Mahasiswa UIT Lirboyo Bertemu Itjen Kemlu DCM KBRI Kuala Lumpur, Dapat Dukungan untuk Dampingi Anak Migran

Kuala Lumpur, 10/09/2025 – Mahasiswa Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Program Pengalaman Lapangan (PPL) Internasional di Malaysia mendapatkan sambutan hangat dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur.
Dalam kunjungan ke Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) pada Rabu (10/9), para mahasiswa bertemu langsung dengan Deputy Chief of Mission (DCM) KBRI Kuala Lumpur, Bapak Danang Waskito, yang juga menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Luar Negeri RI. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada mahasiswa UIT Lirboyo yang telah mendampingi dan membersamai anak-anak pekerja migran Indonesia selama program berlangsung.
“Kami sangat mengapresiasi semangat adik-adik mahasiswa. Kehadiran kalian di tengah anak-anak pekerja migran bukan hanya memberi ilmu, tetapi juga harapan. Terima kasih sudah turut berkontribusi dalam upaya mencerdaskan generasi bangsa meski jauh dari tanah air,” ungkap Pak Danang.
Program KKN dan PPL Internasional UIT Lirboyo sendiri dilaksanakan mulai 30 Agustus hingga 27 September 2025, dengan lokasi kegiatan di sejumlah sanggar pendidikan anak-anak migran Indonesia di Kuala Lumpur. Program ini mendapatkan perhatian khusus dari KBRI Kuala Lumpur, karena dinilai mampu memberikan dampak positif dalam penguatan pendidikan dan keagamaan bagi anak-anak migran.
Hal senada juga disampaikan oleh Bu Friny Naspati, Kepala Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Beliau menegaskan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi di Indonesia dengan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur merupakan langkah penting dalam mendukung pendidikan anak-anak WNI di Malaysia.
“Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi bisa terus berlanjut dalam bentuk program-program lain. Mahasiswa Indonesia memiliki peran penting dalam memperkuat hubungan pendidikan, budaya, dan kepedulian sosial di luar negeri,” jelas Bu Friny.
Acara kunjungan tersebut juga dirangkai dengan penandatanganan kerja sama antara SIKL (Sekolah Indonesia Kuala Lumpur) dengan UIT Lirboyo. Momentum ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi lebih banyak peluang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat lintas negara.
Dengan adanya dukungan dari KBRI Kuala Lumpur dan SIKL, mahasiswa UIT Lirboyo semakin termotivasi untuk menyelesaikan program pengabdian internasional ini dengan sebaik-baiknya. Mereka berkomitmen membawa nama baik kampus, bangsa, serta terus menebarkan manfaat bagi masyarakat Indonesia, khususnya anak-anak migran di Malaysia.





