Penguatan Kapasitas Pengelola Jurnal dan Rapat Koordinasi

SURABAYA — Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (Forpim) melaksanakan rapat koordinasi di sela kegiatan Penguatan Kapasitas Pengelolaan Jurnal pada Jumat (29/8). Acara ini dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Dirjen Pendidikan Islam Prof. Dr. Amin Suyitno, M.A., Koordinator Kopertais Wilayah IV Jawa Timur Prof. Ahmad Muzakki, Ph.D., Wakil Koordinator Kopertais IV Dr. H. Sumarkan, Sekretaris Kopertais IV Dr. H. M. Hasan Ubaidillah, S.H.I., M.Si., Ketua Forpim Dr. H. Abdul Aziz, M.Si., serta Wakil Ketua Forpim Dr. H. A. Jauhar Fuad, M.Pd.

Dalam sambutannya, Prof. Suyitno menegaskan kembali pentingnya pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat. Ketiga dharma ini merupakan satu kesatuan kinerja untuk mencerdaskan bangsa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui ilmu pengetahuan dan teknologi.
Selain itu, dibahas pula urgensi publikasi ilmiah sebagai sarana penyebaran hasil penelitian dan pemikiran akademis. Publikasi melalui jurnal, buku ilmiah, prosiding, hingga artikel populer dinilai penting untuk memajukan ilmu pengetahuan, meningkatkan kredibilitas peneliti, melindungi hak kekayaan intelektual, serta memperluas jejaring akademik.
Kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi pengurus Forpim yang membahas sejumlah isu strategis, di antaranya,
-
Kuota sertifikasi dosen tahun 2025, dengan mempertimbangkan masa kerja dan jabatan fungsional,
-
Pemutakhiran data serdos Kopertais IV terkait laporan beban kerja dosen,
-
Penyesuaian gaji sertifikasi dosen sesuai regulasi terbaru BKN dan Perpres 2024,
-
Proses pengajuan jabatan akademik Lektor Kepala, termasuk biaya reviu artikel jurnal,
-
Pendirian perguruan tinggi baru di Jawa Timur dengan mempertimbangkan aspek demografi dan jarak antarkampus.
Melalui kegiatan ini, Forpim menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola akademik, khususnya pengelolaan jurnal ilmiah, sekaligus menyelesaikan isu-isu krusial dalam peningkatan mutu dosen dan institusi pendidikan Islam di Jawa Timur.
