UIT Lirboyo dan UIN Tulungagung Gelar Pelatihan Pendamping Produk Halal bagi Dosen dan Mahasiswa

Halal

KEDIRI — Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri bekerja sama dengan Pusat Layanan Halal (PLH) Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung menyelenggarakan Pelatihan Pendampingan Proses Produk Halal (PPH) selama dua hari, yakni pada 12–13 Juni 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampus UIT Lirboyo dan diikuti oleh dosen serta mahasiswa lintas program studi.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas akademisi dalam mendukung proses sertifikasi halal, sejalan dengan program nasional Indonesia Wajib Halal 2026. Para peserta mendapatkan materi teoritis dan praktis dari narasumber yang telah tersertifikasi dan berpengalaman dalam pendampingan halal.

Wakil Rektor I UIT Lirboyo, Dr. A. Jauhar Fuad, S.Pd.I., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya keterlibatan perguruan tinggi dalam mendukung sistem jaminan produk halal.

“Melalui pelatihan ini, dosen dan mahasiswa kami dorong untuk tidak hanya memahami aspek keilmuan, tetapi juga siap mengaplikasikan perannya sebagai pendamping halal di tengah masyarakat,” ujarnya.

Materi pelatihan mencakup prinsip dasar halal-haram, regulasi dan prosedur sertifikasi halal, peran strategis pendamping PPH, serta simulasi pengisian dokumen sertifikasi. Pelatihan dikemas secara interaktif melalui metode ceramah, diskusi kelompok, dan praktik lapangan.

Ketua Pusat Layanan Halal UIN Tulungagung, Dr. Syamsul Umam, S.H.I., M.H., yang juga menjadi narasumber utama, menegaskan bahwa kolaborasi antar kampus merupakan langkah strategis dalam memperluas jangkauan literasi halal di masyarakat.

“Keterlibatan akademisi sebagai pendamping akan memperluas akses edukasi dan layanan halal, khususnya bagi pelaku UMKM dan komunitas pesantren,” ungkapnya.

Di akhir kegiatan, seluruh peserta memperoleh sertifikat sebagai tanda partisipasi dan kelulusan pelatihan. UIT Lirboyo berharap kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem halal akademik yang berkelanjutan serta berdampak nyata bagi masyarakat luas.