UIT NGAJI Angkat Tema “Saat Lelah Menjadi Cerita”

0
836
4.0
image_pdfimage_print

Sabtu, 4 Oktober 2025 UIT Ngaji, kolaborasi Pusat Studi Gender yang ketuanya adalah Amalia Rosyadi Putri, M.Med  dan PCI NU Hongkong. Akhir pekan yang syahdu ditemani oleh narasumber bu Uswatun Hasanah, M.Psi. Beliau adalah dosen di program studi psikologi islam dan ketua Lembaga Psikologi Terapan (LPT) di UIT Lirboyo Kediri. Mengusung tema “Saat Lelah Menjadi Cerita”.

4.1

Rutinan UIT Ngaji dipandu oleh host yakni bu Yayuk Yuliani Wahyuningtyas selaku Ketua PCI Fatayat NU Hongkong dan moderator muda, Ika Novita Sari, M.Psi., Psikolog. Topik kali ini sangat relate dengan kehidupan pengalaman para pejuang migrans di tanah rantau. Ada yang merasa membutuhkan ruang cerita saat lelah namun yang ada rasa kecewa dan trauma. Bu Uswatun menuturkan bahwa, bahagia adalah pilihan dan memaafkan adalah melegakan. Kemelut yang muncul dalam pikiran seolah tak terbendung namun raga tak mampu menjangkau, maka menerima dengan lapang dan bersyukur dapat menjadi obat atas lelah yang dirasakan.

Pertanyaan yang dilontarkan oleh audiens UIT Ngaji, “gimana caranya bisa bercerita ke orang lain sedangkan orang yang kita percaya malah mengkhianati”. Bu Uswatun menambahkan bahwa, lagi-lagi memafkan bu, memaafkan berarti melegakan, melepas emosi negatif yang membatu. Pertanyaan senada bahwa “sudah bercerita pada suami namun nggak paham-paham suami saya , saya lantas gimana?”. Carilah waktu yang tepat untuk cerita. Positif thinking, kemungkinan pasangan sedang lelah juga, pungkas bu Uswatun.

4.24.3

Penutup yang menyejukkan dari audiens menyampaikan “saya merasakan kelegaan, ketenangan dan kedamaian ketika sudah berhasil cerita dengan ibu dan memandangi sosoknya secara virtual”. Begitu luar biasa antusias para audiens yang kemudian ditutup dengan Do’a oleh Bapak Dr. Syafik Ubaidila, M.Pd dengan penuh hikmat.

Comments are closed.