Kedua Kali, Rahmad Ikbal Devid Menyuarakan Pemikiran Santri dI SIIR Pesantren Ponorogo 2023

0
396
WhatsApp Image 2023 11 23 at 21.14.14

PONOROGO_Dalam rangka memperingati HSN (Hari Santri Nasional) 2023, ISNU Ponorogo mengadakan Simposium Pemikiran Santri & Khazanah Pesantren Indonesia Nusantra dengan tema “Pesantren Khazanah Manuskrip Nusantara dan Pendamian Global.” Acara tersebut digelar di Pondok Pesantren Thoriqul Huda Ponorogo pada tanggal 28-29 Oktober 2023.

Kegiatan ini menjadi ajang consensus pemikiran para praktisi, peneliti dan pemerhati pesantren di Indonesia, meliputi santri, alumnus pesantren, dan Penggiat literasi keilmuan kepesantrenan dan manuskrip Islam dari berbagai daerah seperti Aceh, Jambi, Jakarta, Semarang, Demak, Kediri, Situbondo, Surabaya dan Ponorogo.

Rahmad Ikbal Devid, Mahasiswa Prodi PAI Universitas Islam Tribakti Lirboyo salah satu presenter dalam konferensi. Ia berhasil lolos dari dari 62 naskah/paper yang telah diseleksi dalam ajang Simposium Nasional pemikiran santri & khazanah pesantren “SIIR SANTREN dalam rangkaian peringatan Hari Santri Nasional yang diselenggarakan oleh PC-ISNU (Pengurus Cabang -Ikatan Sarjana Nahdhotul Ulama). Dalam tulisannya yang berjudul “Pemberdayaan Ekonomi Pesantren Dalam Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) Pada Era Society 5.0 di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri” ini akan dipublikasikan di omah jurnal PC-ISNU Ponorogo.

Acara ini dibuka oleh Dr. Agus setiawan.M.S.I selaku ketua PC ISNU diponorogo yang memberikan pesan penting kepada peserta bahwa:“Tidak diragukan lagi bahwa para santri dan pesantren merupakan pusat ilmu dan peradaban yang perlu terus digali dan di-desiminasi-kan untuk peradaban”.

Kegiatan symposium dihadiri oleh para Narasumber diantaranya KH. Ahmad Baso (Sejarawan), KH. Mohammad Solechan Al-Hafidz (Rais Syariah PCNU Ponorogo), Drs. H. Fatkhul Aziz, (Ketua PCNU Ponorogo), Prof. Dr. Aksin Wijaya, M.Ag ( Guru Besar Ilmu Tafsir IAIN Ponorogo), Prof. Sutejo, M.Hum (Akademisi dan Budayawan), Prof. Dr. Suyadi, M.Ag (Rektor INSURI Ponorogo),  Dr. Hj. Isnatin Ulfah, M.H.I (Kepala PSGA Ponorogo), K.Kholid, M.Pd.I (Pengasuh Ponpes Thoriqul Huda).

Kegiatan ini diakhiri dengan city tour di ponorogo yang berkunjung ke makam ulama’ masyhur dan penggagas daerah ponorogo yaitu beliau KH. Muhammad Hasan Besari dan makam Bhatara katong yang merupakan adipati pertama di Ponorogo beliau merupakan utusan Kesultanan Demak untuk menyebarkan Islam di Ponorogo. Bhatara Katong merupakan Putra dari Brawijaya. Dan dilanjutkan silaturahmi dikediaman Bpk. Prof. Aksin Wijaya.

Harapan David sapaan karibnya, mengikuti kompetisi menulis untuk menambah khasanah keilmuan dan mengembangkan literasi. Serta, untuk melatih kepercayaan diri di depan masyarakat umum. Selain itu, untuk memotivasi mahasiswa Universitas Islam Tribakti agar lebih rajin dalam megembangkan literasi sebagi gerbang masa depan dan Never Give Up pastinya walaupun kita berbasis pesantren!..

Sementara, harapan dari saya selaku pebimbing bahwa dengan ajang symposium santri menjadi ajang mahasiswa untuk menuangkan ide-ide kritis terkait dunia kepesantrena dan keislaman serta meningkatkan literasi membaca dan menulis. (zoya).

Comments are closed.