
Mahasiswa UIT Lirboyo Kediri Memborong Medali Ajang Cendekia Islamic Tingkat Nasional 2026
Kediri, 31 Januari 2026 –Mahasiswa dari Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri mengikuti Cendekia Islamic Competition Tingkat Nasional 2026 yang diselenggarakan secara hybrid oleh DEMA UIN SUKA Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi akademik, memperkuat wawasan keislaman, serta menumbuhkan semangat kompetitif yang sehat di kalangan mahasiswa.
Delegasi mahasiswa dari Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri turut ambil bagian dalam beberapa cabang bidang kompetisi keilmuan, antara lain Olimpiade Pendidikan Agama Islam, Fiqih, Aqidah Akhak dan Sejarh Kebudayaan Islam.
Mahasiswa yang turut andil dalam kompetisi ini diantaranya:
- Said Hawa Ibnu Hasan PBA/4, Bronze Medal Olimpiade Aqidah Akhlak
- Achmad Jimli Dalla Robbuna PBA/4, Silver Medal Olimpiade Fiqh
- Syainal Kiramur Ridho PBA/2, dan Bronze Medal Olimpiade PAI
- Andi Hasan As’ari TM/8, Silvel Medal Olimpiade Fiqih dan PAI
Ketua panitia pelaksana menyampaikan bahwa Cendekia Islamic Competition tahun ini mengusung tema “Integrasi Keilmuan Islam dan Tantangan Globalisasi Digital”. Tema tersebut dinilai relevan dengan perkembangan zaman, di mana mahasiswa dituntut tidak hanya memahami teks-teks klasik, tetapi juga mampu mengontekstualisasikannya dalam dinamika sosial dan teknologi modern.
Salah satu peserta, Said Hawa Ibnu Hasan, mengungkapkan bahwa persiapan dilakukan secara intensif selama 1 1/2 bulan terakhir melalui bimbingan dosen dan pembinaan rutin. “Kami tidak hanya mempersiapkan materi hafalan, tetapi juga memperdalam analisis kritis terhadap isu-isu keislaman kontemporer,” ujarnya.
Rektor UIT Lirboyo Kediri dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang telah berpartisipasi. Ia berharap ajang ini dapat menjadi wadah aktualisasi potensi akademik sekaligus memperkuat karakter religius dan intelektual mahasiswa.
Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi ilmiah antarperguruan tinggi Islam di Indonesia. Para peserta diharapkan mampu membawa semangat kolaboratif dan inovatif dalam mengembangkan studi keislaman yang responsif terhadap tantangan zaman.
Olimpiade Agama Islam Tingkat Nasional 2026 dijadwalkan berlangsung selama 2 hari, dengan pengumuman pemenang pada penutupan acara yang akan dilaksanakan secara langsung dan disiarkan melalui kanal media resmi panitia.






