Dua Mahasiswi PAI Raih Honorable Medal di Kompetisi Esai Nasional

PAI Arifatul Mufitda & Era Auliatul Faiza Honorable Medal

Bandung, 4–5 April 2026 — Prestasi kembali diperoleh mahasiswa Universitas Islam Tribakti Lirboyo dari Program Studi Pendidikan Agama Islam semester 6. Dua mahasiswi PAI yang aktif dalam akademisi bernama Arifatul Mufitda dan Era Auliyatul Faiza berhasil meraih honorable medal dalam ajang kompetisi esai tingkat nasional yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Kompetisi ini berlangsung online dan offline, yang dimulai dari babak penyisihan dengan mengirim naskah esai secara online. Tema yang diambil adalah energi dan lingkungan, kemudian membahas “Perubahan Tata Guna Lahan sebagai Pemicu Bencana Alam di Sumatra: Tinjauan Sosial dan Ekologis”.

Kompetisi ini menjadi wadah bagi para pelajar dan mahasiswa untuk menuangkan gagasan kritis, inovatif, dan solutif terhadap berbagai isu aktual, mulai dari pendidikan, teknologi, hingga sosial budaya. Dalam ajang bergengsi tersebut, Arifatul dan Era mampu menunjukkan kualitas tulisan yang baik dari segi analisis, orisinalitas ide, maupun kekuatan argumentasi. Dengan penilaian ini, esai yang mereka kirim dan digagas masuk dalam nominasi offline untuk dipertanggungjawabkan pada tanggal 4 s.d. 5 April di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung.

Karya esai yang mereka angkat mampu memberikan perspektif baru serta solusi yang aplikatif terhadap permasalahan yang diangkat. Dewan juri memberikan apresiasi khusus atas kedalaman riset serta kemampuan keduanya dalam menyusun narasi yang sistematis dan persuasif.

Pencapaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus belajar dan berkarya. Kami berharap apa yang kami tulis dapat memberikan manfaat dan inspirasi bagi banyak orang,” ujar Arifa.

Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi kami, tetapi juga ingin memperkenalkan kampus kami kepada mahasiswa-mahasiswa di Indonesia dan daerah asal mereka. Prestasi ini kami harapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi teman-teman kami di lingkungan kampus UIT Lirboyo Kediri untuk aktif berpartisipasi dalam kompetisi akademik serta mengembangkan kemampuan literasi dan berpikir kritis apa pun itu,” ujar Era.

Ajang kompetisi esai nasional ini sendiri dikenal sebagai salah satu kompetisi prestisius yang menuntut kualitas tinggi dari setiap peserta. Dengan diraihnya honorable medal, Arifatul Mufitda dan Era Auliyatul Faiza membuktikan bahwa mahasiswa UIT Lirboyo Kediri mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional melalui kekuatan ide dan tulisan.

Pihak sivitas akadmeika UIT  Lirboyo Kediri mengharapkan agar semua mahasiswa UIT Lirboyo Kediri mampu mengembangkan argumen kritis, radikal, dan rasional dalam dunia kompetisi.

 




Tunjukkan Kemampuan Terbaik, Fattan Choirul Umam Raih Dua Medali dalam Kompetisi

Fattan Choirul Umam HKI

Yogyakarta_Dipenghujung akhir bulan Ramadan, kabar gembira dari mahasiswa atas nama Fattan Choirul Umam, Prodi Hukum Keluarga Islam, semester 6, yang berhasil meraih Silver Medal dan Bronze Medal dalam ajang kompetisi Olimpiade Cendekia Muslim bidang Studi Islam. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Kampus Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta yang bekerja sama dengan CV. Bina Nusantara.

Dalam kompetisi ini, Fattan mampu menunjukkan performa terbaiknya hingga berhasil meraih dua penghargaan sekaligus yang berlangsung 2 hari penuh. Perolehan Silver Medal menunjukkan kemampuan yang sangat baik dan konsistensi dalam menguasai materi lomba, sementara Bronze Medal menjadi bukti tambahan atas prestasi yang berhasil diraih pada kategori lainnya.

Dalam kompetisi tersebut, Fattan harus bertarung sesama tingkat mahasiswa berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Ia harus melawan dengan jumlah peserta cabang Studi Islam yang lebih dari 300.

Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi Institusi UIT Lirboyo Kediri. Hal ini sekaligus menjadi motivasi bagi teman-teman seperjuangan di lingkungan akademisi UIT Lirboyo Kediri untuk terus berkembang dalam proses belajar, meraih prestasi, dan mengembangkan potensi diri di berbagai bidang keilmuan. Dukungan dari para pimpinan,dosen, pembimbing, serta doa dari orang tua juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan ini.

Rektor UIT Lirboyo, Kediri, tidak luput menyampaikan apresiasi yang tinggi atas capaian Fattan Choirul Umam, yang mengharapkan prestasi ini dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan di Internasional. Semoga keberhasilan Fattan Choirul Umam dapat menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa-mahasiswa kita di universitas ini untuk terus berusaha, berprestasi, dan mengharumkan nama lembaga di berbagai ajang kompetisi”, Ujar Rektor III UIT Lirboyo Kediri.

Selamat kepada Fattan Choirul Umam atas prestasi yang diraih. Semoga sukses dan terus menorehkan prestasi di masa yang akan datang.

 




Mahasiswa Raih Juara 3 Lomba Cipta Puisi Tingkat Nasional, Bukti Kreativitas Generasi Muda

PAI ANGELITA JUARA 3 CIPTA PUISI

Kediri_Berturut-turut tiada henti, Mahasiswa UIT Lirboyo Tidak pernah surut akan kontribusi Prestasi untuk kampus UIT Lirboyo Kediri. Kali ini prestasi kembali diraih oleh mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam atas nama Angellita Salsabila Prasidha semester IV dalam ajang kompetisi sastra tingkat nasional. Angelita berhasil meraih Juara 3 pada Lomba Cipta Puisi Tingkat Nasional, sebuah kompetisi nasional yang diikuti oleh kurang lebih 587 peserta dari berbagai perguruan tinggi dan komunitas literasi di seluruh Indonesia.

Kompetisi cipta puisi ini diselenggarakan oleh CMN Media sebagai wadah untuk mengembangkan kreativitas generasi muda dalam bidang sastra, sekaligus mendorong lahirnya karya-karya puisi yang reflektif, inspiratif, dan sarat nilai kemanusiaan. Ratusan peserta dari berbagai daerah turut mengirimkan karya terbaik mereka untuk dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari akademisi, sastrawan, dan praktisi literasi nasional.

Dalam perlombaan tersebut, peserta diminta menciptakan puisi yang tidak hanya indah secara bahasa, tetapi juga memiliki kedalaman makna dan kekuatan pesan. Penilaian dilakukan berdasarkan beberapa kriteria penting, seperti orisinalitas karya, kekuatan diksi, struktur puisi, serta kemampuan penyair dalam menyampaikan gagasan melalui bahasa puitis.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa kemampuan literasi mahasiswa UIT Lirboyo mulai berkembang, yang dikuatkan dengan kreativitas dan kepekaan terhadap realitas sosial, yang dapat menjadi kekuatan besar dalam dunia sastra dan akademika.

Capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi saya sendiri, tetapi juga saya senang bisa mengharumkan nama kampus saya, UIT Lirboyo Kediri, di tingkat nasional, terutama dalam bidang puisi. Pihak kampus memberikan apresiasi atas keberhasilan saya dan berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi teman-teman saya untuk terus berkarya dan berprestasi di bidang apa pun yang ingin kita capai dan dikembangkan,” ucap Angel.

Begitu pun Rektor UIT Lirboyo Kediri turut memberi apresiasi kepada mahasiswa PAI, saudari Angelita Salsabila Prasidha, dalam keikutsertaan berbagai kompetisi nasional dalam dunia literasi menulis, tentu sangat membutuhkan ketenangan dan ketajaman dalam membaca, sehingga melahirkan karya-karya terbaru dan inovatif. Tentu, prestasi ini diharapkan mampu meningkatkan budaya literasi di kalangan rekan-rekan mahasiswa UIT Lirboyo Kediri untuk  memperkuat literasi menulis dari seni sastra Indonesia, Arab, atau lainnya,” ucap Rektor UIT Lirboyo Kediri.

Kemudian, dengan semangat berkarya dan berprestasi, diharapkan semakin banyak mahasiswa yang berani menunjukkan potensi dan kreativitasnya melalui berbagai ajang kompetisi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Baca berita selengkapnya pada link:  Event Menulis Nasional https://share.google/Za3eBOf63uxahP5CO




Mahasiswa PBA UIT Lirboyo Kediri Raih Juara 1 Musabaqoh Hifdzi al-Qur’an Tingkat Nasional

12234

Purwokerto_Kampus UIT Lirboyo terus mencetak prestasi setiap saat. Pada tanggal 07 Maret 2026, tepat di bulan Ramadan, mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Arab meraih juara dalam ajang Musabaqah bidang Tahfidz Al-Qur’an. Dalam kompetisi tersebut, Nisa berhasil meraih Juara 1 cabang Tahfidz Al-Qur’an setelah menunjukkan kemampuan hafalan dari babak penyisihan hingga final dengan kemampuan hafalan yang kuat, tajwid yang baik, serta ketenangan dalam melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an di hadapan dewan juri.

Kompetisi Tahfidz Al-Qur’an ini diselenggarakan di Pondok Pesantren Fatimatuz Zahra di Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan memperingati Nuzul al-Qur’an di bulan Ramadan yang diikuti oleh para peserta dari berbagai lembaga pendidikan Islam.

Keberhasilan meraih Juara 1 tersebut diraih oleh Musyarofatun Nisa/PBA/IV, perwakilan dari Instansi UIT Lirboyo Kediri, setelah melalui proses penilaian yang ketat dari dewan juri. Penilaian meliputi ketepatan hafalan, kelancaran, penerapan hukum tajwid, serta adab dalam membaca Al-Qur’an.

Alhamdulillah, saya bisa membawa prestasi untuk almamater kampus saya, UIT Lirboyo Kediri, setelah saya melewati babak penyisihan ketat secara online. Juara ini akan menjadi motivasi saya untuk tetap muroja’ah dan memperkuat hafalan saya. Ke depannya, semoga saya  bisa terus berkontribusi memberikan kejuaraan-kejuaraan di tingkat lebih tinggi. Keberhasilan ini tidak lepas dari doa orang tua, bimbingan para pengasuh pesantren Darussalam Lirboyo, serta latihan yang konsisten dalam menjaga hafalan Al-Qur’an,” ujar Nisa.

Menurut panitia pelaksana, lomba Tahfidz Al-Qur’an ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an sekaligus mendorong lahirnya para penghafal Al-Qur’an yang berkualitas.

Ajang ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga sarana syiar Al-Qur’an dan motivasi bagi para santri untuk terus meningkatkan kualitas hafalannya,” ujar salah satu panitia kegiatan.

Sementara itu, segenap sivitas UIT Lirboyo Kediri bersyukur atas pencapaian yang diraih. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mendekatkan diri kepada Al-Qur’an serta mengembangkan potensi dalam bidang keagamaan. Dengan capaian mahasiswa Musyarifatunnisa, ia berhasil mengharumkan nama kampus UIT Lirboyo Kediri sekaligus menunjukkan bahwa kampus UIT Lirboyo Kediri tidak kehabisan generasi muda yang  memiliki peran penting dalam menjaga dan menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Purwokerto

 




Tunjukkan Kreativitas Digital, Mahasiswa UIT Lirboyo Kediri Sukses Raih Juara 2 Fotografi Bimas Islam In Frame

Emas Dan Hijau Tua Modern Selamat Atas Kesuksesan Konten Instagram (1)Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa dalam ajang kompetisi nasional yang diselenggarakan oleh Direktorat Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama Republik Indonesia. Pada kompetisi ini,  mahasiswa Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri berhasil meraih Juara 2 pada bidang Fotografi, setelah bersaing dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Prestasi ini diraih oleh salah satu mahasiswa dari Prodi Hukum Keluarga Islam semester 8 atas nama Muhammad Azka Zulfar Rohman, yang mewakili institusinya dalam ajang kompetisi yang diselenggarakan oleh Direktorat Bimas Islam Kementerian Agama RI.

Azka, panggilan karibnya, meraih Juara 2 dalam lomba fotografi, sebuah kompetisi yang menilai kemampuan peserta dalam menghasilkan karya visual yang kreatif, komunikatif, dan memiliki nilai estetika tinggi.Pengumuman pemenang kompetisi dipublikasikan melalui website resmi Bimas Islam dan Kemenag di tahun ini, setelah melalui proses seleksi dan penilaian oleh dewan juri.

WhatsApp Image 2026 03 02 at 21.28.12“Alhamdulillah, saya dapat juara 2 dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Bimas Islam. Sejatinya, saya tidak menyangka bisa meraih peringkat kedua. Hasil ini menjadi motivasi saya untuk terus maju dan belajar fotografi di era yang bergelut digital ini. Saya sendiri seorang santri berdomisili di Mahrusiyyah Lirboyo, tidak ingin ketinggalan dengan dunia digital. Sebab, mau tidak mau kita harus mengikuti zaman ini, begitu pula saya juga seorang mahasiswa. Maka saya ingin memadukan kedua keilmuan ini menjadi satu. Prestasi ini saya persembahkan untuk orang tua, kampus UIT Lirboyo Kediri dan pesantren Lirboyo.” Ujarnya.

Kompetisi ini merupakan bagian dari kegiatan nasional dalam meramaikan bulan Ramadan yang diselenggarakan oleh Direktorat Bimas Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.

Dalam proses penilaian, karya fotografi peserta dinilai berdasarkan beberapa aspek, antara lain komposisi visual, pesan yang disampaikan, kreativitas, serta kekuatan narasi dalam gambar. Melalui karya yang ditampilkan, mahasiswa tersebut berhasil menarik perhatian dewan juri sehingga dinobatkan sebagai peraih Juara 2 bidang Fotografi.

WhatsApp Image 2026 03 02 at 21.28.11Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi institusi UIT Lirboyo Kediri yang diwakili, sekaligus menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan kreativitas dalam berbagai bidang, baik akademik maupun nonakademik. Rektor UIT Lirboyo Kediri diharapkan, capaian prestasi  ini dapat menginspirasi generasi mahasiswa Tribakti untuk terus berkarya dan berkontribusi positif bagi masyarakat dan institusi melalui karya-karya kreatif di era digital.

Baca selengkapnya di: https://www.instagram.com/p/DVTAjSjj-am/?igsh=OW1kb29ndWI3bnBv