Dosen Pendidikan Agama Islam mewakili UIT Lirboyo di International Conference Universitas Islam Fatoni Thailand

Pattani, Thailand (07/08/2025)— Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Dwita Nurulita, M.Pd., dosen sekaligus Staf Lembaga Pengembangan Bahasa, Urusan Internasional, dan Kerja Sama (LPBUIK) UIT Lirboyo, berkesempatan mempresentasikan papernya dalam International Conference yang digelar di Universitas Islam Fatoni, Thailand.
Dalam forum akademik bergengsi ini, Dwita membawakan makalah berjudul “The Use of Deepfake in Non-Consensual Pornography: An Islamic Legal Analysis of the Protection of Bodily Integrity and Honor”. Papernya mengupas secara mendalam fenomena penyalahgunaan teknologi deepfake untuk tujuan pornografi non-konsensual, ditinjau dari perspektif hukum Islam, khususnya dalam perlindungan integritas tubuh (bodily integrity) dan kehormatan manusia.
“Isu deepfake ini bukan hanya masalah teknologi, tetapi juga menyentuh ranah moral, hukum, dan kemanusiaan. Dalam pandangan Islam, menjaga kehormatan dan integritas tubuh adalah bagian dari maqāṣid al-syarī‘ah yang harus dilindungi,” ungkap Dwita dalam presentasinya.
Konferensi ini dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Islam Fatoni Thailand beserta jajaran akademisi dan peneliti dari berbagai negara. Selain sesi akademik, kegiatan ini juga menjadi momentum penting bagi penguatan jejaring internasional perguruan tinggi Islam swasta.
Salah satu agenda utama adalah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara 14 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) Indonesia dengan Universitas Islam Fatoni Thailand. UIT Lirboyo menjadi salah satu institusi yang turut menandatangani kesepakatan tersebut, sebagai komitmen untuk mengembangkan kolaborasi di bidang riset, pertukaran mahasiswa, publikasi ilmiah, dan pengembangan akademik lainnya.
Rektor Universitas Islam Fatoni, Assoc. Prof. Dr. Sheikh Ismail Lutfi Japakiya. Dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas partisipasi PTKIS Indonesia, termasuk UIT Lirboyo, yang dinilai membawa semangat Islam moderat dan progresif ke forum internasional.
Partisipasi Dwita Nurulita dalam konferensi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi sivitas akademika UIT Lirboyo untuk terus mengembangkan riset-riset relevan yang mampu menjawab tantangan zaman, sekaligus mempromosikan nilai-nilai Islam Nusantara di tingkat global.










