Dosen UIT Lirboyo Raih Juara 3 Tenis Meja Ganda U-30 pada Peringatan Satu Abad Gontor

0
252
Gontor 1
image_pdfimage_print

KEDIRI — Semarak peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (1926–2026) berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan kompetitif yang memadukan semangat keilmuan, sportivitas, dan ukhuwah Islamiyah. Salah satu cabang lomba yang menyita perhatian adalah Tenis Meja Ganda U-30, yang digelar di Pondok Modern Darul Ma’rifat Gontor Kampus 3, Desa Sumbercangkring, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, pada 27–31 Oktober 2025.

Kegiatan olahraga ini merupakan bagian dari rangkaian agenda resmi panitia “Satu Abad Gontor: Meneruskan Perjuangan, Menguatkan Pengabdian”. Lomba U-30 tersebut dirancang untuk memperkuat tradisi kompetitif santri, menanamkan nilai sportivitas, mengembangkan semangat juang, dan menjadi sarana rekreatif yang edukatif dalam bingkai kebersamaan Islam. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi media untuk melestarikan nilai-nilai kepesantrenan yang diwariskan oleh Trimurti Pendiri Gontor, serta membentuk karakter santri yang disiplin, berintegritas, dan berakhlak mulia.

Gontor 2

Dalam ajang bergengsi tersebut, Ari Susetiyo, M.Pd., dosen Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 3 Tenis Meja Ganda U-30. Sejak babak penyisihan, Ari tampil konsisten dan menunjukkan performa impresif melalui sistem pertandingan pool. Ia mampu menyingkirkan lawan-lawannya secara sportif hingga melaju ke semifinal dan akhirnya menempati posisi ketiga.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat berkompetisi dan nilai sportivitas tetap hidup dalam dunia akademik, khususnya di lingkungan perguruan tinggi Islam dan pesantren. Lebih dari sekadar kemenangan, prestasi tersebut mencerminkan sinergi antara integritas akademik dan prestasi non-akademik yang selaras dengan semangat pendidikan karakter yang diusung Gontor.

Capaian ini juga memberikan inspirasi bagi sivitas akademika UIT Lirboyo untuk terus menumbuhkan dedikasi dan semangat berprestasi di berbagai bidang—baik dalam pengajaran, penelitian, maupun kegiatan sosial kemasyarakatan. Dengan semangat satu abad Gontor, prestasi dosen UIT Lirboyo ini menjadi teladan bahwa pendidikan Islam dapat melahirkan insan cendekia yang unggul dalam keilmuan, berakhlak mulia, sekaligus berjiwa sportif.

Comments are closed.