Rapat Kerja Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri Masa Khidmat 2024-2028: Satukan Visi Wujudkan Misi untuk Tribakti Unggul

0
390
WhatsApp Image 2025 01 05 at 16.09.23
image_pdfimage_print

Kediri, 4-5 Januari 2025 – Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri menggelar Rapat Kerja (Raker) untuk merumuskan strategi pengembangan masa khidmat 2024-2028. Dengan tema “Satukan Visi, Wujudkan Misi untuk Tribakti Unggul”, Raker ini diikuti oleh jajaran pejabat struktural mulai dari Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Kaprodi, hingga berbagai unit dan lembaga di lingkungan UIT Lirboyo Kediri.

Ketua Yayasan, KH. Athoillah Sholahuddin Anwar, dalam sambutannya menekankan pentingnya amanah dalam jabatan. Beliau mengingatkan bahwa dunia terus berubah dengan cepat, sehingga dibutuhkan kerja keras, kerja cerdas, serta loyalitas untuk menghadapi tantangan tersebut. “UIT Lirboyo Kediri adalah hasil sejarah panjang. Banyaknya SDM tidak serta-merta menjamin kebesaran institusi tanpa kualitas, integritas, dan loyalitas,” tegasnya.

Rektor UIT Lirboyo Kediri, Dr. KH. Reza Ahmad Zahid, Lc., M.A., memaparkan blueprint pengembangan UIT untuk empat tahun ke depan. Fokus utama adalah meningkatkan kualitas proses belajar mengajar dan pendidikan, yang menjadi tolok ukur keberhasilan perguruan tinggi. Rektor juga menekankan pentingnya mempertahankan kearifan lokal sebagai bagian dari identitas UIT di bawah naungan Pondok Pesantren Lirboyo.

“Kita menargetkan pembukaan Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam, serta peningkatan akreditasi dari baik menjadi sangat baik, dan dari sangat baik menjadi unggul. Target ini merupakan langkah strategis menuju akreditasi universitas unggul,” jelasnya.

Tahap pengembangan UIT Lirboyo Kediri 2024-2028 dirumuskan dalam konsep Creannovative University yang menekankan kreativitas dan inovasi. Kampus akan menjadi lebih responsif terhadap perkembangan global dan lokal (glocal).

Beberapa poin penting dari Renstra UIT Lirboyo Kediri 2024-2028 meliputi:

  1. Akreditasi Unggul: Semua program studi ditargetkan mencapai peringkat akreditasi unggul, yang dibarengi dengan pencapaian akreditasi unggul untuk universitas.
  2. Globalisasi Riset: Penelitian dilakukan dengan pendekatan glocal yang mengintegrasikan nilai global dan lokal.
  3. Peningkatan Publikasi Akademik: Seluruh dosen diwajibkan memiliki akun jurnal, email institusi, dan menerbitkan setidaknya satu artikel dalam jurnal terakreditasi setiap tahun.
  4. Inovasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI): Setiap dosen ditargetkan menghasilkan satu HKI per tahun.
  5. Penguatan Infrastruktur dan Pelayanan: Fokus pada peningkatan kualitas layanan mahasiswa serta modernisasi fasilitas pendidikan.

Seluruh civitas akademika diharapkan meningkatkan kualitas diri, membangun integritas, dan menunjukkan loyalitas penuh terhadap UIT Lirboyo Kediri. Dengan kerja sama solid dari semua pihak, UIT Lirboyo optimis mampu menghadapi tantangan dan meraih peluang yang ada untuk menjadi perguruan tinggi unggulan di tingkat nasional maupun internasional.

Rapat kerja ini menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan visi dan misi seluruh elemen universitas, memastikan Tribakti berkembang menjadi institusi pendidikan tinggi berbasis pesantren yang unggul dan berdaya saing.

Comments are closed.