Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri Perkuat Kerja Sama Internasional, Delegasi Jalankan PKM di Busan

0
206
IMG

BUSAN — Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri kembali menunjukkan kiprah internasional melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Korea Selatan. Dalam kegiatan ini, UIT Lirboyo mendelegasikan dua dosen, yakni Aziz Miftahus Surur dan Abdullah Haq Al-Haidary, sebagai bagian dari penguatan kerja sama dengan Korea Muslim Federation (KMF).

Program PKM internasional ini berlangsung pada 26 Februari hingga 20 Maret 2026, bertepatan dengan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan ini merupakan periode ketiga dari implementasi kerja sama antara UIT Lirboyo dan KMF, sekaligus menjadi wujud nyata kontribusi akademisi pesantren di tingkat global.

Sebagai organisasi resmi yang menaungi aktivitas keislaman di Korea Selatan, Korea Muslim Federation memiliki peran strategis dalam membina komunitas Muslim dari berbagai negara, seperti Indonesia, Pakistan, Bangladesh, Turki, hingga Uzbekistan. Melalui kolaborasi ini, berbagai kegiatan keagamaan seperti safari Ramadan, kajian Islam, dan pelayanan sosial dapat dilaksanakan secara intensif.

Dalam pelaksanaannya, Aziz Miftahus Surur ditugaskan di Masjid Jeonggwan, Busan. Ia aktif mengisi berbagai kegiatan keagamaan, mulai dari seminar hingga kajian kitab. Setelah salat tarawih, ia menyampaikan kuliah tujuh menit (kultum) bertema fikih hadis tentang puasa yang dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif bersama jamaah.

IMG

Selain itu, ia juga mengisi kajian kitab Syarh Arbain Nawawi karya ulama Al-Azhar pada waktu subuh, serta kegiatan tadarus Al-Qur’an selepas salat dzuhur. Pada sore hari, kegiatan dilanjutkan dengan kajian kitab sirah karya KH. Hasyim Asy’ari. Rangkaian aktivitas ini menjadi sarana dakwah yang efektif dalam memperkuat pemahaman keislaman di tengah komunitas Muslim minoritas di Busan.

Presiden KMF wilayah Busan, Abdul Salam Noseik, bersama Direktur Perwakilan Indonesia, Syaikhoni Al-Hafidz, menyampaikan apresiasi atas kontribusi delegasi UIT Lirboyo. Mereka menilai program safari Ramadan tersebut memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Muslim setempat.

“Mereka yang diutus memiliki latar belakang keilmuan pesantren yang kuat, sehingga kajian-kajian keislaman yang disampaikan lebih mudah diterima masyarakat. Hal ini turut membantu memperkenalkan wajah Islam yang damai dan indah,” ujarnya.

Melalui program ini, UIT Lirboyo Kediri dan Korea Muslim Federation berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus berkembang secara berkelanjutan. Ke depan, kedua pihak menargetkan peningkatan produktivitas akademik dosen melalui publikasi ilmiah berbasis pengalaman pengabdian, serta membuka peluang studi bagi mahasiswa Korea Selatan di UIT Lirboyo, baik pada jenjang sarjana maupun magister.

Langkah ini sekaligus menegaskan peran strategis perguruan tinggi Islam dalam memperluas jaringan global serta menyebarkan nilai-nilai keilmuan dan moderasi Islam di kancah internasional.

Comments are closed.