Mahasiswa Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri Ikuti Wisuda Bersama Green Leadership Indonesia Batch 5 dan Civic Education

ABdul Muhyi WIsuda DUTA INSPIRASI INDONESIA

ABdul Muhyi 2 WIsuda DUTA INSPIRASI INDONESIAJakarta_Di tengah ancaman krisis iklim yang kian eskalatif dan tantangan demokrasi yang kompleks, Institut Hijau Indonesia kembali memperkuat barisan pejuang lingkungan nasional melalui acara Wisuda Bersama Green Leadership Indonesia (GLI) Batch 5 dan Civic Education. Bertempat di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, prosesi ini meluluskan total 494 kader pilihan yang dipersiapkan untuk menjadi penggerak strategis di garis depan perjuangan keadilan ekologis dan penguatan hak-hak kewarganegaraan.

 

Salah satu peserta yang turut mengikuti dan dinyatakan lulus dalam program prestisius tersebut adalah Abdul Muhyi, Mahasiswa Tadris Bahasa Inggris, yang menjadi bagian dari generasi muda terpilih dalam penguatan kepemimpinan hijau dan literasi kewarganegaraan. Keikutsertaan Abdul Muhyi dalam program ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi civitas akademika kampus, sekaligus membuktikan komitmen mahasiswa dalam isu lingkungan dan demokrasi.

ABdul Muhyi 3 WIsuda DUTA INSPIRASI INDONESIAAcara ini dihadiri oleh jajaran pengajar GLI Batch 5 dan Civic Education, para pakar lingkungan, serta perwakilan alumni dari berbagai program pendidikan Institut Hijau Indonesia terdahulu. Kehadiran para alumni mempertegas kesinambungan regenerasi kepemimpinan hijau yang selama ini dibangun Institut Hijau Indonesia demi menciptakan gerakan lingkungan yang solid dan lintas generasi.

Suasana haru dan khidmat menyelimuti ruangan saat rangkaian penampilan musikalisasi tentang bencana alam di Sumatera dipentaskan. Melalui nada dan lirik yang menyentuh, para hadirin diingatkan akan luka ekologis yang nyata dialami masyarakat, mulai dari banjir bandang hingga kabut asap yang terus berulang. Pertunjukan ini menjadi pengingat bagi para wisudawan, termasuk Abdul Muhyi, bahwa ilmu yang diperoleh adalah alat untuk mencegah tragedi serupa di masa depan.

Pada tahun ini, program Green Leadership Indonesia (GLI) Batch 5 meluluskan 390 pemimpin muda yang dijuluki “Leaders” dari 35 provinsi. Sementara program Civic Education meluluskan 104 peserta yang disebut “Civilianz” dari 26 provinsi. Para Civilianz dibekali literasi hukum, tata negara, dan hak asasi manusia agar mampu mengawal kebijakan publik berbasis keadilan ekologis.

ABdul Muhyi 4 WIsuda DUTA INSPIRASI INDONESIADalam sambutannya, Ketua Institut Hijau Indonesia, Chalid Muhammad, menegaskan bahwa gelar yang disandang para wisudawan membawa tanggung jawab moral besar terhadap kelestarian bumi.

“Bagi para Leaders, jadilah pemimpin yang berakar di bumi dan berpijak pada kepentingan rakyat. Sedangkan bagi Civilianz, pastikan literasi kewarganegaraan menjadi senjata utama melawan ketidakadilan ekologis,” tegas Chalid.

Selama enam bulan masa pendidikan, para peserta ditempa untuk memiliki kepemimpinan strategis dalam menganalisis dampak industri ekstraktif serta merumuskan solusi berkelanjutan. Abdul Muhyi menyatakan bahwa pengalaman mengikuti program ini memperluas perspektifnya tentang hubungan antara lingkungan, demokrasi, dan peran pemuda. Kehadiran Abdul Muhyi sebagai perwakilan mahasiswa Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri dalam program nasional ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain




Racana KH. Mahrus Aly – Nyai Hj. Zaenab UIT Lirboyo Hadirkan Hadirkan Program Mengajar, Mengabdi, dan Menginspirasi

Dok

Img 20251115 wa0041Kediri — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pramuka Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri melalui Racana Kh. Mahrus Aly dan Nyai Hj. Zaenab kembali melaksanakan program “Mengajar, Mengabdi, Menginspirasi” di beberapa sekolah tingkat Siaga dan Penggalang. Program ini menjadi agenda rutin yang bertujuan memperkuat karakter, kedisiplinan, serta kemampuan dasar kepramukaan bagi peserta didik.

Kegiatan ini diisi oleh mahasiswa anggota Racana yang bertindak sebagai kakak pembina. Mereka memberikan pengajaran materi kepramukaan dasar, latihan baris berbaris, permainan edukatif, serta pembiasaan akhlak dan karakter. Antusiasme para siswa terlihat dari partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung.

Ketua Racana menyampaikan bahwa program ini tidak hanya menjadi sarana pengabdian mahasiswa, tetapi juga bentuk kontribusi nyata UIT Lirboyo dalam mendukung pendidikan karakter di sekolah. “Kami ingin hadir membawa manfaat. Semoga adik-adik Siaga dan Penggalang dapat tumbuh menjadi generasi yang disiplin, mandiri, dan berakhlak,” ujarnya.

Pihak sekolah turut mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus memperkaya wawasan kepramukaan. Melalui program “Mengajar, Mengabdi, Menginspirasi” ini, UKM Pramuka UIT Lirboyo berharap dapat terus mendorong hadirnya pemuda inspiratif yang siap mengabdi kepada masyarakat.