Monev Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

0
263
Whatsapp image 2025 11 30 at 15.06.51

KEDIRI — Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Kementerian Agama RI melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri pada Kamis, 12 November 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program KIP Kuliah dalam meningkatkan akses pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu.

Kegiatan berlangsung dengan dihadiri Wakil Rektor I Dr. H. A. Jauhar Fuad, Wakil Rektor II Dr. Moh. Arif Khoiruddin, Wakil Rektor III Yasin Nur Falah, M.Pd.I., serta para dekan fakultas.

Dalam sambutannya, Dr. H. A. Jauhar Fuad menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas dukungan melalui program KIP Kuliah. Ia menegaskan bahwa program tersebut bermanfaat dan membantu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) dalam meningkatkan akses dan kesempatan belajar bagi mahasiswa. “Kita harus mengakui bahwa program ini telah membantu banyak mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Oleh karena itu, kita harus terus memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Perwakilan Direktorat PTKI, Agus Suroso, M.Kesos., menyampaikan arahan bahwa mahasiswa hari ini harus menguasai 3 aspek. Pertama, kedalaman ilmu—mahasiswa tidak cukup hanya paham teori, tetapi harus mampu membaca perkembangan zaman, berpikir kritis, dan memahami persoalan secara mendalam. Kedua, penguasaan bahasa asing melalui standar TOEFL maupun TOAFL sebagai bekal untuk membuka akses pengetahuan dan peluang global. Ketiga, penguasaan teknologi, karena era digital menuntut mahasiswa adaptif, melek digital, dan mampu memanfaatkan teknologi dalam belajar maupun berkarya. Menurutnya, ketiga aspek itu menjadi indikator penting untuk membentuk lulusan yang unggul dan kompetitif. “Jangan berhenti di jenjang S1. Kemenag menyediakan banyak peluang beasiswa lanjutan yang bisa kalian kejar. Jadikan diri kalian lebih unggul daripada mahasiswa biasa, karena kalian adalah penerima amanah besar dari negara,” tegasnya.

Sebagai bagian dari evaluasi, tim monev menekankan pentingnya seluruh pihak yang terlibat dalam program KIP Kuliah untuk terus berkoordinasi dan berinovasi dalam mengatasi berbagai tantangan yang mungkin muncul. Tim monev juga mengingatkan bahwa keberhasilan program ini bergantung pada kerjasama antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat. Perguruan tinggi diminta aktif mengidentifikasi mahasiswa yang membutuhkan bantuan serta memastikan KIP Kuliah dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran.

Melalui kegiatan ini, UIT Lirboyo berharap pelaksanaan program KIP Kuliah ke depan dapat berjalan lebih optimal dan berkontribusi pada peningkatan mutu pendidikan sekaligus perluasan akses bagi masyarakat kurang mampu untuk melanjutkan studi di jenjang perguruan tinggi.

Comments are closed.