Mahasiswa UIT Lirboyo Bertemu Itjen Kemlu DCM KBRI Kuala Lumpur, Dapat Dukungan untuk Dampingi Anak Migran

Gambar whatsapp 2025 09 13 pukul 14.31.48 15b2ff15

Kuala Lumpur, 10/09/2025 – Mahasiswa Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Program Pengalaman Lapangan (PPL) Internasional di Malaysia mendapatkan sambutan hangat dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur.

Dalam kunjungan ke Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) pada Rabu (10/9), para mahasiswa bertemu langsung dengan Deputy Chief of Mission (DCM) KBRI Kuala Lumpur, Bapak Danang Waskito, yang juga menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Luar Negeri RI. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada mahasiswa UIT Lirboyo yang telah mendampingi dan membersamai anak-anak pekerja migran Indonesia selama program berlangsung.

Gambar whatsapp 2025 09 13 pukul 14.33.17 f4f4449c

“Kami sangat mengapresiasi semangat adik-adik mahasiswa. Kehadiran kalian di tengah anak-anak pekerja migran bukan hanya memberi ilmu, tetapi juga harapan. Terima kasih sudah turut berkontribusi dalam upaya mencerdaskan generasi bangsa meski jauh dari tanah air,” ungkap Pak Danang.

Program KKN dan PPL Internasional UIT Lirboyo sendiri dilaksanakan mulai 30 Agustus hingga 27 September 2025, dengan lokasi kegiatan di sejumlah sanggar pendidikan anak-anak migran Indonesia di Kuala Lumpur. Program ini mendapatkan perhatian khusus dari KBRI Kuala Lumpur, karena dinilai mampu memberikan dampak positif dalam penguatan pendidikan dan keagamaan bagi anak-anak migran.

Hal senada juga disampaikan oleh Bu Friny Naspati, Kepala Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Beliau menegaskan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi di Indonesia dengan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur merupakan langkah penting dalam mendukung pendidikan anak-anak WNI di Malaysia.

Gambar whatsapp 2025 09 13 pukul 14.31.49 0664fa59 Gambar whatsapp 2025 09 13 pukul 14.37.55 e8e29e30

“Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi bisa terus berlanjut dalam bentuk program-program lain. Mahasiswa Indonesia memiliki peran penting dalam memperkuat hubungan pendidikan, budaya, dan kepedulian sosial di luar negeri,” jelas Bu Friny.

Acara kunjungan tersebut juga dirangkai dengan penandatanganan kerja sama antara SIKL (Sekolah Indonesia Kuala Lumpur) dengan UIT Lirboyo. Momentum ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi lebih banyak peluang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat lintas negara.

Dengan adanya dukungan dari KBRI Kuala Lumpur dan SIKL, mahasiswa UIT Lirboyo semakin termotivasi untuk menyelesaikan program pengabdian internasional ini dengan sebaik-baiknya. Mereka berkomitmen membawa nama baik kampus, bangsa, serta terus menebarkan manfaat bagi masyarakat Indonesia, khususnya anak-anak migran di Malaysia.




Asah Skill Dakwah: Mahasiswa UIT Lirboyo Ikuti Program Pelatihan dan Pembibitan Dai Muda 2025

Adi dan aiun pcdm

Jakarta (Kemenag)_ Dua mahasiswa Program Studi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir UIT Lirboyo Kediri mengikuti Pelatihan dan Pembibitan Calon Da’i Muda Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung 14 hari dimulai tanggal 04-14 Agustus 2025, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.
Dari 634 orang mendaftar dari seluruh provinsi di Indonesia. Setelah melalui seleksi administrative, verifikasi berkas, dan kurasi profil dakwah, hanya 200 peserta yang dinyatakan lolos. Dari 200 peserta, dua mahasiswa UIT Lirboyo lolos tahapan pelatihan intensif.
Kegiatan yang digelar awal bulan Agustus perwakilan UIT Lirboyo Kediri yakni Adi Kurniawan (3) dan M. Ainun Fajrur Rohmain (7) mengikuti serangkaian acara materi dakwah dan pengabdian masyarakat (PKM) pada titik lokasi yang sudah ditentukan. Adi Kurniawan mengabdikan diri di Pesantren Nurul Huda Bekasi, sementara M. Ainun Rohmain di Pesantrean Hikmatus Salafiyah Purwakarta. Kedua mahasiswa ini juga aktif dalam kegiatan UKM kampus bernama Excellent yang membidangi DA’I.
Direktur Penerangan Agama Islam, Ahmad Zayadi, mengatakan dakwah saat ini menghadapi tantangan yang lebih kompleks dan dinamis. Dimana para pendakwah muda tidak cukup hanya memiliki kemampuan orasi, melainkan juga harus tampil sebagai manajer ide, inovator konten, dan komunikator yang mampu membaca kebutuhan umat.
Ainun mengaku mendapatkan pengalaman baru, “Rasanya seru sekali bisa bertemu teman-teman dari berbagai kampus. Selain belajar ceramah, kami juga diajari bagaimana membuat konten dakwah yang kreatif untuk dunia digital,” ujarnya dengan antusias.
Begitupun Adi mendapatkan ilmu baru diera dakwah serba digital, “Melihat Gen Z sekarang, sebagai pendakwah harus bisa menyampaikan pesan agama dengan bahasa dan platform yang kita pahami, terutama gaya bahasa,” ujarnya.
Segenap Civitas Pimpinan UIT Lirboyo turut memberikan apresiasi atas partisipasi mahasiswa dalam ajang ini. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam program pembibitan dai muda sejalan dengan visi kampus untuk mencetak kader ulama dan intelektual muslim yang berkarakter, berilmu, dan berdedikasi untuk umat.
Kegiatan ini tidak berhenti disini saja, Adapun tindak lanjutnya yakni program dai muda dilanjutkan untuk berdakwah secara nasional dan internasinal pada bulan Ramadhan mendatang.

Mari kita doakan kedua mahasiswa UIT Lirboyo Kediri, Adi Kurniawan dan M. Ainun Fajrur Rohmain dapat melenggangkan dakwahnya ke kancah nasional dan internasional.




Dosen Pendidikan Agama Islam mewakili UIT Lirboyo di International Conference Universitas Islam Fatoni Thailand

Gambar whatsapp 2025 08 14 pukul 20.53.23 0b833d12

Pattani, Thailand (07/08/2025)— Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Dwita Nurulita, M.Pd., dosen sekaligus Staf Lembaga Pengembangan Bahasa, Urusan Internasional, dan Kerja Sama (LPBUIK) UIT Lirboyo, berkesempatan mempresentasikan papernya dalam International Conference yang digelar di Universitas Islam Fatoni, Thailand.

Dalam forum akademik bergengsi ini, Dwita membawakan makalah berjudul “The Use of Deepfake in Non-Consensual Pornography: An Islamic Legal Analysis of the Protection of Bodily Integrity and Honor”. Papernya mengupas secara mendalam fenomena penyalahgunaan teknologi deepfake untuk tujuan pornografi non-konsensual, ditinjau dari perspektif hukum Islam, khususnya dalam perlindungan integritas tubuh (bodily integrity) dan kehormatan manusia.

Gambar whatsapp 2025 08 14 pukul 20.53.23 1d394cbd

 

“Isu deepfake ini bukan hanya masalah teknologi, tetapi juga menyentuh ranah moral, hukum, dan kemanusiaan. Dalam pandangan Islam, menjaga kehormatan dan integritas tubuh adalah bagian dari maqāṣid al-syarī‘ah yang harus dilindungi,” ungkap Dwita dalam presentasinya.

Konferensi ini dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Islam Fatoni Thailand beserta jajaran akademisi dan peneliti dari berbagai negara. Selain sesi akademik, kegiatan ini juga menjadi momentum penting bagi penguatan jejaring internasional perguruan tinggi Islam swasta.

Gambar whatsapp 2025 08 14 pukul 20.53.22 38f01563

Salah satu agenda utama adalah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara 14 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) Indonesia dengan Universitas Islam Fatoni Thailand. UIT Lirboyo menjadi salah satu institusi yang turut menandatangani kesepakatan tersebut, sebagai komitmen untuk mengembangkan kolaborasi di bidang riset, pertukaran mahasiswa, publikasi ilmiah, dan pengembangan akademik lainnya.

Rektor Universitas Islam Fatoni, Assoc. Prof. Dr. Sheikh Ismail Lutfi Japakiya. Dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas partisipasi PTKIS Indonesia, termasuk UIT Lirboyo, yang dinilai membawa semangat Islam moderat dan progresif ke forum internasional.

Partisipasi Dwita Nurulita dalam konferensi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi sivitas akademika UIT Lirboyo untuk terus mengembangkan riset-riset relevan yang mampu menjawab tantangan zaman, sekaligus mempromosikan nilai-nilai Islam Nusantara di tingkat global.