Pengumuman Munaqosah Skripsi Tahun 2025

P . E . N . G . U . M . U . M . A . N
Nomor : 141/K.02/408/III/2025

PENDAFTARAN DAN MUNAQOSAH SKRIPSI
TAHUN 2025

Disampaikan bahwa pendaftaran Ujian Munaqosah Skripsi Tahun 2025  telah dibuka dengan ketentuan sebagai berikut :
1. Membayar Ujian Konprehensif dan Munaqosah Skripsi di Bank Jatim (Kas RS Kilisuci) Nomor Rekening 0061056009 a/n Univ Islam Tribakti Lirboyo Kediri:
=>  Ujian Komprehensif sebesar Rp. 250.000,- (dua ratus lima puluh ribu rupiah)
=>  Munaqosah Skripsi
Gelombang I:
a).   Kelas A : Rp. 500.000,- (lima ratus ribu rupiah);
b).   Halaqoh : Rp. 520.000,- (lima ratus dua puluh ribu rupiah);
Gelombang II:
a).   Kelas A : Rp. 700.000,- (tujuh ratus ribu rupiah);
b).   Halaqoh : Rp. 720.000,- (tujuh ratus dua puluh ribu rupiah);
Gelombang III:
a).   Kelas A : Rp. 900.000,- (sembilan ratus ribu rupiah);
b).   Halaqoh : Rp. 920.000,- (sembilan ratus dua puluh ribu rupiah);
=> Untuk gel. III/semester IX ke atas kena tambahan biaya BK/Semester tunggu sebesar Rp. 800.000,- (delapan ratus ribu rupiah) per semester;

2. Mengisi dan cetak Formulir Munaqosah Tahun 2025 (persiapkan berkas untuk mengisi formulir) DI SINI : 1) KTP, 2) Pas Photo berwarna, bisa download DI SINI, 3) Ijazah SLTA dan Surat Keterangan Pembetulan jika ada pembetulan ijazah), 4. Slip pembayaran Bank Jatim;

3. Dinyatakan ELIGIBLE dalam reservasi Penomoran Ijazah Nasional/PIN (stempel Fakultas);

4. Tidak mempunyai tanggungan administrasi keuangan s/d. semester berjalan / per 30 Juli 2025 (stempel bendahara);

5. Telah mendaftar Ujian Komprehensif (stempel LPM);

6. Menunjukkan Skripsi (lengkap dengan lampirannya) yang telah ditandatangani oleh pembimbing sebanyak 4 (empat) Eksemplar, masing-masing diklip dan dimasukan stofmap folio warna (F. Tarbiyah & Keguruan: Kuning, F. Syari’ah & Hukum: Biru dan F. Dakwah, & Ushuluddin: Merah, F. Psikologi: Ungu, F. Ekonomi & Bisnis: Orange);

7. Pendaftaran di Kantor Pusat terakhir tanggal 31 Mei 2025 (Gel. I), 26 Juli 2025  (Gel. II), dan 23 Agt 2025 (Gel. III) pkl. 16.00 WIB;

8. Ujian pada hari Selasa & Rabu, 10 & 11 Juni 2025 (Gel. I), 5 & 6 Agt 2025 (Gel. II) dan 30 Agt 2025 (Gel. III) (jadwal menyusul);

Kediri, 3 Maret 2025
Wakil Rektor I,

t.t.d

Dr. H. A. Jauhar Fuad, M.Pd.


– scan barcode untuk menerima informasi skripsi dan wisuda 2025
– link formulir klik DISINI
– Jika sudah pernah mengisi formulir, untuk mencetak silakan klik DI SINI tidak perlu mengisi FORM lagi.

 




Lima Mahasiswa PIAUD UIT Lirboyo Kediri Juara 1 Kontes Tari Tradisonal Tingkat Nasional

PIAUd

Kediri/21 Februari 2025_Lima mahasiswa Prodi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD) berhasil mengharumkan nama Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri di kancah nasional. Mereka diantaranya: Pipit Oktaviani/VIII, Aina A’yunina Ramadani/ VIII, Devi Ratnawati/ II, Muthiia Silma Najwa/ VI, dan Salsabila Indria Habsa/ VI, meraih Juara 1 Lomba Kreasi Tari Tradisional yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar Ikatan Mahasiswa PIAUD Se-Indonesia.
Kegiatan kompetisi ini dilaksanakan secara online melalui prosedur mengirimkan video rekaman tari. Kegiatan kompetisi ini dilaksanakan secara online melalui prosedur mengirimkan video rekaman tari. Kampus UIT Lirboyo bersaing dengan beberapa kampus ternama diantaranya UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan, IAIN Kudus, UIN Syech Nurjati Cirebon, UIN SUSKA Riau, IAIN Palangkaraya, UID Ciamis, IAIN Tuban, dan perguruan tinggi lainnya di Indonesia. Juara 1 yang didapatkan mahasiswa PIAUD UIT Lirboyo Kediri dengan perolehan 494 point yang diumumkan secara online dalam seminar nasional dan pelantikan PB dan DPW IKMAPISI di UNUGIRI. Kemenangan ini menjadi bukti ketekunan dan dedikasi para mahasiswa dalam mengembangkan bakat mereka di bidang seni tradisional yang merupakan warisan budaya Indonesia yang harus dijaga dan dilestarikan.
Pipit Oktaviani sebagai koordinator tim tari tradisional UIT Lirboyo mengungkapkan motivasi, persiapan, dan harapannya. “Motivasinya ingin mengharumkan nama UIT Lirboyo dan Prodi PIAUD, mengasah minat dan bakat serta menambah prestasi. Persiapan dengan melakukan latihan dan mempersiapkan hal yang dibutuhkan. Harapan kedepannya semoga lebih banyak lagi prestasi yang dapat dihasilkan oleh mahasiswa UIT Lirboyo, dan kedepannya pihak universitas semangat lagi dalam mendukung dan menfasilitasi mahasiswa ketika perlombaan,” ungkapnya.
Ibu Novida, Kaprodi PIAUD UIT Lirboyo, turut mengungkapkan rasa bangganya atas prestasi yang dicapai oleh mahasiswanya. Ini adalah hasil kerja keras dan semangat pantang menyerah dari seluruh anggota tim tradisonal. Mereka sudah berlatih 1 bulan dengan giat dan sungguh-sungguh, serta menunjukkan komitmen tinggi untuk mengharumkan nama universitas,” ujarnya.
Kemenangan ini juga menunjukkan dukungan penuh segenap civitas pimpinan UIT Lirboyo terhadap pengembangan seni budaya dikalangan mahasiswa. Memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada mahasiswa kami yang ikut lomba tari mahasiswa PIAUD Se-Indonesia ini. Kemauan mereka mengikuti kompetisi ini luar biasa. Memang semangat seperti ini yang selalu kita tanamkan kepada mahasiswa. Semoga kedepanya mahasiswa dapat mengepakkan sayap dan membawa budaya tari Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi.




Angkat Isu Teknologi AI Zaman ini, Adi Kurniawan Raih Juara Harapan II Fesdanas 2025

Adi Kurniawan

Jombang_Prestasi membanggakan dari Adi Kurniawan mahasiswa Prodi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir UIT Lirboyo Kediri  yang memenangkan kompetisi Da’I pada event FESDANAS (Festival Da’I Nasional) di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang.

Menurut pebimbing Adi, mengutarakan, yang bersangkutan telah melewati proses review naskah dai, Latihan hafalan, latihan tempo penyampaian menuju babak penyisihan sampai babak final. “Pada tahap penyisihan berjalan secara daring dilaksanakan pada tanggal 05 November -25 Desember 2024 untuk memperebutkan 80 kursi menuju semifinal yang akan dilansungkan secara offline pada tanggal 5 Februari 2025 untuk memperebutkan 6 kursi menuju puncak juara. Sebuah proses perjalanan panjang dalam kompetisi ini, namun tidak menyulutkan energi Adi Kurniawan untuk menegakkan umat muslim yang sedang tidak baik-baik saja akibat serangan teknologi.

Adi mengangkat tema kekinian yang sedang marak bagi kaum remaja di Indonesia, ia melihat realita sekarang bahwa kaum pemuda sekarang enggan memegang buku hingga membaca. Pemuda sekarang kecanduan teknologi, apa-apa semua teknologi, dimana semakin mudah dijangkau. Padahal kalau dilihat teknologi juga memiliki dampak negative yang signifikan. Pemuda lebih semangat literature cuplikan aplikasi Instagram, tiktok, dst. Maka dari itu, ia sampaikan dampak ini di perlombaan tersebut dengan judul “Pentingnya Literasi di Tengah Gempuran AI”.

Selain memaparkan dampak AI, ia juga memberikan solusi bagi kaum pemuda untuk kesadaran betapa pentingnya membaca untuk memperluas wawasan pengetahuan. Sebagaimana keterangan surat al-Alaq yang ia presentasikan, berbunyi:

Jibril mengulang kata iqra’ sampai 3 x

اِقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِيْ خَلَق, اِقْرَأْ, اِقْرَأْ

Disitu, Adi mengajak kepada pendengar, bagaimana caranya mengendalikan diri agar bisa tumbuh generasi emas yang berkualitas diperkuat dengan literasi membaca dan menyaring berita-berita hoax.

Segenap pimpinan UIT Lirboyo Kediri, sangat bangga dengan hasil yang diperoleh Adi, mengingat dia meraungi proses babak kualifikasi dengan tingkat persaingan yang sangat ketat dari jumlah peserta 289an peserta menujuk babak 80 besar hingga masuk 6 besar dan berhasil juara harapan 2 di Fesdanas.

Pesan untuk Adi, diniatkan untuk syiar. Apapun hasil yang diperoleh, yang paling penting adalah menyebarkan kebaikan. Kedua, tampil didepan panggung, menang melawan diri sendiri dari rasa insecure didepan banyak orang.

Dari situ, mahasiswa sekaligus santri dari pondok pesantren Darussalam Lirboyo asal  Jambi dapat belajar meninggikan jam terbang. “Jam terbang menjadi penting untuk mempersiapkan diri mahasiswa/santri di perlombaan yang lain. Hasil itu bonus, tidak perlu menjadi beban untuk menang,” tutupnya.

 




Kedua Kalinya, Muhammad Khoirul Muna Menjuarai Musabaqoh Hifdhil Hadist di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta

M. KHOIRUL MUNA JUARA 2 MHH UAD

Yogyakarta_Muhammad Khoirul Muna merupakan mahasiswa prodi HKI  UIT Lirboyo Kediri angkatan2022. Ia seorang santri sekaligus mahasiswa penghafal hadist meraih Juara 2 Lomba Musabaqoh Hifdhil Hadist dalam MUMTASH IX Tingkat Mahasiswa yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Prodi Ilmu Hadist, di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, pada tanggal 29-30 Janurai 2025.

Muna panggillan akrabnya, merupakan santri al-Mahrusiyyah Lirboyo, Kediri. Selain aktif sebagai mahasiswa  UIT Lirboyo, saat ini ia juga masih aktif sebagai pengurus pondok, Pengurus BEM dan lainnya.

Muna mengungkapkan, saat ini ia telah menghafal seluruh isi kitab Arbain Nawawi dan Bulughul Maram beserta maknanya. Semangatnya menjadi seorang al-Muhaddist (Penghafal Hadist) sangat tinggi. Di pesantrennya, ia selalu muroja’ah untuk menjaga hafalan dengan terus menerus mengulangnya guna meraih mutqin dalam bacaan, hafalan, serta pemahaman.

Selain ia rajin menghafal hadist, ia juga rajin dalam menulis bidang keilmuannya yang ia kembangkan dari hasil Lembaga Bahtsul Masail.

Lebih lanjut, keutamaan menghafal Hadist yaitu dapat menjaga dan lebih memahami agama Islam, serta mengharap keberkahan dan kemudahan dalam mempelajari ilmu, ungkap Rektor UIT Lirboyo Kediri.

Namun, tantangan dalam menghafal hadist atau al-Quran, yaitu konsisten murojaah agar tidak hilang. Manajemen waktu dan tenaga menjadi hal yang perlu diperhatikan agar bisa istiqomah sebagai penghafal Hadist,” Imbuhnya.

Segenap Civitas Akademika UIT Lirboyo Kediri, mendukung mahasiswa dalam mengoptimalkan potensi bidang akademik maupun non akademik sehingga bisa berprestasi dan mengharumkan nama UIT Lirboyo Kediri.

Kami sampaikan terimakasih dan ikurt berbangga yang diraih  mahasiswa ilmu hukum dari fakultas syaria’ah.




Mahasiswa UIT Lirboyo Kediri, Sabet 3 Medali Perunggu Kejuaraan Pagar Nusa di Universitas Trunojoyo Madura

Pagar Nusa

MADURA_ Mahasiwa UIT Lirboyo Kediri yang tergabung dalam UKM Pagar Nusa meraih prestasi di ajang Kejuaraan Pagar Nusa pada 25-29 Januari di Universitas Trunojoyo Madura. Perwakilan mahasiswa tersebut berhasil meraih 3 perunggu pada pertadingan dewas putra di  kelas A, kelas C dan kelas D.

Peraih medali atas nama:

  1. Puthut Wijanarko, Program Studi HKI /semester 3 (Kelas A)
  2. Fadel Mukhtar Husen, Program Studi HKI / semester 3  (Kelas C)
  3. Rokhim, Program Studi KPI / semester 5 (Kelas D)

Pertandingan ini berjalan sengit, seru dan lancer, suara supporter dari masing-masing peserta membuat suasana pertandingan semakin membara.

“Alhamdulillah kami bisa menyumbangkan medali untuk kampus kami UIT Lirboyo Kediri, dan ini merupakan pertandingan yang kesekian kalianya di tingkat nasional. Kedepannya, kami dari UKM Pagar mempunyai target menjadi  Juara Umum dan memperoleh banyak medali Emas, Ungkap Rizaldi selaku kakak pembina.

Pertandingan ini diikuti oleh berbagai peserta dari beberapa daerah dan perguruan tinggi di Indonesia, yang mana masing-masing delegasi bisa mengirimkan 10-20 peserta pada masing-masing kategori. UIT Lirboyo Kediri sendiri mengirimkan 4 perwakilan yang siap dalam menghadapi kompetisi di Madura tersebut.

Dari kami sendiri aktifia pagar nusa memegang semboyan  kami, laa gholiba illa billah,  artinya “tidak ada yang menang kecuali dengan pertolongan Allah swt.

Mereka bertiga contoh  nyata dari semangat juang dan dedikasi yang tinggi. Meskipun di waktu libur kuliah, ia tetap berlatih dan mempersiapkan diri untuk menghadapi lomba. Mereka yakin bahwa dengan memanfaatkan waktu yang baik, kita bisa melakukan banyak hal.Pagar nusa adalah salah satu olahraga  untuk menjaga kesehatan dan kebugaran, sekaligus mengasah mental, ungkap Ibu Betti, selaku Penasehat UKM Pagar Nusa UIT Lirboyo Kediri.

“Dengan prestasi yang diraihnya, kami tidak hanya membawa pulang medali, tetapi juga pengalaman berharga yang akan membentuk karakternya di masa depan. Ia berharap untuk terus berlatih dan berkompetisi, tidak hanya untuk dirinya, tetapi juga untuk mengharumkan nama Pagar Nusa dan institusi tempatnya belajar. Dengan semangat yang membara, kami mahasiswa UIT Lirboyo siap menghadapi tantangan berikutnya, Ungkap Fadel”.