
Harlah ADP ke-3, Dosen UIT Lirboyo Kediri Menguatkan Transformasi dan Kontribusi Fiqh Peradaban bagi Akademik
Malang, Menurut ketua panita Hj. Citra Orwela. M.I.Kom, Asosiasi Dosen Pergerkan lahir bermula dari pemikiran dosen alumni PMII di media grup whatapps Tahun 2018, kemudian ditindak lanjuti di Muktamar pemikiran di UIN Satu Tulungagung 2021. Banyak sekali program yang di rancang dan beberapa webinar yang telah diselenggarakan tentunya tidak hanya berhenti disitu, masih banyak lagi program ADP. Dan sekarang tanggal 22 Juni 2024 merupakan Harlah Ke-3 Asosiasi Dosen Pergerakan.
Dilanjutkan sambutan dari Rektor Universitas Islam Malang, beliau Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si. Beliau sangat mengapresiasi adanya Asosiasi Dosen Pergerakan ini. Dengan bepesan “Jangan hanya jadi penonton, pengikut dan penentang perubahan. Tapi jadilah pelaku perubahan” pesan yang sangat menyala buat pengururs dan seluruh kader ADP untuk terus berkontribusi.
Harlah ke-3 ini dirayakan dengan agenda Seminar Fiqih Peradaban dengan tema “Nahdlatul Ulama Pasca 100 Tahun Turki Usmani: Dunia Islam dan Realitas Geopolitik Global Kontemporer” di UNISMA, dihadiri Rektor dari berbagai daerah dan Para Dosen alumni PMII. Dari Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri berpartisipasi diacara tersebut dengan mendelegasikan Dr. Tri Prasetyo Utomo, M.Pd.I dan Muhammad Zainal Abidin, M.Pd sebagai peserta Asosiasi Dosen Pergerakan.
Seminar tersebut diisi dengan tema & pemateri yang sangat luar biasa sekali menyongsong fikih peradaban. Dibukua dengan Prof. Peter Carey yang membasa tentang relasi Pangeran Diponegoro dengan Tukri Usmani. Kemudian ada berbagai tema antara lain: Pertama, Genealogi Fikih Peradaban disampaikan Prof. Dr. Phil. Sahiron kemudian KH. Ulil Abshor Abdala. Kedua, Peran Islam dalam Perubahan disampaikan Hj. Safira Machrusah, MA kemudian Dr. Lukmanul Hakim. Ketiga, Agenda dan Strategi Kebudayaan disampaikan oleh Zastrouw Al-Ngatawi. Ditutup dengan tema terakhir Transformasi Pendidikan oleh Prof. Masdar Hilmy, MA. Ph.D dan Dr. Honest Dody Molasy. MA
Dengan penyampaian materi yang runtut tersebut sanget membuka wawasan bagi seluruh audien. Untuk besama mengimplementasi dan merefleksikan fikih peradaban yang di rancang PBNU untuk menerima dan mengikuti perubahan dan perkembangan zaman. Semoga ADP bisa mengambil posisi cendikiawan yang pastinya bisa berperan secara maksimal sesuai bidang yang dikuasainya.






