Tingkatkan Kualitas Riset, Forum Pimpinan PTKIS Bersama UIT Lirboyo Gelar Workshop Jurnal Internasional

KEDIRI — Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) bekerja sama dengan Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri menyelenggarakan Workshop Tata Kelola Jurnal dan Penulisan Artikel Terindeks Scopus sebagai upaya memperkuat ekosistem publikasi ilmiah di lingkungan PTKIS. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 31 Januari hingga 1 Februari 2026, bertempat di kampus UIT Lirboyo Kediri.
Rektor UIT Lirboyo Kediri, Dr. KH. Reza Ahmad Zahid, Lc., M.A., menegaskan bahwa penguatan publikasi ilmiah internasional merupakan bagian penting dari strategi peningkatan reputasi akademik perguruan tinggi. Dalam berbagai agenda strategis kampus, termasuk Rapat Kerja UIT Lirboyo 2026, ia menekankan bahwa kolaborasi jurnal internasional menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing universitas di tingkat global.
Melalui Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M), UIT Lirboyo terus menginisiasi berbagai program pendampingan, termasuk relawan jurnal, guna mendorong dosen dan mahasiswa menghasilkan karya ilmiah yang mampu menembus indeks internasional, khususnya Scopus.
Workshop ini menghadirkan pakar publikasi ilmiah, Dr. Muhammad Anas Ma’ruf, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia membedah strategi taktis agar artikel penelitian mampu menembus jurnal bereputasi global serta bagaimana mengelola jurnal institusi agar memenuhi standar indeksasi Scopus.
Ketua Forum Pimpinan PTKIS dalam sambutannya menyampaikan bahwa kolaborasi dengan UIT Lirboyo Kediri merupakan langkah strategis untuk mengejar ketertinggalan PTKIS dalam publikasi internasional. “Kita ingin dosen-dosen PTKIS tidak hanya aktif mengajar, tetapi juga produktif menghasilkan karya yang diakui dunia,” ujarnya.
Selama workshop, peserta yang terdiri atas pengelola jurnal dan akademisi mendapatkan pembekalan mengenai standardisasi tata kelola jurnal menuju indeksasi internasional, teknik penulisan state of the art dan kebaruan riset, serta strategi navigasi sistem submisi dan komunikasi dengan editor jurnal Scopus. Dr. Muhammad Anas Ma’ruf juga menekankan pentingnya konsistensi dan integritas akademik dalam menulis. Menurutnya, publikasi di Scopus bukan sekadar mengejar angka kredit, melainkan bentuk kontribusi nyata ilmuwan Muslim Indonesia terhadap perkembangan ilmu pengetahuan global.
Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan sesi bersama Anjarkususiyah dan Hasan Soleh Wahid, Editor in Chief Jurnal Azkaria yang telah terindeks Scopus. Keduanya membagikan pengalaman dan kiat praktis agar artikel dapat lolos seleksi jurnal internasional, di antaranya menulis berbasis data, menjaga konsistensi dan kesabaran dalam proses publikasi, serta prinsip ‘submit and forget’ dengan tetap fokus menulis karya berikutnya.
Sesi berikutnya diisi dengan bedah artikel dari sejumlah naskah yang telah dikirimkan peserta kepada panitia sehingga sehingga peserta mendapatkan umpan balik yang aplikatif dan langsung.
Workshop ditutup secara khidmat oleh Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, KH. Abdulbar. Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik lahirnya lebih banyak jurnal bereputasi internasional di lingkungan PTKIS sekaligus meningkatkan daya saing institusi melalui publikasi ilmiah yang berkualitas dan berintegritas.









