UIT Ngaji – Mengaji, Diskusi, dan Menggerakkan Perubahan “Ubah Kesadaran Menjadi Tindakan”

Hong Kong (01/11/2025) – Pusat Studi Gender & Anak (PSGA) UIT Lirboyo bersama PCINU Hong Kong kembali menggelar program “UIT Ngaji – Ngobrol Santai Jamaah Internasional” edisi 8 pada Sabtu, melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini mengangkat tema “Ubah Kesadaran Menjadi Tindakan” dengan menghadirkan narasumber Beti Malia Rahma Hidayati, M.Psi., Psikolog yang merupakan Dekan Fakultas Psikologi.
Acara dimulai pukul 22.00 HKT, dan menghadirkan peserta dari berbagai negara. Program ini dipandu oleh MC/Host yakni Yayuk Yuliani Wahyuningtyas (Ketua PCI Fatayat NU Hong Kong), dan dimoderatori oleh Dwita Nurulita, M.Pd. dari Staff Lembaga Pengembangan Bahasa, Urusan Internasional dan Kerja Sama UIT Lirboyo.
Dalam pemaparannya, narasumber menegaskan bahwa perubahan perilaku yang berkelanjutan tidak mungkin lahir hanya dari inspirasi, melainkan dari kesadaran diri (self–awareness). Kesadaran diri menjadi titik awal untuk mengenali pola pikir, kebiasaan, dan kendala personal yang sering membuat seseorang stagnan dalam hidup.
Beti Malia juga menekankan pentingnya mindfulness, yaitu kemampuan untuk hadir secara penuh pada momen saat ini tanpa menghakimi. Mindfulness bukan hanya teknik ketenangan, namun cara untuk memfokuskan energi, mengelola stres, serta menjadi pondasi dalam pengambilan keputusan yang tepat. Dalam diskusi ini, dibahas pula gagasan mengenai atomic habits—bahwa perubahan besar bermula dari kebiasaan kecil yang dipraktikkan secara konsisten setiap hari. Mengubah identitas diri menjadi “aku adalah orang yang rajin belajar”, “aku adalah orang yang komitmen ibadah” akan membentuk sistem perilaku yang tidak perlu dipaksa. Perubahan kecil setiap hari, selangkah demi selangkah, akan memunculkan hasil besar dalam jangka panjang.
Sebagai penutup, moderator Dwita Nurulita menyampaikan bahwa inti tema ini mengajak kita merubah kesadaran pikiran menjadi aksi nyata. Ia mengutip filsuf Rene Descartes, “Cogito, ergo sum” – Aku berpikir, maka aku ada. Dan dalam konteks hari ini, kesadaran itu seharusnya menghasilkan tindakan.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman jamaah tentang bagaimana gagasan, kesadaran, dan ilmu psikologi dapat membentuk tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. UIT Ngaji terus berupaya menghadirkan ruang belajar bermakna bagi masyarakat internasional, terutama warga dan pekerja migran Indonesia di luar negeri..













