi kami untuk terus berinovasi dalam pembelajaran Bahasa Arab,” ungkapnya.

Selama kegiatan, peserta terlibat dalam berbagai agenda, di antaranya Sidang Muktamar, Seminar Internasional, Workshop Interaktif, Kemah Bahasa Arab Nasional, hingga perlombaan tingkat ASEAN. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas akademik dan organisasi mahasiswa Bahasa Arab.

Melalui keikutsertaan ini, PBA UIT Lirboyo Kediri berharap wawasan dan pengalaman yang diperoleh delegasi dapat bagikan kepada mahasiswa lainnya sebagai bagian dari pengembangan kualitas pendidikan Bahasa Arab di lingkungan kampus UIT Lirboyo Kediri.

Itla pba 2




Dari Kampus ke Ring: Mahasiswa UIT Lirboyo Kediri Raih Medali Emas dan Medali Perunggu Turnamen Boxing Cup

Boxing 1

Malang_Universitas Islam Tribakti (UIT) Kediri kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat regional Malang. Kali ini datang kembali dari dunia olahraga cabang Boxing, nama-nama mahasiswa diantaranya:

  1. Khoirul Umam raih Juara 3 – 70 Kg (KPI/ 1),
  2. Yongky Maula Alby raih Juara 1 – 60 Kg (HKI /1)
  3. Dadang Prasetyo Wibowo raih Juara 3 – 65 Kg (HKI/1)

Kompetisi ini dilaksanakan pada tanggal 23 November 2025. Dimana kompetisi ini mempertemukan para atlet muda dari berbagai perguruan tinggi dan sasana Boxing Cup ini merupakan ajang kompetitif yang mengedapankan sportivitas, teknik dan kekuatan mental. Kejuaran Boxing Cup ini diselenggarakan oleh Diaspora Kota Malang, Koni Kota Malang, dan Indonesia Street Combat.

Boxing 3Dalam kejuaraan tersebut, ketiga mahasiswa tampil luar biasa dengan teknik yang solid, stamina kuat, dan mental bertanding yang matang. Mereka berhasil menaklukkan beberapa lawan tangguh hingga akhirnya  UIT Lirboyo meraih kejuaraan bidang boxing pertama kali, setelah sekian lamanya tertidur bidang olahraga.

UIT Lirboyo kampus berbasis pesantren semakin berkomitmen mendukung potensi mahasiswa baik di bidanga akademik maupun non akademik, yang telah membuktikan perannya lewat capaian gemilang. Ajang kompetisi ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai universitas wilayah Malang dan sekitarnya. Dengan persiapan matang dan mental juara, ketiga mahasiswa UIT Lirboyo Kediri berhasil menunjukkan performa luar biasa hingga menempati posisi puncak juara.Boxing 3

Prestasi ini bukan hanya membanggakan secara personal , melainkan menjadi pencapaian penting bagi UIT Lirboyo Kediri yang mana belum memiliki UKM

olahraga, namun mahasiswa semangat mengembangkan diri tanpa ruang batas dan waktu.

 

Pihak pimpinan UIT Lirboyo mengutarakan: “Keberhasilan ananda Yongki, Umam dan Dadang, mengingatkan kita kembali, bahwa mahasiswa UIT Lirboyo Kediri tidak hanya unggul dalam ilmu keislaman dan kepesantrenan, tetapi juga memiliki daya saing dalam dunia olahraga, khususnya dalam cabang boxing atau tinju yang menuntut kedisiplinan tinggi, keberanian, dan kons

istensi latihan”, tutur Rektor UIT Lirboyo Kediri.

Kampus UIT Lirboyo Kediri menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi yang diraih oleh Khoirul Umam,

Yongky Maula Albi, dan Dadang Prasetyo Wibowo. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi mahasiswa lainnya untuk terus menggali potensi dan menunjukkan prestasi di berbagai bidang, baik di dalam maupun diluar kampus.

Semoga kedepan, UIT Lirboyo Kediri terus melahirkan generasi Islami, santri berintelektualitas, juga berprestasi diranah olahraga, seni, dan berbagai lini prestasi lainnya.




Mahasiswa UIT Lirboyo Kediri Aktif Ikuti Seminar Nasional Untuk Tingkatkan Berpikir Kritis Kompetensi Akademik

B

AKediri, 20-21 November 2025 — UIN Syekh Wasil Kediri menyelenggarakan Seminar Nasional dan Conference dengan tema “Humanitarian Crisis and Religious Responsibility in the Modern World” berlangsung selama dua hari, pada 20–21 November 2025,

Tiga mahasiswa Universitas Islam Tribakti lolos dalam penyeleksian abstrak karya tulis ilmiah mereka dalam penyeleksian ketat, dan kini berkesempatan untuk mempresentasikan hasil penelitian mereka di acara conference tersebut. Tim ini dipimpin oleh Salma Mawaddah yang berperan sebagai Presenter utama kemudian kontribusi signifikan juga datang dari mahasiswa S1, Rahmad Ikbal Devid (PAI-A2 Semest. 7), yang menjabat sebagai author kedua sekaligus berpartisipasi sebagai participant dalam acara tersebut. Serta, melengkapi tim, adalah, Atika Nailah Syirva, mahasiswi Pascasarjana (PAI-3A), mahasiswi yang menjadi author ketiga dalam karya ilmiah ini.

DKehadiran mereka tersebut menjadi representasi penting dari Universitas Islam Islam Tribakti Lirboyo dalam memperkuat jejaring akademik serta memperkokoh kiprah institusi dalam isu-isu kemanusiaan global. Seminar nasional ini menghadirkan narasumber terkemuka yang diakui baik di tingkat nasional maupun internasional. Prof. Masdar Hilmy, MA., Ph.D., seorang akademisi senior dan pakar kajian sosial-keagamaan, memberikan pemaparan mendalam mengenai persinggungan antara agama, politik global, dan dinamika krisis kemanusiaan kontemporer. Sementara itu, Dr. Luthfi Ulfa Ni’amah, M.Kom.I., dosen dan peneliti muda yang aktif dalam penelitian isu-isu digital-humanity, menyampaikan perspektif baru tentang peran teknologi informasi dalam merespons tantangan kemanusiaan di era modern.Dalam acara tersebut, para pemateri menekankan bahwa krisis kemanusiaan bukan hanya sebatas isu politik atau ekonomi, tetapi juga berkaitan erat dengan nilai-nilai spiritual, moral, dan tanggung jawab agama. Pesan utama yang disampaikan adalah pentingnya menghadirkan respons kemanusiaan yang tidak hanya berbasis rasionalitas modern, tetapi juga dilandasi kepedulian etis dan nilai-nilai keagamaan.Salma Mawaddah, Bersama Rahmad Ikbal Devid dan Atika Nailah Syirva, memaparkan artikel dengan judul Seks Edukasi Pada Anak Berkebutuhan Khusus (Abk) Di Sekolah Luar Biasa (Slb) Kediri.  Penelitian tersebut menghasilkan bahwa pendidikan seks bagi ABK di SLB tidak hanya sebatas pada transformasi pengetahuan, melainkan sebagai upaya perlindungan diri dari ancaman kekerasan seksual, pembentukan perilaku sehat, serta peningkatan kualitas hidup anak. Selain itu,  Proses seks edukasi di Lembaga pendidikan yang menangani ABK memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi seksual dan adaptif sesuai kebutuhan anak.

Dalam sesi pengarahan, Dr. Taufiq menyampaikan apresiasi atas keberanian mahasiswa mengangkat isu yang jarang disentuh tetapi sangat strategis bagi dunia pendidikan. Beliau menegaskan bahwa meskipun peneliti berasal dari disiplin ilmu non-psikologi, kajian ini tetap memiliki landasan akademik yang kuat karena berfokus pada aspek edukatif, preventif, dan perlindungan anak. “Kalian memang bukan dari psikologi, tetapi penelitian tentang seks edukasi untuk ABK merupakan kontribusi penting dalam memahami bagaimana pendidikan dapat memastikan keamanan dan tumbuh kembang anak yang lebih sehat,” ujar Dr. Taufiq sebagai penanggap presenter room 5 pada waktu itu.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang diskusi kritis lintas prodi, menghadirkan perspektif yang kaya dari mahasiswa Pendidikan hingga hukum. Para peserta membahas berbagai tantangan di lapangan, seperti minimnya modul edukasi seksual yang ramah ABK, kurangnya pemahaman guru maupun orang tua, serta pentingnya pendekatan yang humanis dan berbasis kebutuhan individu anak.

Diskusi berlangsung dinamis dan menghasilkan sejumlah rekomendasi awal yang akan menjadi pijakan bagi penelitian lanjutan. Dengan adanya forum akademik seperti ini, diharapkan kampus dapat terus mendorong kolaborasi lintas disiplin untuk menghasilkan karya ilmiah yang tidak hanya relevan secara teori, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak berkebutuhan khusus.




Racana KH. Mahrus Aly – Nyai Hj. Zaenab UIT Lirboyo Hadirkan Hadirkan Program Mengajar, Mengabdi, dan Menginspirasi

Dok

Img 20251115 wa0041Kediri — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pramuka Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri melalui Racana Kh. Mahrus Aly dan Nyai Hj. Zaenab kembali melaksanakan program “Mengajar, Mengabdi, Menginspirasi” di beberapa sekolah tingkat Siaga dan Penggalang. Program ini menjadi agenda rutin yang bertujuan memperkuat karakter, kedisiplinan, serta kemampuan dasar kepramukaan bagi peserta didik.

Kegiatan ini diisi oleh mahasiswa anggota Racana yang bertindak sebagai kakak pembina. Mereka memberikan pengajaran materi kepramukaan dasar, latihan baris berbaris, permainan edukatif, serta pembiasaan akhlak dan karakter. Antusiasme para siswa terlihat dari partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung.

Ketua Racana menyampaikan bahwa program ini tidak hanya menjadi sarana pengabdian mahasiswa, tetapi juga bentuk kontribusi nyata UIT Lirboyo dalam mendukung pendidikan karakter di sekolah. “Kami ingin hadir membawa manfaat. Semoga adik-adik Siaga dan Penggalang dapat tumbuh menjadi generasi yang disiplin, mandiri, dan berakhlak,” ujarnya.

Pihak sekolah turut mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus memperkaya wawasan kepramukaan. Melalui program “Mengajar, Mengabdi, Menginspirasi” ini, UKM Pramuka UIT Lirboyo berharap dapat terus mendorong hadirnya pemuda inspiratif yang siap mengabdi kepada masyarakat.